• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mahasiswa ITS Ciptakan Website Jual Beli Beras Happy Shopping Shop

by Redaksi
Jumat, 20 November 2020

Surabayatoday.id, Surabaya –
Di era digitalisasi saat ini beragam kegiatan termasuk berbelanja bisa dilakukan dari rumah, hanya bermodalkan gawai dan jaringan internet. Namun penyedia jasa belanja daring atau e-commerce saat ini masih belum melirik komoditas hasil panen seperti beras.

Melihat hal tersebut, dua mahasiswa Departemen Statistika Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ciptakan H-FARMS. Mereka adalah Maria Ulfa Yanuar dan Lidwina Galuh Wandira.

Keduanya membuat jasa daring ini untuk membantu pemasaran beras berbasis website. “Komoditas beras sangat dibutuhkan semua masyarakat Indonesia, sehingga memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang pesat jika dipasarkan secara daring,” ujar Maria.

BACA JUGA:  Terbanyak Dalam Sejarah, ITS Kukuhkan 10 Guru Besar Baru

Ia mengataka. H-FARMS merupakan akronim dari Happy Shopping Shop. H-FARMS nerupakan sebuah inovasi platform database dan jual beli hasil panen padi berbasis website yang dirancang untuk mengeksplor kekayaan hasil panen padi di Indonesia.

“Inovasi ini hadir untuk menjual produk hasil panen secara daring, dengan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui jual beli yang efisien dan efektif di era pandemi Covid-19,” paparnya.

Dalam praktiknya saat ini, lanjut Maria, mayoritas petani masih belum bisa secara langsung memasarkan produknya kepada konsumen. Sebelum akhirnya menuju tangan pembeli, beras dari petani diteruskan ke tengkulak. Banyaknya pihak yang terlibat ini memang memudahkan petani, karena mereka tidak harus repot mendistribusikan berasnya. “Namun, laba yang didapatkan petani semakin kecil karena komoditas harus dijual dengan harga rendah kepada tengkulak,” jelas dia.

BACA JUGA:  Saluran Pipanisasi Bagi Warga Terdampak Karhutla Bromo Diresmikan

Ia menambahkan nilai tambah yang didapatkan oleh pembeli jika membeli produk dari H-FARMS dibandingkan dengan membeli di warung adalah kesegaran dari produknya yang terjamin. Selain itu dengan adanya wadah penjualan daring berupa H-FARMS ini, petani dapat langsung menjual produknya ke konsumen sehingga keuntungan yang didapatkan juga lebih tinggi. Dengan demikian, kesejahteraan petani pun diharapkan dapat meningkat.

Menurut Maria, tantangan dalam penerapan H-FARMS ini terdapat pada proses implementasi yang mengharuskan petani mengunggah data produk mereka pada sistem digital. “Tidak semua petani mengenal dan mampu mengoperasikan internet, sehingga perlu ada pihak-pihak yang membantu petani,” terang mahasiswa Statistika Bisnis ITS angkatan 2019 ini.

BACA JUGA:  KKN Abmas ITS Kembangkan Modul Sociopreneur Pengusaha di Malang

Di sisi lain, inovasi dari Maria dan Galuh ini telah berhasil meraih juara kedua dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Pekan Raya Ekonomi di Universitas Jember, beberapa waktu lalu. Mereka berdua sangat antusias jika inovasinya ini bisa benar-benar diterapkan.

“Harapannya, H-FARMS dapat menambahkan jenis komoditas yang ditawarkan sehingga lebih banyak produk hasil panen yang dapat dibeli secara daring,” tuturnya. (ST05)

Tags: BerasDaringH-FARMSHappy Shopping ShopITSPetani
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026

Satpol PP Surabaya Amankan Seorang WRSE di Area TPU Kembang Kuning

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In