• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Pencegahan Perkawinan Anak

by Redaksi
Senin, 5 September 2022
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin menekankan pentingnya pencegahan perkawinan anak. Penurunan angka perkawinan anak sangat penting dilakukan sesegera dan seefektif mungkin. Mengingat, perkawinan dini merupakan salah satu gerbang dari masalah sosial maupun medis yang terjadi di masyarakat.

“Jadi masalah perceraian, ekonomi, stunting, dan masalah lain-lain terutama dalam sektor kesehatan itu banyak diawali dari gerbang perkawinan. Perkawinan biasa saja punya kemungkinan menimbulkan masalah, apalagi perkawinan anak,” katanya.

Hal ini disampaikan Arumi saat menghadiri FGD Pembahasan Draft Pedoman Umum Pencegahan Perkawinan Anak (Cepak) di kantor Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Jalan Gayung Kebonsari Nomer 56A, Surabaya, Senin (5/9).

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi Wawancara Virtual Zona Integritas WBK

Selain itu, istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengungkapkan fakta bahwa jumlah perkawinan anak relatif meningkat setiap tahunnya. Menurut data Dispensasi Perkawinan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur, ada sebanyak 5.766 dispensasi perkawinan pada 2019.

Sedangkan pada 2020, angka tersebut naik lebih dari 100% atau hampir mendekati tiga kali lipat menjadi 17.214. Barulah pada 2021, terjadi penurunan angka menjadi 17.151 dispensasi perkawinan.

“Tapi walaupun turun, turunnya sangat kecil sekali jadi kurang transitif. Faktor masifnya angka dispensasi perkawinan ini mungkin saja karena populasi kita yang besar, tapi juga karena masa pandemi Covid-19,” tuturnya.

BACA JUGA:  Arumi Bachsin Gaungkan Semangat Cinta Budaya Lewat Kebaya

Lebih jauh, Arumi berharap agar FGD ini nantinya bisa melahirkan Buku Pedoman Cepak. Yang mana, panduan tersebut akan dapat dimanfaatkan oleh kader-kader PKK.

“Perkawinan anak ini lebih kompleks dari perkawinan biasa. Saat di lapangan nanti, jika menghadapi kasus sulit, Buku Cepak ini harus bisa betul-betul membantu para kader dan juga para calon pengantin beserta keluarga,” ucapnya.

“Ada peran orangtua bahwa sebelum menikahkan anak, coba dibayangkan kira-kira apa yang akan dihadapi oleh anak ini dalam jangka panjangnya dari segi apapun. Mereka harus percaya apa yang kita yakini bahwa perkawinan anak itu merenggut hak-hak anak. Minimal yang paling dekat adalah hak untuk menjadi sehat karena tubuh anak belum cukup matang untuk reproduksi,” tambahnya.

BACA JUGA:  Ekonomi Kreatif Tidak Hanya Barang, tapi Juga Jasa

Dalam kesempatan tersebut, Arumi turut mengungkapkan bahwa pada 2023 nanti, TP PKK Jatim akan membuat usulan program tindak lanjut dari Buku Pedoman Umum Cepak dalam bentuk workshop. Acara tersebut akan dilakukan di 2 kabupaten/kota sebagai pilot project dengan mensinergikan elemen-elemen terkait.

“Mohon dukungannya. Mudah-mudahan FGD ini bisa melahirkan Buku Pedoman Cepak ini bermanfaat yang betul-betul bisa diaplikasikan di lapangan,” tutupnya. (ST02)

Tags: Arumi BachsinPerkawinan AnakTP PKK Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Gubernur Khofifah Inisiasi Program MAMA MAU NAIK KELAS dan Resmikan Revitalisasi 60 SLB, SMA, SMK se-Madura

Selasa, 3 Maret 2026

Terungkap! Aturan Menteri PUPR Tetapkan Lebar Kali Krembangan 28 Meter, Bukan 8 Meter

Selasa, 3 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Timur Tengah Bergejolak, Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

Selasa, 3 Maret 2026

Pemkot Surabaya Siagakan Tujuh Rayon Taman Tangani Pohon Tumbang

Selasa, 3 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Gubernur Khofifah Inisiasi Program MAMA MAU NAIK KELAS dan Resmikan Revitalisasi 60 SLB, SMA, SMK se-Madura

Selasa, 3 Maret 2026

Terungkap! Aturan Menteri PUPR Tetapkan Lebar Kali Krembangan 28 Meter, Bukan 8 Meter

Selasa, 3 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Timur Tengah Bergejolak, Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

Selasa, 3 Maret 2026

Pemkot Surabaya Siagakan Tujuh Rayon Taman Tangani Pohon Tumbang

Selasa, 3 Maret 2026

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemkot Surabaya dan Dekranasda Sediakan Hampers UMKM Terjangkau di Surabaya Kriya Gallery

Selasa, 3 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In