SURABAYATODAY. ID, SURABAYA – Dolly English Community (DEC) adalah sebuah komunitas yang diorganisir oleh djupri berdiri di Surabaya pada 20 Mei 2021 lalu. DEC adalah sebuah tempat pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak warga sekitar Dolly dan Jarak. Mereka diajari belajar bareng bahasa Inggris tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
Perjuangan DEC bukan tanpa kerja keras. Bahkan Djupri rela menyulap warung kopi (warkop)-nya untuk kelas.
“Warkop pada hari Sabtu di sulap jadi kelas untuk anak anak belajar bareng. Sedangkan pengajarnya dari para relawan mahasiswa Unitomo dan relawan lainnya,” ujarnya.
Ia menyatakan pembelajaran gratis ini memang belum dilakukan setiap hari, melainkan hanya hari Sabtu. “Sementara ini masih hari Sabtu pukul 18.00 – 20.00 WIB,” terangnya.
Salah satu relawan pengajar DEC, Kusuma mengatakan bahwa DEC adalah komunitas berbasis pengabdian kepada masyarakat. Mereka bergabung untuk menitikberatkan pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris.
Kusuma berharap untuk DEC ke depannya agar tetap menjadi komunitas berbasis pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui metode pengajaran yang tepat.
“Dalam kurun empat bulan sudah bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris sesuai levelnya,” kata dosen sastra inggris Unitomo ini.
“Learning by doing it,” tambahnya.
Sementara itu Malik, relawan DEC lainnya menyatakan senang bergabung. Sebab kegiatan positif ini bertujuan agar bisa menjadi pemicu semangat belajar di luar kelas untuk pengembangan potensi SDM di Surabaya.
“Khususnya untuk menghadapi era 5.0. Semoga kedepannya semakin banyak yang dapat memanfaatkan kesempatan belajar gratis,” ujarnya.
Sementara itu, anak anak yang belajar bareng di DEC juga sangat senang. Selain belajar, mereka diselingi berbagai permainan yang menggunakan kata dalam bahasa Inggris. Hal ini mereka bersemangat.
“Senang. Banyak teman dan gurunya baik,” kata Adia, salah satu siswa. (ST10)





