SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya gerak cepat membersihkan sampah setelah pagelaran Surabaya Vaganza, Sabtu (28/5) lalu. Hasilnya, dari kegiatan yang terdiri dari parade bunga dan parade budaya di sepanjang Jalan Tunjungan-Siola hingga Alun-Alun Suroboyo itu terkumpul 30 ton sampah.
Kepala DLH Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, baik sebelum maupun setelah pagelaran Surabaya Vaganza selesai, pihaknya terus melakukan pembersihan sampah di sekitar rute parade. DLH menerjunkan ratusan personel untuk membersihkan kawasan tersebut.
“Petugas yang kami terjunkan sebanyak 300 personel kebersihan, ditambah dengan 18 tim patroli kebersihan yang masing-masing terdiri dari 10 personel. Total 480 personel,” kata Hebi, Minggu (29/5).
Ia menjelaskan pihaknya telah menyediakan tempat sampah di sepanjang rute Surabaya Vaganza. Namun, karena antusias warga yang membanjiri rute tersebut, menimbulkan banyak sampah.
Dijelaskan, pada proses pembersihan sampah, DLH Kota Surabaya menerjunkan 12 dump truck dan 1 mobil kompresor. Untuk satu dump truck mampu menampung 2,5 ton sampah. Sedangkan, untuk 1 mobil kompresor mampu menampung 7 ton sampah. Jika dijumlahkan, DLH mengangkut hampir 30 ton sampah.
“Hal ini berbeda dengan dua tahun lalu, yaitu 15 dump truck yang menampung sampah yang lebih banyak berasal dari bekas hiasan bunga mobil hias,” ungkap dia.
Meski demikian, sampah-sampah tersebut tidak hanya berasal dari sepanjang Jalan Tunjungan – Siola hingga Alun-Alun Kota Surabaya saja, melainkan juga berasal dari Jalan Praban, Jalan Kenari, Jalan Genteng Kali, Jalan Pemuda, Jalan Yos Sudarso, Jalan Embong Malang, dan di sekitar Taman Apsari Kota Surabaya.


“Acara berakhir mulai pukul 21.00 WIB dan pukul 23.00 WIB semalam sudah hampir selesai membersihkan sampah,” ujar dia.
Hebi mengaku, pihaknya segera mempercepat proses pembersihan sampah itu. Sebab pagi harinya, Minggu (29/5) di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo digunakan untuk Car Free Day (CFD).
Setelah dibersihkan sampahnya, DLH juga langsung melakukan penyemprotan dengan dua mobil. Selanjutnya sampah sudah diangkut ke TPA Benowo Surabaya. (ST01)





