SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Jelang musim hujan, sejak beberapa bulan lalu Pemkot Surabaya mengerjakan proyek saluran air. Ada pembangunan box culvert, ada pula pekerjaan koneksitas saluran di pemukiman warga.
Komisi C DPRD Kota Surabaya berharap proyek yang digarap ini dikerjakan oleh kontraktor yang memiliki kualifikasi yang baik. Tujuannya agar pekerjaan yang dilakukan juga memiliki hasil yang bagus.
“Kami minta kontraktornya memiliki kualifikasi yang baik,” ujar Ketua Komisi C, Baktiono.
Ia menjelaskan dengan kontraktor yang memiliki kualifikasi yang baik, pekerjaannya agar bisa tepat waktu sesuai dengan kontrak kerjanya. Apalagi, lanjut dia, pembangunan koneksitas saluran air hingga ke permukiman warga ini sudah menjadi grand design sejak era Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono yang dilanjutkan di era Wali Kota Tri Rismaharini.
Dikatakan, dengan kualifikasi kontraktor yang baik, maka pembangunan berkelanjutan tersebut bisa selaras. Terlebih, dari dua wali kota sebelumnya dan kini dilanjutkan Wali Kota Eri Cahyadi, program penanggulangan banjir tetap menjadi prioritas.
“Pembangunannya sudah selaras, maka kami berharap setiap proyek harus dikerjakan oleh kontraktor yang terkualifikasi,” terang Baktiono.
Di sisi lain ia menjelaskan DPRD Surabaya juga memberikan support atas penanggulangan banjir. Tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga kebijakan.
Salah satunya, DPRD Surabaya kini sedang menggodok Raperda Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU). Raperda sudah dibahas di panitia khusus yang diserahkan ke Komisi C.
Baktiono mengatakan raperda ini di antaranya memuat kebijakan pencegahan banjir. Pada salah satu pasal di raperda itu menyebutkan, setiap developer sebelum membangun perumahan wajib menyediakan lahan untuk menampung air hujan.
Dengan konsep itu, berdirinya perumahan atau hunian baru, tidak akan menyebabkan banjir pada hunian atau pemukiman di sekitarnya. “Jadi dengan adanya tempat menampung air hujan, ketika musim hujan, air dari lingkungan perumahan tidak meluber ke permukiman,” jelasnya. (ADV-ST01)







