• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Sambel’e Mbak Chichi, Pedasnya Cocok dan Pas

by Redaksi
Minggu, 10 April 2022
Sambel’e Mbak Chichi' banyak digemari oleh pecinta rasa pedas.

Sambel’e Mbak Chichi' banyak digemari oleh pecinta rasa pedas.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro terus meningkatkan peran dalam mendukung geliat perekonomian. Salah satunya usaha sambal kemasan ‘Sambel’e Mbak Chichi’. Rasanya sambel ini banyak digemari oleh pecinta rasa pedas karena pedasnya cocok dan pas.

Pemilik produk sambel’e Nbak Chichi, Sri Wulanrahayu mengatakan bahwa usaha sambal kemasan yang ia rintis bermula dari usaha penginapan rumah atau kos yang sekaligus menyiapkan makanannya. Dari situ muncul ide membuat satu olahan makanan yang dapat dijual dan bernilai ekonomis.

“Lalu muncul ide membuat sambal,” ujarnya.

Mengapa memilih produk sambal? “Karena bahannya mudah dicari. Di samping itu makanan bercita rasa pedas ini lagi hits dan banyak digemari kalangan anak muda,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bantu Memajukan Perekonomian Masyarakat, ITS Mart Resmi Beroperasi

Sri Wulanrahayu mengatakan dalam satu kali produksi, dia mampu membuat 50 botol sambal dengan menghabiskan 5 kg cabai.

Sambal yang ia produksi pun ada beberapa varian rasa. Seperti sambel teri, sambel benggol, dan sambel tongkol.

Cara membuatnya pun sama seperti membuat sambal pada umumnya. Namun yang membuatnya beda dibandingkan produk sambal lain adalah sambal milik Sri Wulanrahayu tidak mengandung unsur air, karena hanya digoreng kemudian langsung dihaluskan. Sehingga sambal ini bisa bertahan lama atau tidak cepat basi.

Untuk tiap sekali produksi, ia mampu memperoleh keuntungan Rp 1-2 juta. “Biasanya dalam satu bulan bisa produksi 2 kali,” ujarnya.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan PLTP dan PLTS di 15 Provinsi secara Hybrid,

Ia bersyukur Ramadan tahun ini sudah diperbolehkan digelar bazar. Karena event ini bisa dapat menumbuhkan semangat baru dan langkah awal untuk berusaha mempromosikan produk-produk UMKM. Ia pun juga menyatakan sambal kemasannya ini cocok untuk pendamping menu berbuka dan sahur.

Sri Wulanrahayu juga menuturkan produk sambal miliknya bisa didapat secara online, dan dapat dijumpai di toko IKM Mart yang terletak di Jl. Pemuda Bojonegoro. Selain itu, ia juga mempromosikannya melalui media sosial Facebook dan Instagram.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono menuturkan, sesuai tupoksi Kominfo dalam susunan organisasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur yang merupakan sebuah wadah untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha. Pihaknya juga berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnis, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).

BACA JUGA:  Wagub Emil Ajak UMKM dan Industri Besar Bersinergi Saling Berikan Added Value

Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kominfo berusaha membantu promosi dan publikasi produk pelaku IKM maupun UMKM. “Sejauh ini sudah kami lakukan melalui media online, media sosial bahkan publikasi melalui radio,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya sinergitas antara pemkab dan para pelaku IKM maupun UMKM dapat membantu berkembangnya perekenomian, serta produk unggulan Bojonegoro semakin dikenal. (ST10)

Tags: Bazar RamadanSambel Mbak ChichiUMKM
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In