• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Limbah Plastik Diubah Jadi Eco Paving Block di TPA Banjarsari Bojonegoro, Begini Caranya

by Redaksi
Sabtu, 8 April 2023
Eco paving block yang berbahan plastik kresek hasil olahan kreatif di TPA Banjarsari Bojonegoro.

Eco paving block yang berbahan plastik kresek hasil olahan kreatif di TPA Banjarsari Bojonegoro.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Membuat eco paving block dengan bahan plastik kresek, apakah memungkinkan? Inilah langkah kreatif yang dilakukan di TPA Banjarsari Bojonegoro.

Untuk mengurangi limbah plastik, langkah kreatif dengan membuat eco paving block dengan bahan plastik kresek itu dilakukan. Tim publikasi Pemkab Bojonegoro pun berkesempatan melihat langsung proses pembuatannya dalam kegiatan yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Ada beberapa peralatan sederhana berjajar. Satu tong modifikasi dibelah dua. Separo tong untuk proses pembakaran, dimodifikasi ada pipa dan penutup. Sementara separuh tong berisi air sebagai wadah asap pembakaran (filter air) agar tidak mencemari lingkungan. Peralatan lainnya adalah plat baja berbentuk segi enam berfungsi sebagai cetakan, alat pres, dan pasir sebagai campurannya.

BACA JUGA:  Sekda dan Kepala Dinas Kosong akan Dilelang Terbuka

Proses mengolah limbah plastik ini terbilang cukup mudah dan cepat. Reni Dhesi Ariastuti, trainer daur ulang dan aktivis lingkungan asal Kecamatan Bojonegoro ini mempraktikkan langkah-langkahnya.

Menurut dia, jumlah plastik tergantung seberapa ketebalan paving block yang ingin dibuat. “Kalau untuk indoor, cukup setengah kilogram plastik kresek,” ujarnya.

Setengah kilogram plastik kresek menghasilkan ketebalan eco paving block sekitar 5 sentimeter. Keunggulan eco paving block ini yaitu tidak mudah berlumut, lebih ringan, ekonomis, tahan lama.

Selain itu tidak ada celah dan tidak mudah gripil dan bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang mudah dijumpai. “Kita juga sudah pernah uji ketahanan dengan cara dilindas truk. Tapi khusus plastik kresek. Sampah plastik yang berlapis alumunium foil seperti sampah bungkus kopi tidak bisa,” tuturnya.

BACA JUGA:  408 Kepala Desa Diperpanjang Masa Jabatannya, Pj Bupati Bojonegoro Pesankan Hal Ini

Dalam prosesnya, setengah kilogram sampah plastik dibakar. Jangan lupa untuk menutup setengah tong yang terbuka dengan lempengan. Setelah menggumpal, taburkan pasir dan air di sela proses pembakaran.

Berikutnya, tekan-tekan plastik yang telah menggumpal tadi. Jika ingin ditambahkan plastik, ulangi hal serupa proses pembakaran hingga berbentuk seperti adonan. Proses pembakaran kurang lebih 15 menit.

“Karena bagian separuh tong sudah modif ada pipa saluran, asap pembakaran otomatis akan berpindah pada tong yang berisi air. Setelah kami uji, air bekasnya aman untuk disiram ke tanaman,” jelasnya.

BACA JUGA:  Nikmati Malam Imlek, Bupati Anna Jalan-Jalan ke Bojonegoro Thamrin Park

Dibantu dua rekan TPA Banjarsari, setelah adonan plastik menggumpal sempurna, saatnya untuk dicetak. Reni menggunakan sarung tangan plastik dan masker agar aman, melumuri cetakan dengan oli agar adonan eco paving block tidak menempel pada cetakan.

Pemilik Aisha Craft ini pun memasukkan adonan plastik ke cetakan plat baja berbentuk segi enam dan dipres hingga padat. Setelah itu, direndam ke air untuk proses pendinginan kurang lebih 5 menit dan eco paving block siap. (ST10)

Tags: Eco Paving BlockLimbah PlastikPemkab BojonegoroTPA Banjarsari
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In