SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut meninjau serbuan vaksinasi merdeka di lapangan Thor, Jalan Padmosusastro, Surabaya, Jumat (15/10). Beberapa pejabat penting juga hadir dalam vaksinasi ini, yakitu
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit serta Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.
Selain itu juga hadir Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, serta Forkopimda Jatim, dan Forkopimda Surabaya.
Wali Kota Eri mengatakan vaksinasi di Lapangan Thor ditargetkan mencapai 40 ribu dosis yang menyasar kalangan pelajar dan lansia. Khusus untuk vaksinasi lansia dilakukan melalui mobil vaksin.
“Sebelumnya ada vaksin maritim yang diberikan oleh Pak Kasal dan Pangkoarmada II, yang jumlahnya sudah mencapai 100 ribu dosis,” ungkapnya.
Ia mengutarakan Pemkot Surabaya sudah banyak dibantu oleh TNI AL. “Kami sampaikan terima kasih banyak. Karena berkat bantuan vaksin itu, alhamdulilah saat ini vaksinasi di Kota Surabaya bisa mencapai 111 persen untuk dosis pertama dan dosis keduanya sekarang sudah 85 persen,” lanjutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini vaksinasi untuk kalangan pelajar sudah mencapai 80 persen untuk dosis pertama dan 50 persen untuk dosis keduanya. Sedangkan vaksinasi bagi lansia saat ini sudah mencapai 92 persen dosis pertama dan 80 persen untuk dosis keduanya.
Di samping itu, Wali Kota Eri juga menjelaskan tentang bantuan vaksinasi di wilayah aglomerasi. Sesuai arahan Pangkoarmada II, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, dan Gubernur Jatim, saat ini Surabaya mengirimkan 32 mobil vaksin ke wilayah aglomerasi.
Dari 32 unit tersebut, 22 mobil di antaranya merupakan inovasi dari Kapolrestabes Surabaya. Sedangkan 10 mobil dari Pemkot Surabaya.
“Mobil kita 32 yang turun ke lapangan, itu kami berikan enam unit ke Danrem sebagai motornya mau digerakkan ke mana saja nantinya. Mobil vaksinasi dari Polrestabes pun dikirim ke Bangkalan,” jelas dia.
Eri Cahyadi berharap minggu depan atau akhir bulan Oktober bisa mencapai 40 persen di Bangkalan. “Sehingga nantinya aglomerasi kita bisa turun ke (PPKM) level 2 atau bahkan level 1, karena berdasarkan asesmen Kemenkes, Surabaya sudah level 1,” pungkasnya. (ST01)





