• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Empat Daerah ‘Diserang’ Wabah  Penyakit Mulut Dan Kuku pada Hewan Ternak

by Redaksi
Sabtu, 7 Mei 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gerak cepat merespon ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di empat kabupaten di Jawa Timur.

Setelah tanggal 5 Mei secara resmi terkonfirmasi hasil lab Pusat Veteriner Farma  (PUSVETMA), gerak cepat tanggal 6 Mei mulai pagi secara maraton Gubernur Khofifah melaksanakan rakor intensif dengan instansi terkait, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) para direktur,  tim Kemenko Perekonomian, lengkap dengan empat bupati yang terjangkit wabah. Yaitu Mojokerto, Gresik, Sidoarjo dan Lamongan  serta  kalangan kampus khususnya FKH Unair serta instiusi lain pemerintah pusat.

Rakor khusus maraton digelar guna merumuskan langkah komprehensif penghentian penularan PMK pada hewan ternak agar tidak meluas ke daerah lain.  “Dari  laporan masyarakat serta hasil peninjauan di lapangan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jatim,  dan uji lab Pusvetma , pada tanggal 5 Mei  resmi terkonfirmasi ada empat kabupaten di Jatim yang hewan ternaknya  terjangkit PMK yaitu  Kabupaten Lamongan, Mojokerto, Gresik dan Sidoarjo,” ujarnya.

BACA JUGA:  Musibah Seluncuran Waterpark Kenjeran Harus Jadi Pelajaran Berharga Bagi Pengelola Wahana Wisata

Dijelaskan Khofifah, kasus pertama dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik pada 28 April 2022 dengan jumlah kasus sebanyak 402 ekor sapi potong yang terjangkit PMK dan tersebar di 5 kecamatan dan 22 desa.

Kasus ke dua dilaporkan pada 1 Mei 2022 di Kabupaten Lamongan. Dimana ada sbanyak 102 ekor sapi potong yang terindikasi mengalami PMK dan tersebar di 3 kecamatan dan 6 desa. Di hari yang sama, Kabupaten Sidoarjo juga ditemukan kasus yang menjangkit sebanyak 595 ekor sapi potong, sapi perah dan kerbau. Kasus itu ditemukan dengan sebaran di 11 kecamatan dan 14 desa.

BACA JUGA:  Khofifah Inginkan Percepatan Vaksin untuk Guru dan Murid

Sedangkan kasus keempat terlaporkan pada tanggal 3 Mei 2022 di Kabupaten Mojokerto. Kasus yang dilaporkan tercatat ada 148 ekor sapi potong yang tersebar di 9 kecamatan dan 19 desa.

“Outbreak (wabah) yang telah menyerang 1.247 ekor di 4 kabupaten tersebut yang terkonfirmasi  memiliki tanda klinis sesuai dengan indikasi  penyakit PMK,” tuturnya.

Agar penyebaran PMK tidak semakin meluas, Gubernur Khofifah menyampaikan rencana penanganan dan tindak lanjut telah dilakukan Dinas Peternakan Provinsi Jatim dengan melibatkan Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) selaku laboratorium rujukan PMK di Indonesia dan Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates selaku laboratorium penguji.

BACA JUGA:  Mahasiswa Singapura Pelajari Program Pemberdayaan Masyarakat Lewat Rumah Padat Karya

Dinas Peternakan Jatim sudah melakukan beberapa tindakan, antara lain bersama tim Kabupaten melakukan pengobatan simtomatis untuk mengurangi Panic Selling, bersama BBVET dan PUSVETMA.

Upaya itu dilakukan dengan cara pengambilan sampel dan peneguhan diagnosa, serta melakukan surveillans epidemiologi untuk menentukan sebaran penyakit dan menentukan jumlah ternak terancam. (ST02)

Tags: Hewan TernakKhofifah Indar ParawansaPenyakit Mulut Dan KukuWabah Penyakit
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov dan Tempat Ibadah, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Aset Daerah

Rabu, 4 Maret 2026
Gubernur Khofifah saat menjadi pembicara kehormatan pada Rapat Pimpinan Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Di Rapim Kodam V/Brawijaya 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi “Nyekrup” Pemprov Jatim–Kodam V/Brawijaya Dukung dan Sukseskan Program Strategis Nasional

Rabu, 4 Maret 2026

Zakat Tembus Rp 18 Miliar, Wali Kota Eri Sebut Masjid Cheng Hoo Simbol Kebersamaan Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026

Cari Titik Temu Lebar Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Kedepankan Musyawarah

Rabu, 4 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov dan Tempat Ibadah, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Aset Daerah

Rabu, 4 Maret 2026
Gubernur Khofifah saat menjadi pembicara kehormatan pada Rapat Pimpinan Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Di Rapim Kodam V/Brawijaya 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi “Nyekrup” Pemprov Jatim–Kodam V/Brawijaya Dukung dan Sukseskan Program Strategis Nasional

Rabu, 4 Maret 2026

Zakat Tembus Rp 18 Miliar, Wali Kota Eri Sebut Masjid Cheng Hoo Simbol Kebersamaan Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026

Cari Titik Temu Lebar Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Kedepankan Musyawarah

Rabu, 4 Maret 2026

Pemkot-RPH Surabaya Gelar Pasar Murah Ramadan di 15 Titik Kelurahan

Rabu, 4 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In