• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ramadan 10 Hari Pertama, Satpol PP Segel RHU dan Tertibkan Perang Sarung

by Redaksi
Kamis, 21 Maret 2024
Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser

Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya melalui Satpol PP, memasifkan operasi selama bulan Ramadan 1445 Hijriah. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Selama 10 hari pertama Ramadan, Satpol PP telah melakukan beberapa tindakan  terkait dengan gangguan Kamtibmas. Di antaranya, penyegelan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) rumah biliar, penertiban perang sarung hingga balapan sepeda angin.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan, pihaknya telah menyegel rumah billiar di daerah Jemursari. Tempat usaha itu ditertibkan karena beroperasi tanpa surat rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) atau Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata.

“Rumah billiar tersebut melanggar surat edaran wali kota, sehingga kami segel sampai Ramadan selesai,” kata M Fikser di Balai Kota Surabaya, Kamis (21/3).

BACA JUGA:  Januari-September 2022, Ada 15.252 Kasus ISPA Pneumonia di Surabaya

Selain itu, Satpol PP Surabaya juga intens melakukan operasi yustisi terhadap RHU di beberapa tempat. Yustisi dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terhadap RHU yang masih beroperasi saat Ramadan dan menjual minuman beralkohol.

“Bagi pengusaha RHU yang sudah mendapatkan surat edaran dan tidak melaksanakan, tentunya tindakan Satpol PP adalah melakukan penyegelan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Fikser menyebut, selama 10 hari pertama Ramadan, pihaknya juga fokus mengantisipasi perang sarung antar anak-anak. Fenomena perang sarung ini biasa terjadi sekitar pukul 01.00 – 03.00 WIB. “Beberapa anak sudah kami amankan dan kami panggil orang tua serta pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan,” ungkap dia.

Menurut Fikser, fenomena perang sarung di tahun 2024, tidak semasif pada tahun sebelumnya. Nah, berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, maka di 2024 ini operasi pencegahan terhadap perang sarung digelar lebih intens.

BACA JUGA:  Ketua DPR RI Tinjau Vaksinasi Massal di Stadion Tambaksari

“Tahun ini polanya kita ubah, operasinya lebih besar, lebih intens. Jadi sebelum mereka (anak-anak) melakukan (perang sarung), kita sudah pecahkan (cegah), tidak hanya Satpol PP, dari pihak kepolisian intens semua,” paparnya.

Selain fenomena perang sarung, Satpol PP Surabaya juga fokus menertibkan balapan sepeda angin. Pihaknya menyatakan telah memetakan beberapa titik lokasi yang biasa digunakan anak-anak balapan sepeda angin.

“Kami sudah melakukan penertiban di beberapa titik, seperti Jalan Demak, Pasar Asem, Banyuurip, dan Wonocolo,” jelasnya.

Fikser menegaskan bahwa operasi selama bulan Ramadan akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai gangguan Kamtibmas. Bahkan, selama Ramadan operasi Kamtibmas juga digelar rutin oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

BACA JUGA:  Pasar Murah Ramadan Digelar Setiap Pekan, Sediakan Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

“Setiap malam, kami bersama Muspika kecamatan dan tiga pilar rutin melakukan operasi Asuhan Rembulan di skala wilayah, kecamatan, dan kota,” jelasnya.

Pada sisi lain, Fikser mengungkapkan bahwa Satpol PP juga akan mengantisipasi keberadaan pengemis dari luar daerah. Mereka biasanya muncul di hari-hari terakhir bulan Ramadan seperti di rumah ibadah dan kawasan Religi Sunan Ampel.

“Kita juga antisipasi di Ramadan terakhir terkait pengemis-pengemis dari luar daerah. Terutama tempat-tempat seperti Masjid Agung, Sunan Ampel. Itu kan tempat-tempat yang kemudian banyak didatangi orang-orang,” pungkas dia. (ST01)

Tags: Perang SarungRamadanRHUSatpol PP Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In