• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pembangunan Infrastruktur Pengolaan Sampah Harus Diimbangi dengan Peningkatan Kesadaran

by Redaksi
Rabu, 16 November 2022

SURABAYATODAY.ID, PASURUAN – Wakil Ketua Forum Komunikasi Peduli Lingkungan (FKPL) Kabupaten Pasuruan R Ahsanul Amali mengatakan pembangunan infrastruktur pengolahan sampah harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengurangi sampah. Menururnya, tanpa mengubah kebiasaan dalam memperlakukan sampah, upaya pengurangan sampah akan menjadi pekerjaan yang lebih sulit diimplementasikan.

Hal itulah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya FKPL pada 2015 lalu. Ia mengatakan pendirian itu didasari keprihatinan kondisi timbulan sampah yang tak terkelola baik.

Dalam catatannya, produksi sampah di Kabupaten Pasuruan saat itu mencapai 4.707 meter kubik per hari. Sebanyak 811 meter kubik di antaranya diangkut ke TPA Kenep Kecamatan Beji dan 166 meter kubik diolah di 18 TPS 3R. Sisanya sekitar 3.730 meter kubik sampah dibakar atau berserakan di lahan-lahan kosong.

BACA JUGA:  Fiki Andriansah dan Aurellia Rizka Paramita Terpilih Jadi Raka Raki Jatim 2024

“Jadi saat itu tidak ada sepertiganya yang terkelola dengan baik,” katanya.

Namun kini, ia melanjutkan, infrastruktur pengelolaan sampah telah tersedia lebih baik. Pada 2021 misalnya, TPA Kenep telah ditutup dan digantikan dengan TPA Wonokerto di Kecamatan Sukorejo. Jumlah TPS 3R pun bertambah menjadi 45 unit.

Ia mendorong peningkatan kerja sama antarpihak dalam pengelolaan sampah, baik antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan usaha. Di beberapa desa di Pasuruan, inisiatif semacam itu sebenarnya telah dilakukan. Misalnya saja, kata dia memberi contoh, di Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, masyarakat setempat berkolaborasi dengan Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia dalam kegiatan pengolahan sampah.

BACA JUGA:  Sukses Pembangunan Infrastruktur, Bupati Anna: Inflasi Bojonegoro Terkendali

Regional Corporate Affair Manager CCEP Indonesia Armytanti Hanum Kasmito mengatakan kolaborasi itu berlangsung sejak 2019. Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan, CCEP Indonesia mendukung program pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Syukurlah, inisiatif itu mendapat sambutan positif dari masyarakat,” katanya.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan lamban laun berubah. Bahkan, melalui kelompok-kelompok swadaya masyarakat yang didirikan di dusun-dusun, warga memilah sampah yang terkumpul dari rumah-rumah. Dengan cara itu, sampah yang berakhir di TPA bisa dikurangi. Di sisi lain, masyarakat bisa mendulang keuntungan dari sampah yang terpilah.

BACA JUGA:  Tim Nawasena ITS Pertahankan Juara Kompetisi Desain Feri Tingkat Dunia

Ia mengatakan CCEP Indonesia juga menjalankan program pendampingan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di seluruh wilayah operasionalnya. Selain di Pasuruan, program serupa misalnya, juga dilakukan di Ungaran Kabupaten Semarang. Baru-baru ini CCEP Indonesia bahkan memberikan penghargaan pada Yayasan Malu Dong Buang Sampah Sembarangan di Bali karena upayanya dalam mengedukasi pengelolaan sampah pada masyarakat.

“Kami selalu memberi apresiasi pada kelompok masyarakat dalam membangun kesadaran pengolaan sampah, merekalah pahlawan dalam pengurangan sampah di Indonesia,” katanya. (ST01)

Tags: Forum Komunikasi Peduli LingkunganPembangunan InfrastrukturPengolaan Sampah
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In