• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Profesor ITS Cermati Partisipasi Masyarakat dalam Rancang Kota Berkelanjutan

by Redaksi
Sabtu, 25 November 2023
Prof Dr Ing Ir Bambang Soemardiono.

Prof Dr Ing Ir Bambang Soemardiono.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – 
Bagi sosok Profesor ke-176 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ing Ir Bambang Soemardiono, lanskap dan desain perkotaan semestinya tak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga perasaan nyaman masyarakat di dalamnya. Inilah yang memantiknya dalam mendalami riset di bidang lanskap dan desain perkotaan berkelanjutan.

Guru Besar Departemen Arsitektur ITS ini menjelaskan, lanskap perkotaan yang berkelanjutan artinya kota yang melibatkan banyak faktor dalam perancangannya. Tak hanya aspek fisik (kenampakan alam), tetapi juga aspek lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi.

“Termasuk dalam hal ini, kita tidak bisa melupakan aspirasi, pemikiran, serta partisipasi manusia di dalamnya,” tuturnya.

BACA JUGA:  ITS Resmikan Galeri Riset dan Inovasi Teknologi untuk Pembelajaran

Hal tersebutlah yang juga diterapkan oleh lelaki kelahiran Surabaya ini dalam berbagai penelitiannya, seperti dalam perancangan Streetscape (pemandangan jalan) Koridor Tunjungan Surabaya. Konsep yang dihasilkan di antaranya terdapat dalam desain ulang trotoar dengan daya tarik dan ruang lebar bagi pejalan kaki, distribusi jalur pepohonan yang merata, pengembangan halte bus yang nyaman, hingga ruang untuk seni publik yang inovatif.

Bambang melanjutkan, keterlibatan masyarakat dalam kasus tersebut terdapat pada saat pengumpulan pendapat, ide, hingga kekhawatiran mengenai koridor tunjungan di tahap awal perancangan. Pengumpulan pendapat ini dilakukan dengan berbagai metode, seperti diskusi kelompok atau focus group discussion (FGD) hingga wawancara.

BACA JUGA:  Pasutri Ini Wisuda Doktor Bersama

“Metode ini memperhatikan aspek kualitatif. Bukan jumlahnya, tetapi keterwakilan masyarakat dari berbagai kalangan,” jelasnya.

Hal yang sama juga diterapkan dalam risetnya pada studi kasus lain, seperti desain Taman Publik Porong di Sidoarjo. Terbilang menantang, desain yang berkelanjutan untuk taman tersebut dibangun di tempat bekas luapan lumpur Sidoarjo. Lebih lanjut, ia juga menceritakan pengalamannya dalam mendesain Pengembangan Kali Code di Yogyakarta hingga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat dengan membagi wilayah di sekitar bantaran sungai menjadi zona-zona khusus.

Menurut profesor yang juga musisi ini, ada beragam bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam perancangan perkotaan. Selain penggalian informasi melalui diskusi secara langsung, kompetisi di bidang desain juga dapat menjadi sarana penampung aspirasi masyarakat.

BACA JUGA:  Doktor ITS Kembangkan Sistem Peringatan Dini Risiko Pembelajaran Daring

“Pada intinya, partisipasi aktif tak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang desain perkotaan, tapi juga memengaruhi kesejahteraan dan kualitas hidup mereka,” ungkap Bambang.

Gubes yang dikukuhkan 2 November lalu ini mengatakan, perancangan perkotaan sebagai hunian saat ini telah menjadikan manusia sebagai pusatnya. Sudah semestinya perencanaan dan perancangan kota berbasis masyarakat diterapkan untuk mewujudkan kontribusi kolektif dari seluruh komunitas.

“Termasuk, jangan sampai manusia di dalamnya mengganggu faktor alam yang telah ada di suatu wilayah,” tandasnya mengingatkan. (ST05)

Tags: Guru BesarITSKota BerkelanjutanProfesor
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In