• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Ingin Kawasan Mangrove Jadi Referensi Destinasi Edu Wisata

by Redaksi
Jumat, 29 Oktober 2021
Gubernur Jayim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, serta bupati/wali kota se-Jatim melakukan penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Gubernur Jayim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, serta bupati/wali kota se-Jatim melakukan penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

SURABAYATODAY.ID, BANYUWANGI – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali melakukan gerakan restorasi kawasan mangrove yang bertajuk ‘Nandur Mangrove ’. Kali ini, Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, serta bupati/wali kota se-Jatim melakukan penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (29/10).

Sebelumnya, Khofifah telah melakukan aksi serupa di Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik. Khofifah berharap, massifnya restorasi mangrove yang dilakukan Pemprov Jatim bisa menahan laju perubahan iklim.

“Penanaman mangrove ini sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim yang sedang terjadi di dunia. Perubahan iklim bukan fenomena lokal, melainkan global sehingga butuh partisipasi seluruh warga dunia untuk menahan lajunya,” ujarnya.

Menurut Khofifah, gerakan Ini juga dilakukan sebagai bentuk kontribusi Jawa Timur terhadap target Indonesia yang berupaya menurunkan emisi 0.834 hingga 1.081 giga ton.

BACA JUGA:  Atap Rumah Roboh Akibat Lapuk, Pemkot Surabaya Gerak Cepat Evakuasi dan Salurkan Bantuan

Dalam acara tersebut, sedikitnya 293.280 batang bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Bruguiera gymnorrizha, dan Sonneratia alba secara bertahap  ditanam di lahan seluas 101 hektar area di Kecamatan Muncar, Tegaldlimo, dan Pesanggrahan Kabupaten Banyuwangi.

“Alhamdulillah kali ini bersama bupati/wali kota se-Jatim nandur bareng  mangrove ini. Mangrove selain sebagai kawasan ekologi yang berfungsi melindungi habitat dan ekosistem di kawasan ekonomi esensial juga sebagai sabuk hijau pelindung kawasan pesisir,” tambah dia.

Sebagai informasi, Kawasan Mangrove Teluk Pangpang Kabupaten Banyuwangi ditunjuk sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) karena bernilai penting untuk perlindungan ekologi serta memberikan manfaat jasa lingkungan bagi kesejahteran masyarakat. Penunjukan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/338/KPTS/013/2020 tentang Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati 12 jenis pohon mangrove, 43 Jenis burung dan 18 jenis Bivalvia yang mana sebagian burung-burung tersebut merupakan burung migran.

BACA JUGA:  Wagub Emil Apresiasi UK Petra Kembangkan Program Doktoral Ilmu Manajemen

Menurut Khofifah, keberadaan kawasan mangrove tidak hanya bermanfaat untuk menahan laju perubahan iklim, abrasi wilayah pesisir, dan rob maupun gelombang tsunami. Lebih dari itu, kawasan mangrove juga bisa dijadikan destinasi wisata alam dan wisata edukasi bagi masyarakat dan anak-anak. Hal tersebut tentunya dapat memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar kawasan mangrove.

“Tinggal nanti ditata dan dikelola lebih  baik lagi, selanjutnya dipasarkan melalui berbagai kanal digital. Insya Allah, jika bagus, instagramable akan banyak yang datang berkunjung,” imbuhnya.

Terkait target restorasi mangrove di Jawa Timur, Khofifah mengatakan saat ini Pemprov Jatim tengah menunggu peta dari Kementerian Pertanian. Namun demikian, Pemprov Jatim telah mendahului proses penanaman mangrove dengan melibatkan sangat banyak stakeholder, relawan, dan pemerintah maupun forkopimda kabupaten/kota.

BACA JUGA:  Pensiunan dan Korban PHK Bank Se-Surabaya Dukung Paslon Nomor Urut 1

“Kemarin kita turun di Ujung Pangkah Gresik, hari ini di Muncar. Insyaallah awal November besok kita akan turun nandur mangrove di Probolinggo dan Bangkalan sambil menunggu pemetaan daerah-daerah strategis lain yang bisa kita tumbuhkembangkan,” tambah Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Mantan Mensos RI itu, kegiatan restorasi kawasan mangrove itu juga merupakan implementasi program mangrove biru Kalimireng dalam rangka penguatan zona konservasi, edukasi, dan rekreasi, sebagai upaya percepatan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

“Sumber daya alam dari hutan mangrove seperti Ikan, udang laut dan kepiting bakau berkontribusi besar untuk kesejahteraan masyarakat nelayan di pesisir. Karenanya, gerakan ini harus menggejala di seluruh wilayah pesisir Jawa Timur,” pungkas Khofifah. (ST02)

Tags: BanyuwangiKawasan Ekosistem EsensialKecamatan MuncarKhofifah Indar ParawansaMangroveTeluk PangpangWakil Gubernur Emil Elestianto Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In