• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Tempat Tinggalnya Numpang, Nenek Hidup Sebatang Kara; Inilah Respon Dinas Sosial

by Redaksi
Kamis, 17 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Yatimah, tinggal di Jalan Girilaya 59, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan Surabaya. Ia adalah sebatang kara. Ia bertempat tinggal di alamat tersebut dengan status menumpang.

Mengetahui hal itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya memberikan respons. Keberadaan nenek langsung dicari dan kemudian dirawat di Griya Werda yang dikelola Dinas Sosial.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengaku, pihaknya mendapat laporan adanya lansia sebatang kara yang tinggal di kawasan Girilaya. Mendapat informasi itu, pihaknya mencari keberadaannya.

“Mendapat informasi itu kita langsung TL (tindak lanjut) tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Posko Terpadu Barat Daya bersama Satpol PP dan Linmas langsung datang ke lokasi mencari alamat nenek itu,” katanya.

BACA JUGA:  Suka Bikin Film? Pemkot Surabaya Buka Festival Film Pendek untuk Pelajar dan Mahasiswa

Anang, sapaan Suharto Wardoyo, mengungkapkan, berdasarkan hasil outreach yang dilakukan petugas di lapangan, nenek tersebut memang tinggal seorang diri. Dia tinggal menumpang di rumah seseorang yang sudah tidak digunakan. Dari KK (Kartu Keluarga) yang dimiliki, nenek itu tercatat sebagai warga Surabaya dan beralamat tinggal menumpang di rumah tersebut.

“Bu Yatimah langsung kita antar ke Griya Wreda Jambangan untuk dirawat dan tinggal di sana. Karena beliaunya sendiri tidak ada keluarga di Surabaya,” terusnya.

BACA JUGA:  Spesialnya Nomor 21 Bagi Wali Kota Surabaya, Angka Penuh Arti

Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, Anang mengungkapkan, Yatimah sudah hampir sekitar 20 tahun yang lalu tinggal di rumah tersebut. Dahulu, rumah itu merupakan tempat dia bekerja ikut seseorang.

“Beliau (Yatimah) sudah lama tinggal di rumah itu. Dulu rumah tersebut merupakan tempat dia bekerja sebagai penjahit. Karena hidup sebatang kara, beliau untuk sehari-hari dapat belas kasihan dari tetangga kanan kiri,” ungkap dia.

Dari pengakuan nenek tersebut, kata Anang, dia tidak memiliki sanak keluarga di Surabaya. Namun, Yatimah mengaku masih memiliki keluarga di Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Dukung Pentingnya Etika Digital

“Untuk sanak keluarga di Surabaya tidak ada. Beliau (Yatimah) katanya ada saudara di Malang,” terang dia.

Saat ini, Yatimah telah dirawat dan tinggal di UPTD Griya Wreda Jambangan yang dikelola Dinsos Surabaya. Setelah kondisinya membaik, Anang menyatakan akan berkoordinasi dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Malang untuk mencari tahu keluarga Yatimah.

“Kalau kondisinya Bu Yatimah sudah membaik kita koordinasi dengan TKSK di Malang untuk mencari tahu keluarganya. Kita tunggu kondisinya Bu Yatimah membaik,” pungkas dia. (ST01)

Tags: Dinas SosialGriya WerdaPemkot SurabayaSebatang Kara
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Tradisi sakral bagi taruna Akademi Angkatan Laut (dan personel TNI AL saat melintasi garis nol derajat, sebagai simbol penyucian diri dan penghormatan pelaut muda.

Lintasi Garis Nol Derajat, KRI Bima Suci Gelar Mandi Khatulistiwa Bagi Kadet APCS 2026 dan Taruna AAL

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Pasar Legi Ponorogo.

Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Pasca Idul Fitri

Jumat, 3 April 2026
Foto ilustrasi

Stok Pangan Terjaga, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Tetap Terkendali di April 2026

Kamis, 2 April 2026

Tunggu Izin Pemilik Lahan, Wali Kota Eri Siap Kembangkan Destinasi Wisata Batu Permata Pasar Kayoon

Kamis, 2 April 2026

Berita Terkini

Tradisi sakral bagi taruna Akademi Angkatan Laut (dan personel TNI AL saat melintasi garis nol derajat, sebagai simbol penyucian diri dan penghormatan pelaut muda.

Lintasi Garis Nol Derajat, KRI Bima Suci Gelar Mandi Khatulistiwa Bagi Kadet APCS 2026 dan Taruna AAL

Jumat, 3 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Koneksi Saluran dan Rumah Pompa Jadi Kunci Wali Kota Eri Cahyadi Tekan Banjir Surabaya

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Pasar Legi Ponorogo.

Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Pasca Idul Fitri

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Antisipasi Kemarau 2026, Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati/Wali Kota Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

Jumat, 3 April 2026
Foto ilustrasi

Stok Pangan Terjaga, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Tetap Terkendali di April 2026

Kamis, 2 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In