• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Guru Besar ITS Bangun Model ZIOP untuk Analisis Kemiskinan di Jatim

by Redaksi
Minggu, 3 Desember 2023
Guru besar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Prof Dr Vita Ratnasari SSi MSi.

Guru besar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Prof Dr Vita Ratnasari SSi MSi.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –
Pengembangan ilmu statistika telah merambah ke banyak aspek pemanfaatan, salah satu fundamentalnya mengenai analisis data kategori. Melihat kondisi ini, salah satu guru besar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Vita Ratnasari SSi MSi meneliti integrasi data kategori dalam pemodelan statistik untuk mendukung pengambilan keputusan.

Profesor dari Departemen Statistika ITS ini menjelaskan bahwa data kategori merupakan salah satu jenis data yang marak digunakan, terlebih dalam survei secara nasional. “Saat ini pemerintah juga menggunakan data kategori untuk membuat keputusan agar menghasilkan kebijakan yang lebih tepat dan akurat,” ungkap Guru Besar bidang Analisis Data Kategori ini.

Dalam konteks ini, Vita mengangkat studi kasus terkait kemiskinan sebagai objek penelitian. Alasan lain, menurut Profesor ke-179 ITS tersebut, saat ini kemiskinan adalah salah satu isu utama yang sangat erat kaitannya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

BACA JUGA:  Pertama di Indonesia, BPS Resmikan Pojok Statistik di ITS

Dalam orasi ilmiah pengukuhannya sebagai profesor, Vita menerangkan terkait penelitiannya menggunakan model Zero-Inflated Ordered Probit (ZIOP). Lebih lanjut, Vita menjelaskan, model ZIOP adalah salah satu jenis pemodelan statistik yang digunakan untuk mengatasi masalah data yang mempunyai nilai nol yang berlebih (zero-inflated) dan mempunyai data yang berskala ordinal.

Alumnus program doktoral Statistika ITS ini menerangkan, model ZIOP tersebut sangat sesuai untuk diterapkan pada kasus kemiskinan yang menggunakan variabel respon ordinal. Yakni yang terdiri dari kategori tidak miskin, rentan miskin, hampir miskin, miskin, dan sangat miskin.

“Penelitian ini akan difokuskan pada kemiskinan di Jawa Timur, karena saat ini persentase penduduk miskinnya masuk dalam urutan ke-16 tertinggi di Indonesia,” paparnya.

BACA JUGA:  ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Bantu Permasalahan Donor Plasma Konvalesen

Perempuan kelahiran Jember ini menunjukkan bahwa persentase penduduk miskin di Jawa Timur adalah sebesar 10,49 persen, masih belum mencapai target pemerintah sebesar 7 persen. “karena itu, perlu dikaji variabel apa saja yang sekiranya akan menurunkan persentase penduduk miskin di Jawa Timur,” terangnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Vita mendapati bahwa variabel yang mempengaruhi tingkat kemiskinan dapat berasal dari banyak aspek. Yakni mulai dari aspek demografi seperti usia dan jenis kelamin, hingga kondisi rumah seperti sumber air minum dan luas lantai sebagai indikator ekonomi suatu keluarga.

Tak hanya itu, dosen yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris II Departemen Statistika ini juga membandingkan model ZIOP temuannya dengan model Probit Ordinal yang biasa digunakan. “Hasilnya, model ZIOP secara signifikan lebih baik dalam menjelaskan data dibandingkan dengan model Probit Ordinal konvensional,” tutur istri dari Dr Ir Prasetyo Wahyudie MT ini.

BACA JUGA:  Perkuat Citra Desa Wisata dengan Destination Branding

Melalui hasil penelitiannya, Vita berharap agar ke depannya analisis data kategori menggunakan metode ZIOP dapat memberikan kontribusi penting dalam pemahaman dan analisis data ordinal. “Diharapkan kasus data dengan permasalahan nol berlebih tetap dapat dianalisis dalam berbagai bidang ilmu untuk mendapatkan wawasan serta informasi yang lebih detail,” tegasnya.

Dosen yang telah meneliti data kategori sejak menempuh studi sarjana ini juga membagikan fakta bahwa saat ini pengembangan untuk pemodelan data kategori masih sangat terbatas. Hal ini justru berlawanan dengan fakta bahwa ketersediaan data di lapangan sudah sangat banyak. “Saya harap pengembangan analisis data kategori ini akan dapat terus dieksplorasi untuk mengatasi lebih banyak persoalan di Indonesia,” tandasnya. (ST05)

Tags: Guru BesarITSKemiskinan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In