• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 23 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D DPRD Surabaya Minta Dispendik Beri Penguatan Program agar Guru Segera Bersertifikasi

by Redaksi
Senin, 8 Agustus 2022
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Komisi D DPRD Surabaya memberikan perhatian terhadap guru yang belum bersertifikasi. Sebab, dari data Pemerintah Kota (Pmkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), jumlah guru yang belum memiliki sertifikasi jumlahnya 10.859.

Ketua Komisi D Khusnul Khotimah mengatakan orang guru belum bersertifikasi itu  adalah gabungan pengajar di negeri dan swasta. Guru itu  tersebar di jenjang pendidikan TK , SD hingga SMP.

“Sertifikasi guru harus dipenuhi. Bagaimana pun guru tersebut harus memiliki sertifikat pendidik dan mempunyai hasil penilaian kinerja dengan kategori baik,” kata Khusnul Khotimah.

BACA JUGA:  Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Ia menjelaskan jumlah guru yang belum bersertifikasi ini jumlahnya hampir berimbang dengan yang sudah bersertifikasi. Dari data Dispendik pula, guru yang telah tersertifikasi sebanyak 10.692.

Menurut politisi perempuan ini, sertifikasi guru perlu menjadi evaluasi untuk Dispendik. Targetnya adalah bagaimana guru yang belum bersertifikasi memiliki kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi.

“Tentunya dengan pemenuhan beberapa komponen atau syarat yang telah ditentukan,” jelas dia.

Di sisi lain, Khusnul juga memberikan penekanan agar PR ini tidak hanya dibebankan ke Dispendik. Sebab, ada keterlibatan atau dibutuhkan kemauan dari guru untuk mendapatkan sertifikasi.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Surabaya Tetap Koordinasi Tentang Arah Pembangunan

Misalnya, guru tersebut harus aktif mengajar, memenuhi beban kerja sesuai perundang-undangan. “Di antaranya mengajar sebanyak 24 jam,” tambahnya.

Jika hal itu sudah terpenuhi, sertifikasi guru jangan ditunda. Guru yang sudah memenuhi kriteria agar diusulkan sertifikasinya.

“Diusulkan oleh satuan pendidikannya, dilanjutkan ke Dinas Pendidikan,” papar Khusnul.

Sedangkan terhadap guru yang belum memenuhi syarat sertifikasi, Khusnul mendorong Dispendik Surabaya meningkatkan kualitas. Dispendik diharapkan membantu serta melakukan pendampingan dengan bentuk penguatan program agar guru bisa mendapatkan sertifikasinya. (ADV-ST01)

BACA JUGA:  Pimpinan DPRD Sementara Bersurat ke Parpol untuk Percepatan Pembentukan AKD
Tags: Dispendik SurabayaDPRD SurabayaKomisi DSertifikasi Guru
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secaramelepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya

Jumat, 22 Mei 2026
Foto ilustrasi

Partisipasi Kurban di Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

Jumat, 22 Mei 2026
Cak Kartolo dianugerahi Registrasi Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Arsip Kiprah Cak Kartolo Jadi Memori Kolektif Bangsa, Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional Kearsipan 2026

Jumat, 22 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melepas 3.600 lulusan SMK dan Lembaga Kursus dan Pelatihan bekerja di luar negeri di Islamic Center Surabaya.

Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jawa Timur Bekerja di Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026

Berita Terkini

Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Jumat, 22 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secaramelepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya

Jumat, 22 Mei 2026
Peresmian inovasi layanan "Omah Terapi Klien dan Umum (KU)" yang dipusatkan di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita.

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU untuk Perkuat Layanan Rehabilitasi Sosial yang Inklusif dan Humanis

Jumat, 22 Mei 2026
Foto ilustrasi

Partisipasi Kurban di Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

Jumat, 22 Mei 2026
Cak Kartolo dianugerahi Registrasi Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Arsip Kiprah Cak Kartolo Jadi Memori Kolektif Bangsa, Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional Kearsipan 2026

Jumat, 22 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In