SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh masyarakat di Kota Pahlawan untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Eri juga meminta para ASN di Pemkot Surabaya menjaga sikap netralitas dalam menyambut pesta demokrasi.
Hal ini disampaikannya seusai upacara Pelantikan dan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilu tahun 2024, yang terdiri anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya di halaman Balai Kota, Selasa (24/1).
“Saya minta kepada seluruh warga Surabaya untuk memberikan hak pilihnya. Serta, saya tadi sampaikan bahwa ASN itu adalah pemerintah untuk kepentingan umat, maka jaga dan gunakan integritas yang kita punya dengan cara pilihan kita sesuai dengan hati nurani,” katanya.
Ia mengajak para anggota panitia pemungutan suara yang terpilih untuk menjadikan komplek Taman Surya sebagai rumah masyarakat.
“Ketika pelantikan diadakan di Taman Surya ini adalah rumah rakyat. Taman Surya ini bukan rumah wali kota, bukan kantor wali kota, bukan kantor pemerintah, tapi ini adalah rumah rakyat. Sehingga yang dilantik bisa merasakan ketika mereka dilantik maka perjuangannya adalah satu untuk rakyat,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap kepada para anggota PPS bisa menjaga sikap integritas. Sebab, ia meyakini bahwa para panitia yang dilantik akan memberikan perubahan di Surabaya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi mengatakan bahwa kegiatan pelantikan PPS akan bertugas di 153 kelurahan se-Kota Surabaya. Setelah pelantikan, para PPS akan memiliki tugas perdana dengan melakukan rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih.
“Total yang kita lantik 459 orang yang tersebar di 153 kelurahan. Setelah pelantikan, tugas pradana dalam waktu dekat adalah melakukan rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih, yang akan melakukan verifikasi data pemilih di setiap rumah masyarakat Kota Surabaya,” ujarnya. (ST01)





