• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pelajar Surabaya Pecahkan Rekor MURI Lomba Penelitian Terbanyak Siswa SD-SMP

by Redaksi
Rabu, 3 Mei 2023
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para pelajar dalam penyerahan Rekor MURI Dunia kategori “Lomba Penelitian Terbanyak Tingkat SD dan SMP” yang diselenggarakan di Balai Budaya, Gedung Balai Pemuda.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para pelajar dalam penyerahan Rekor MURI Dunia kategori “Lomba Penelitian Terbanyak Tingkat SD dan SMP” yang diselenggarakan di Balai Budaya, Gedung Balai Pemuda.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kota Surabaya kembali pecahkan Rekor MURI Dunia kategori “Lomba Penelitian Terbanyak Tingkat SD dan SMP” yang diselenggarakan di Balai Budaya, Gedung Balai Pemuda. Penghargaan tersebut, diberikan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (3/5).

Penyerahan piagam MURI Lomba Penelitian Terbanyak pertama kali ini, juga disaksikan oleh jajaran anggota DPRD Surabaya, Ketua PGRI Surabaya, Bunda Literasi, dan jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot). Pemecahan MURI Lomba Penelitian Terbanyak ini, diikuti oleh 2002 siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Surabaya.

Cahyadi mengatakan, MURI Lomba Penelitian Terbanyak ini tidak akan terwujud tanpa adanya kerja keras dari para guru SD dan SMP di Kota Surabaya. “Ini wujud kerja keras para guru dan juga menunjukkan bahwa anak-anakku adalah anak yang pandai, dan luar biasa untuk Kota Surabaya,” katanya.

Dari 2002 peserta SD-SMP yang ikut lomba, menghasilkan 1001 judul penelitian. Bidang penelitian yang dilakukan berbeda-beda, untuk pelajar SD hanya satu, yakni IPA. Sedangkan pelajar SMP ada 6 bidang penelitian, mulai dari fisika, ilmu hayati, komputer, lingkungan, matematika, dan sosial.

BACA JUGA:  Dipuji Staf Presiden, Inilah yang Disampaikan Risma Tentang Penanganan Covid-19 di Surabaya

Wali Kota Eri turut bangga dengan para pelajar Kota Pahlawan yang berpartisipasi dalam lomba penelitian terbanyak dan berprestasi di berbagai bidang lainnya. “Yang pertama kemarin para pelajar mengikuti lomba penghafal kitab suci, kedua ada juga yang ikut di bidang seni budaya melalui Tari Remo hingga memecahkan MURI. Hari ini lomba ilmu pengetahuan, dan anak-anakku berhasil memecahkan MURI lagi,” ujarnya lagi.

Ia menyampaikan, hasil penelitian para pelajar SD dan SMP yang dilombakan tidak berhenti begitu saja.  Hasil penelitian dari para pelajar tersebut akan diseleksi dan dikembangkan untuk kepentingan masyarakat bahkan pemkot.

“Misal penelitian seperti pupuk tadi, itu bisa dikembangkan melalui lab. Kalau ternyata hasilnya luar biasa, itu bisa kita gunakan untuk pupuk yang ada di Kota Surabaya, ya kita coba dulu. Kalau berhasil kita kembangkan produknya dan bisa digunakan untuk pemkot dan disampaikan kepada masyarakat,” harapnya.

BACA JUGA:  Perayaan Paskah, Gereja Se-Surabaya Dijaga Ketat

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, penelitian ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh ribuan pelajar kali ini bukan hanya sekadar untuk meraih piagam MURI. Tetapi, Yusuf mengungkapkan, menjadikan penelitian ini sebagai kegiatan rutin untuk mengasah pengetahuan dan kreativitas para pelajar SD dan SMP.

Agar pelajar SD-SMP Kota Surabaya tertarik mengembangkan penelitian-penelitian selanjutnya, Dispendik Kota Surabaya terus menggerakkan kegiatan ini melalui program Kurikulum Merdeka. Melalui Kurikulum Merdeka, Yusuf berharap, pelajar SD dan SMP di Surabaya menjadi talenta di berbagai bidang.

“Bukan hanya di bidang penelitian mungkin, kemarin juga ada talenta. Harapannya kan selain pendidikan karakter, juga lebih ke projek-projek ini, dan penelitian ini bisa dilakukan setelah jam belajar, jangan sampai mengikat anak-anak, yang menjadikan inovasi tidak bisa berkembang buat anak-anak,” kata Yusuf.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Resmikan Rumah Bhinneka

Ia juga menyampaikan kepada para guru, untuk mau menampung ide dan inovasi anak-anak agar bisa berkembang lebih baik ke depannya. “Artinya para guru harus membebaskan idenya anak-anak, kalau terlalu banyak diarahkan malah tidak berkembang,” sampainya.

Senior Manajer Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Triyono menambahkan, pemecahan MURI “Lomba Penelitian Terbanyak” yang diikuti oleh 2002 pelajar SD dan SMP se-Kota Surabaya kali ini adalah yang pertama di Indonesia. Menurutnya, karya penelitian dari para pelajar SD dan SMP yang dilombakan sangat luar biasa.

“Penelitian yang diikuti oleh 2002 siswa SD dan SMP ini sangat luar biasa, bahkan tadi ada yang disertai alat peraganya. Dan ini adalah yang pertama di Indonesia,” pungkas Triyono. (ST01)

Tags: Pemkot SurabayaRekor MuriSDSMP
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In