SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Ia berharap pelaksanaan Rakernas Peradi yang diselenggarakan di Jatim mampu menjadi perekat seluruh advokat di Indonesia.
Dikatakan, Jatim adalah bumi Majapahit, bumi yang memperkenalkan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Ia berharap dimanapun DPC Peradi berada, selain melaksanakan fungsi sebagai advokat, juga sebagai fungsi perekat persatuan.
“Mudah-mudahan rakernas di Jatim khususnya di kota pahlawan ini akan menjadi bagian perekat seluruh advokat di Indonesia,” katanya.
Khofifah mengatakan, Era Revolusi Industri 4.0 yang disertai kemajuan teknologi atau transformasi digital membuat pembentuk peraturan dan praktisi hukum harus beradaptasi dengan cepat, agar dapat mengakomodasi fenomena yang timbul dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, ia berharap Peradi akan terus memberikan layanan hukum terbaik bagi masyarakat, terutama yang terkait dengan transformasi digital.
“Hari ini transformasi digital harus bisa diadopsi oleh semua advokat. Ke depan mudah-mudahan akan bisa disiapkan layanan hukum secara digital yang bisa diakses publik yang memungkinkan pelayanan yang lebih cepat , mudah, murah dan lebih luas lagi,” katanya.
Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi perkembangan global, ia juga berharap agar para advokat senantiasa meningkatkan kompetensi pemahaman dan penguasaan ilmu hukum yang dimiliki. Mengingat dinamika kehidupan kemanusiaan, kebangsaan dan kenegaraan terus berkembang.
“Jejaring dan kerjasama yang telah dimiliki dengan lembaga pendidikan tinggi yang ada harus terus dipelihara dan ditingkatkan sehingga penguasaan ilmu hukum oleh advokat akan dapat berjalan seimbang dengan pengembangan praktek keilmuan ilmu hukum,” katanya.
“Saya berharap Rakernas ini akan ada hasil yang dapat lebih menyempurnakan kualitas penyelenggaraan profesi advokat secara keseluruhan maupun peningkatan kemampuan legal problem solving yang dimiliki setiap individu advokat yang berhimpun dalam Peradi,” imbuh orang nomor satu di Jatim ini. (ST02)





