• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Ikuti Verifikasi Lapangan PUG

by Redaksi
Jumat, 17 November 2023
Kegiatan verifikasi lapangan evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di ruang Partnership lantai 4 gedung Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan verifikasi lapangan evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di ruang Partnership lantai 4 gedung Pemkab Bojonegoro.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro mengikuti verifikasi lapangan evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai persiapan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2023. Kegiatan digelar di ruang Partnership lantai 4 gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (16/11).

Anugerah Parahita Ekapraya merupakan sebuah penghargaan dan apresiasi kepada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota yang dinilai berhasil dalam pengarusutamaan gender di daerahnya.

Hadir dalam kegiatan ini, hadir Pj Bupati Adriyanto (melalui zoom meeting), Asisten Administrasi Umum Setda Bojonegoro Ninik Susmiati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Heru Sugiharto, dan Eko Novi Ariyanti dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta kepala OPD dan lembaga masyarakat.

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Bojonegoro memastikan pengarusutamaan gender dan menjadikan prioritas. Hal ini terkait adanya perubahan penilaian indikator di tahun 2023.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Gencarkan Program KPP

“Pemkab Bojonegoro juga telah memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas dengan memberikan bantuan kursi roda, program penjaminan nutrisi bagi lansia melalui Rantang Kasih Moe, dan terus berupaya dalam pencegahan perkawinan dini. Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Bojonegoro Heru Sugiharto mengatakan bahwa sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutaman Gender, bahwa semua kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota menekankan pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional.

Untuk kelompok sasaran penerima manfaat PUG adalah perempuan, disabilitas, ibu hamil dan menyusui, dan anak-anak. Tahapan pelaksanaan pengarusutamaan gender meliputi persiapan (peningkatan komitmen dari seluruh pihak terkait), perencanaan (penyusunan anggaran PUG), pelaksanaan, pemantauan evaluasi, dan pelaporan.

BACA JUGA:  Guru Besar ITS Desak Pemkot Surabaya Naikan Tarif PDAM

Sedang maksud dan tujuan penilain APE adalah untuk mengetahui capaian indikator penilaian pengarusutamaan gender Kabupaten Bojonegoro. “Hasil dari evaluasi penilaian APE Kabupaten Bojonegoro memperoleh predikat kategori utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Di mana kategori tersebut dimulai dari pratama, madya, utama dan mentor,” ucapnya.

Heru menambahkan penilaian APE tahun 2023 terdapat penambahan kategori Nindya. Sehingga urutan kategori APE tahun 2023 adalah pratama, madya, nindya, utama dan mentor.

Dalam kesempatan sama, Eko Novi Ariyanti dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengucapakan terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah mengisi dokumen evaluasi mandiri dengan tepat waktu. Pada 2023 ada perubahan terkait indikator penilaian untuk evaluasi penyelenggaraan PUG yang akan berlanjut pada tahun 2024 dan seterusnya.

BACA JUGA:  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Bojonegoro Gelar Pengajian di Pendopo Malowopati

Di antaranya sejauh mana titik keberhasilan gender dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pelaporan dan pengawasan. Sehingga peran seluruh perangkat daerah menjadi sangat penting, tidak hanya dari dinas pengampu dari P3AKB saja.

“Fokus kami adalah bagaimana upaya kita mengurangi kesenjangan gender dan upaya untuk melindungi perempuan terhadap pelecehan maupun bentuk kekerasan lainnya,” ujarnya. (ST10)

Tags: Pemkab BojonegoroPengarusutamaan GenderVerifikasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

Berita Terkini

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

KBS Pinjamkan Komodo untuk Program Konservasi

Rabu, 29 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In