• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Terima Sertifikat Penetapan Beroperasinya KEK Singhasari, Wagub Emil Optimis Ungkit Tumbuhnya Ekosistem Digital di Jatim

by Redaksi
Senin, 21 November 2022
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

SURABAYATODAY.ID, MALANG – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima Sertifikat Beroperasinya KEK Singhasari dari Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus yang diserahkan oleh Sekjen Dewan Nasional KEK Elen Setiadi.

Penyerahan Sertifikat Beroperasinya KEK Singhasari Nomor 2 Tahun 2022 dilakukan seusai menghadiri Focus Group Discussion Pengembangan Sektor Pendidikan pada Kawasan Ekonomi Khusus di Hotel Grand Mercure, Malang, Senin (21/11).

Wagub Emil menyambut baik atas diberikannya Sertifikat Beroperasinya KEK Singhasari. KEK Singhasari diharapkan dapat menumbuhkan banyak talent digital sekaligus tumbuhnya eksosistem digital produktif yang ada di Jatim bahkan Indonesia.

Ia menyampaikan, selama ini, KEK Singhasari telah beroperasi sekaligus berkontribusi bagi terciptanya para talenta digital digital muda.

“KEK Singhasari selama ini sudah beroperasi dan banyak kegiatan yang telah dijalankan. Dan ini menjadi penanda optimisme untuk mengungkit ekonomi di Jatim,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wagub Emil Apresiasi Peresmian 12 Galeri BEI, serta Program Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Berbagai proyek digital seperti animasi, konten kreator, cloud computing hingga film di produksi di KEK Singhasari.

“SK ini akan memberikan landasan yuridis bahwa keberadaan KEK Singhasari telah melalui banyak tahapan yang dilalui,” ujarnya.

Emil memandang, bahwa Malang Raya sebagai kota kampus memiliki banyak kelebihan terutama kreatif industri. Maka, ekosistem KEK Singhasari ini menjadi salah satu pengembangan di sektor pendidikan.

“Kami ingin KEK Singhasari mengungkit berbagai kemajuan, pertumbuhan dibanyak sektor pendidikan maupun ekonomi di Jawa Timur,” tegasnya.

Menurutnya, KEK Singhasari akan mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif. Ekosistem Ekonomi Kreatif di dalamnya terdapat berbagai sektor yang lengkap mulai dari sektor pendidikan, pariwisata hingga bisnis digitalnya.

“Kita ingin wujudkan ekosistem digital ini di KEK Singhasari sehingga semakin banyak yang berminat untuk menanamkan investasi digital ke Jatim,” harapnya.

BACA JUGA:  Wagub Emil-Konjen Amerika Bahas Kerjasama Bisnis dan Pendidikan

Emil menggambarkan, salah satu proses perkembangan KEK Singhasari berdiri diatas lahan seluas 1.7 ha. Dalam peranannya, pada tanggal 13 Juli 2022 dilakukan penandatanganan MoU Tripartit antara King’s College London – Universitas Indonesia – KEK Singhasari. Selanjutnya pada tanggal 10 Oktober 2022 telah dilakukan penandatanganan berita acara evaluasi kesiapan beroperasinya KEK Singhasari.

Pada tanggal 25 Oktober 2022 perkembangan Animation & Film Factory (Kampung Animasi) Content Garage juga diresmikan. Puncaknya pada tanggal 21 November 2022 dilakukan penyerahan Keputusan Dewan Nasional KEK Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penetapan Beroperasinya KEK Singhasari.

“Banyak sekali yang mendukung dan menyambut hadirnya KEK Singhasari. Saya berharap KEK Singhasari akan tumbuh menjadi kawasan yang memberikan dampak bagi berbagai sektor animasi di Jatim bahkan Indonesia,” jelasnya.

“Kami meyakini ekosistem, lembaga pendidikan bisnis akan memberikan ruang bagi peningkatan berbagai sektor utamanya sektor pariwisata,” tuturnya.

BACA JUGA:  Wagub Emil Ajak Siswa Studi di LN Berkontribusi Dalam Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Sekjen Dewan Nasional KEK Elen Setiadi mengatakan, pengembangan sektor pendidikan di KEK dilatarbelakangi oleh banyaknnya masyarakat Indonesia yang belajar di luar negeri dengan rata rata pendaftaran mencapai 9.000 orang per tahunnya.

“Rata rata mahasiswa tersebut menjadikan negara Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Jepang dan Inggris sebagai destinasi studinya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, beberapa pertimbangan penting antara lain bahwa wilayah dan ekosistem di KEK Singhasari Malang dipandang sangat mendukung pengoperasian Perguruan Tinggi Luar Negeri. Dukungan tersebut sangat kuat dari Pemprov Jatim dan Kab. Malang.

“Semoga lewat FGD ini dapat mendorong realisasi investasi di KEK Singhasari pada sektor pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Ekosistem DigitalJatim OptimisKEK SinghasariSertifikatWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In