• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Dorang Cinta Panen Sayur Hidroponik

by Redaksi
Jumat, 26 November 2021
Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menggagas pekarangan pangan lestasi bernama Dorang Cinta di Kelurahan Perak Barat, Krembangan, Surabaya, panen sayur hidroponik.

Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menggagas pekarangan pangan lestasi bernama Dorang Cinta di Kelurahan Perak Barat, Krembangan, Surabaya, panen sayur hidroponik.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus mendorong warganya peduli terhadap lingkungan. Akhirnya, terbentuklah beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menggagas pekarangan pangan lestasi.

Salah satu KWT itu bernama “Dorang Cinta” yang ada di RT 10 RW 03 Jalan Ikan Dorang Baru 1, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Setelah dikembangkan beberapa bulan, kampung ini berhasil meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Selain kampung ini, ada sembilan kampung lainnya yang juga mendapatkan penghargaan Proklim dari KLHK.

“Alhamdulillah saya bisa berkunjung kembali ke sini sekaligus panen sayur hidroponik, karena memang di sini banyak budidaya sayur dengan hidroponik,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Suharto Wardoyo saat panen sayur hidroponik di KWT Dorang Cinta, Kamis (25/11).

Anang, sapaan Suharto Wardoyo, bersyukur karena 10 kampung di Surabaya berhasil mendapatkan penghargaan Proklim. Dan KWT Dorang Cinta itu berhasil mendapatkan penghargaan Proklim Utama.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Bersama IKA ITS Jatim Bantu Rutilahu Warga Mulyorejo

“Tentunya tempat ini bisa dijadikan percontohan bagi RW-RW lainnya di Kota Surabaya. Saat ini sudah banyak yang juga studi banding ke Surabaya, ke RW-RW yang mendapatkan penghargaan Proklim ini,” kata dia.

Anang memastikan bahwa pekarangan pangan lestasi semacam ini merupakan sinergi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemkot Surabaya, dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengembangkan ekosistem lingkungan sekitarnya. “Tentunya kami di pemkot akan terus mendorong terciptanya kampung-kampung semacam ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya Evi Darmayanti menjelaskan bahwa di Kota Surabaya ada lima Kelompok Wanita Tani dan satu Kelompok Tani yang dibina langsung oleh DKPP Kota Surabaya. Salah satu KWT itu adalah Dorang Cinta yang secara intensif didampingi oleh DKPP Surabaya.

BACA JUGA:  Peneleh Merupakan Dapur Nasionalisme Bangsa Indonesia

“Nah, di Dorang Cinta ini ada 30 anggota yang aktif dan semuanya wanita. Mereka sangat semangat dalam bertani, menanam sayur mayur di samping Balai RW-nya,” kata Evi.

Ia menjelaskan DKPP mendampingi mulai awal hingga akhir, yaitu mulai membangun tempat KWT Dorang Cinta, menanam sayur mayurnya dengan hidroponik, dan tanaman lainnya.

“Bahkan, kita juga dampingi mulai kapan harus disiram, dipupuk hingga boleh dipanen. Jadi, mulai awal hingga akhir,” jelas dia.

Ketua Kelompok Wanita Tani Dorang Cinta Vivi Oktivianti bersyukur karena pada hari ini bisa panen sayur bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajarannya. Khusus hari ini, ia mengaku panen Pakcoy hidroponik, selada kriting, dan gubis organik, cabai, terong, dan juga tomat.

BACA JUGA:  Digoyang Mafia Perizinan, Dinkopdag Beri Penjelasan Begini

“Di tempat ini juga ada cabai besar dan cabai kecil, ada juga aquaponik untuk budidaya lele dan ikan nela. Di sini juga ada tomat dan terong yang kami kembangkan dengan Dutch bucket,” imbuhnya.

Evi juga menjelaskan asal muasal kelompoknya tersebut. Awalnya, pada saat masa pandemi Covid-19, DKPP menawarkan untuk membentuk kelompok tani wanita, karena pada saat itu banyak ibu-ibu yang tidak punya kegiatan dan banyak pula yang hobi bertani, akhirnya terbentuklah kelompok tani wanita ini.

“Ini untuk mengisi waktu luang kami juga. Memang awalnya banyak tantangan, tapi kita berikan reward supaya ibu-ibu terus semangat bertani. Alhamdulillah hari ini para anggota sudah semangat semuanya. Apalagi sudah dapat penghargaan dari KLHK, ini tentu menambah semangat kami untuk terus berkarya,” ungkap dia. (ST01)

Tags: Dinas Lingkungan HidupDorang CintaKementerian Lingkungan Hidup dan KehutananPemkot SurabayaSayur Hidroponik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In