• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Diklatsar Banser, Bentuk Kader Militan

by Redaksi
Senin, 4 Juli 2022
Diklatsar Banser ke-2 Satkoryon Banser Kedungadem yang  dilaksanakan di Balai Desa Kesongo Kecamatan, Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Diklatsar Banser ke-2 Satkoryon Banser Kedungadem yang dilaksanakan di Balai Desa Kesongo Kecamatan, Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Satkoryon Banser Kedungadem menggelar Diklatsar Banser ke-2. Diklatsar dilaksanakan di Balai Desa Kesongo Kecamatan, Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Pembukaan diklatsar dilakukan oleh Ketua PAC GP Ansor Kedungadem Najib Nurdianto. Ia menyatakan diklatsar ini bertemakan ‘Memperkuat Generasi Milenial Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah yang Militan dalam Bingkai NKRI Menuju Peradaban Dunia Modern”.

Najib Nurdianto mengatakan Diklatsar adalah kegiatan rutin. Ini merupakan bagian tugas pokok pimpinan cabang untuk mengadakan kegiatan-kegiatan Diklat. “Ini merupakan agenda wajib, minimal satu periode kepemimpinan diadakan satu kali,” tuturnya.

Ia berharap, bahwa Diklatsar ini dapat membentuk karakter pemuda yang satu cinta kepada bangsa dan negara. Kedua, taat pada fatwa-fatwa kiai. “Kita paham betul bahwa hari ini aksi-aksi intoleransi masih ada di beberapa daerah sekitar kita. Diklatsar ini adalah upaya konkret dari kami Gerakan Ansor untuk meminimalisir membentuk karakter pemuda yang toleran pembentuk karakter pemuda yang mengayomi pembentuk karakter pemuda yang cinta kepada bangsa dan negara,” terangnya.

BACA JUGA:  Aspal Menjulang di Jalan Pasar Kembang, PDAM Surabaya: Ada Rehabilitasi Pipa PDAM

Diterangkannya, Diklatsar diikuti 41 peserta. Para peserta akan dilatih ala militer untuk menjadi kader kader militan yang tidak baperan tidak ngambekan.

“Maka dari itu siapkan fisik dan mental Panjenengan semuanya,” pesan dia.

Sementara Kepala Desa Kesongo Kusnadi sebagai tuan rumah Diklat sangat berharap Diklatsar Banser bisa merekrut kader sebanyak mungkin. Supaya bisa menjaga kondusifitas wilayahnya masing-masing dan mempersempit ruang gerak adanya gerakan yang masih berafiliasi radikalisme.

“Semoga ini akan melahirkan generasi-generasi muda penerus NU yang militan, tidak cuma NU-NU an, generasi muda yang cerdas dalam ilmu pengetahuan juga baik di dalam akhlak,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Ingin Muhammadiyah dan NU Sinergikan Program Bersama

“Seperti para pendahulu pendiri pendiri NU, tujuannya ada adalah menjaga dan merawat negara ini. Begitu juga kita sebagai penerusnya berkewajiban mendidik kader muda untuk menjadi pasukan yang militan menjaga nilai-nilai ke-NU-an, juga konsisten menjaga NKRI untuk tetap tegak berdiri dan khususnya menjaga para kiai,” tambah pria yang yang juga pernah menjadi pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Kedungadem.

Selanjutnya, Camat Kedungadem Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan, diklat ini adalah proses yang harus dilalui. Ia berharap mereka yang ikut diklat menjadi orang yang sukses, bisa menjalankan syariahnya dengan baik.

BACA JUGA:  110.459 Orang Lulus SNMPTN 2021, Terbanyak Siswa Asal Jawa Timur

“Harapan saya sampai selesai kegiatan ini tidak ada peserta yang sakit,” katanya.

Hadir dalam kegiatan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sutikno, Kapolsek Kedungadem, Koramil Kedungadem, Camat Kedungadem, Kepala Desa Kesongo, Suriah kecamatan Kedungadem dan Pengurus Muslimat, Fatayat Kedungadem serta dari berbagai unsur-unsur NU. (ST10)

Tags: BanserDiklatsarKader MilitanNahdlatul Ulama
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In