• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 6 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa ITS Inovasikan Deteksi Penyakit Paru Obstruktif Kronik Melalui Cairan Ludah

by Redaksi
Jumat, 2 Februari 2024
Salah satu tim mahasiswa Institut ITS melakukan peneletian sistem deteksi COPD melalui perubahan nilai permitivitas pada cairan ludah.

Salah satu tim mahasiswa Institut ITS melakukan peneletian sistem deteksi COPD melalui perubahan nilai permitivitas pada cairan ludah.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – 
Seiring meningkatnya kasus kematian akibat Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), diperlukan adanya sistem deteksi penyakit yang salah satunya menggunakan spirometer yang cukup kompleks. Hal tersebut menginspirasi tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menginovasikan alternatif sistem deteksi COPD melalui perubahan nilai permitivitas pada cairan ludah yang disebut CoDetector.

COPD atau juga disebut Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit peradangan pada paru-paru dalam jangka waktu lama yang sering menyerang perokok aktif dan pasif. Penderita COPD akan mengalami kerusakan pada bronkus dan selaput paru atau pleura. Guna mendeteksi COPD, Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) mempunyai sistem deteksi standar menggunakan spirometer.

Ketua tim Fani Ahmad Refansah menuturkan, sistem deteksi COPD menggunakan spirometer dinilai kompleks karena memerlukan biaya yang mahal, waktu deteksi yang lama, dan memerlukan operator yang terampil. Bukan hanya itu, deteksi menggunakan spirometer tidak dapat diterapkan pada pasien yang mengalami eksaserbasi atau kondisi memburuknya gejala pernapasan.

BACA JUGA:  Drone Logistik Medis Antar Pulau Miliki Jarak Terbang Sampai 50 Kilometer

“Sehingga diperlukan alternatif sistem deteksi COPD untuk mengatasi kompleksitas tersebut,” jelasnya.

Fani mengungkapkan, ada sebuah penelitian yang menyatakan penyakit COPD juga dapat dideteksi menggunakan komposisi sekresi mukosa. Hal tersebut terjadi karena penyakit COPD dapat memengaruhi kekentalan mukosa penderitanya. Selain itu, pasien COPD juga mengalami penurunan kadar aquaporin-5 pada saliva atau cairan ludah yang memengaruhi sifat permitivitasnya.

Sifat permitivitas tersebut, imbuh Fani, merupakan kemampuan suatu benda menyimpan energi potensial listrik dalam pengaruh medan listrik. Nilai permitivitas ini dapat ditentukan dengan memanfaatkan konduktor pelat sejajar. Pada saat saliva diletakkan dalam suatu wadah berupa kuvet plastik yang berada di antara dua konduktor pelat sejajar, akan diperoleh nilai kapasitansinya.

BACA JUGA:  Usai SBMPTN, ITS Sosialisasikan Jalur SKM bagi Calon Mahasiswa 2022

“Dengan menggunakan persamaan fisika, akan diperoleh nilai permitivitasnya,” bebernya.

Berdasarkan fakta tersebut, Fani dan tim di bawah bimbingan dosen Dr rer nat Ruri Agung Wahyuono ST MT berhasil menginovasikan alat deteksi COPD menggunakan biosensor kapasitif berdasarkan nilai permitivitas cairan ludah. Tak hanya itu, algoritma deep learning pun diimplementasikan guna menganalisis data medis lain, seperti usia, gender, dan riwayat merokok pasien.

“Penerapan algoritma tersebut bertujuan untuk memperkuat diagnosis COPD,” imbuhnya.

Lewat kolaborasi Fani bersama Fabel Azzam Dedat, Muhammad Husein Az Zahro Saifulloh, M Ardi Riski Arasi, dan Laila Nurfitria Devi, alat detektor tersebut memiliki akurasi hingga 91,4 persen dan presisi mencapai 88,2 persen. Tak hanya itu, inovasi CoDetector tersebut juga telah membawa tim Program Kreativitas Mahasiswa kategori Karsa Cipta (PKM-KC) ITS ini berhasil meraih medali perak dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2023 lalu.

BACA JUGA:  Bersama University College London, ITS Kembangkan Riset Atasi Permasalahan Maritim

Ke depannya, tim yang berasal dari Laboratorium Material Fungsional Maju, Departemen Teknik Fisika ITS tersebut berharap agar inovasinya ini dapat terus dikembangkan akurasinya sehingga bisa menjadi alternatif detektor COPD. “Dengan biaya yang relatif terjangkau, semoga alat ini dapat dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan tingkat bawah,” tutupnya penuh harap. (ST05)

Tags: Cairan LudahCoDetectorDeteksi COPDInovasiITSPenyakit Paru Obstruktif Kronik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sekretaris Komisi A Anas Karno dan Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Anas Karno Resmi Jadi Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya

Rabu, 6 Mei 2026
Gubernur Khofifah saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Jatim.

Laba Bersih Bank Jatim Tahun 2025 Capai Rp 1,546 Triliun

Rabu, 6 Mei 2026

Gubernur Khofifah Sematkan 400 Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo

Rabu, 6 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hadiri Pelantikan Syaifuddin Zuhri, Wali Kota Eri Dorong Penguatan Kerjasama Pemkot dan DPRD Surabaya

Rabu, 6 Mei 2026

Berita Terkini

Sekretaris Komisi A Anas Karno dan Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Anas Karno Resmi Jadi Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya

Rabu, 6 Mei 2026
Gubernur Khofifah saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Jatim.

Laba Bersih Bank Jatim Tahun 2025 Capai Rp 1,546 Triliun

Rabu, 6 Mei 2026

Gubernur Khofifah Sematkan 400 Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo

Rabu, 6 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hadiri Pelantikan Syaifuddin Zuhri, Wali Kota Eri Dorong Penguatan Kerjasama Pemkot dan DPRD Surabaya

Rabu, 6 Mei 2026

Ekonomi Digital Menggeliat, Surabaya Kejar Data Akurat Lewat Sensus 2026

Rabu, 6 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In