SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Moh Ervan tampil bagus dalam Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament. Ia menjadi jawara setelah mengumpulkan poin tertinggi di turnamen catur yang digelar di Hotel Maxone Dharmahusada dalam kategori umum (open category).
Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament ini dilaksanakan 24-25 September 2022. Di kompetisi catur dengan memainkan tujuh babak tersebut, posisi berikutnya secara berurutan diraih oleh Bintang Rasyid, Ronny Gunawan, David Setiawan dan Nadya Anggraini Mukmin.
“Selamat untuk para juara. Tak hanya sekadar kompetisi, turnamen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para siapa saja yang gemar catur,” demikian ungkap Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Surabaya, Budi Leksono, Minggu (25/9).
Secara khusus, Budi Leksono memang menghadiri turnamen ini. Tidak hanya datang membuka sekaligus menutup turnamen, selama dua hari, pria yang akrab disapa Bulek itu menunggui kompetisi itu. Ia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
Bulek mengatakan Percasi Surabaya sangat senang dengan Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament ini. Sebab, melalui turnamen ini menunjukkan adanya kepedulian dari pihak di luar Percasi terhadap cabang olahraga catur.
Bahkan, kompetisi ini merupakan yang ketiga yang telah digelar oleh Hotel Maxone Dharmahusada. Untuk yang pertama diselenggarakan di tahun 2019 lalu. Kemudian karena adanya pandemi Covid-19, kompetisi sempat break. Kemudian di 2022 ini, turnamen digelar kembali. Bahkan di tahun ini sudah dua kali dilaksanakan.
“Apa yang sudah dilakukan Maxone Dharmahusada ini sangat kita apresiasi. Ini menunjukkan adanya kepedulian terhadap catur. Kalau ada pihak-pihak lain yang juga peduli, tentu kami sangat bangga,” terangnya.
Menurut Bulek, melalui kompetisi seperti ini akan banyak melahirkan atlet-atlet baru. Tidak hanya bagi Surabaya, tetapi juga untuk daerah lain.
Sebab, di Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament ini tidak hanya mempertandingkan kategori umum. Di turnamen ini juga dipertandingkan catur untuk Kelompok Umur (KU) 12 putra dan putri.


“Ini adalah pembinaan. Ini sekaligus pembibitan dan ajang pencarian atlet baru,” tambahnya.
Karena itu, pria yang juga anggota DPRD Surabaya ini menegaskan semakin banyak turnamen catur maka akan semakin banyak melahirkan atlet baru. “Dan bagi siapapun yang ingin menggelar turnamen, kami (Percasi Surabaya) bukan tersaingin, justru semakin senang,” katanya lagi.
Sementara itu Manajer Hotel Maxone Dharmahusada, Abdul Najib menyatakan pihaknya bakal terus menggelar turnamen tersebut secara berkala. “Untuk tahun 2023 mendatang, kami akan melaksanakan kembali di bulan Maret,” ujarnya.
Najib menjelaskan diselenggarakannya Maxone Dharmahusada Cup III Chess Tournament adalah murni karena kepedulian atas cabor catur. Ia menceritakan di tahun 2019 lalu, pihaknya bertemu dengan Budi Leksono. Di pertemuan itu disampaikan bahwa pihaknya ingin mengadakan turnamen catur.
“Pak Budi (Leksono) ternyata menyambut. Hingga akhirnya tergelarlah Maxone Dharmahusada Cup dan ini merupakan yang ketiga,” terangnya.
Di akhir, Najib menyatakan ingin menambah jumlah peserta, baik untuk kategori umum maupun KU-12. Namun yang masih menjadi pertimbangan adalah tempat penyelenggaraan.
“Sementara ini tempat kami tempatnya terbatas. Jika memungkinkan untuk menambah jumlah peserta, kenapa tidak? Mudah-mudahan bisa terealisasi. Semakin banyak masyarakat yang daftar, tentu kami makin senang,” jabar dia. (ST01)





