• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Peringati HAN 2021, Anak-Anak Suarakan Perlindungan dari Kekekasan, Bahaya Rokok dan Konten Negatif di Internet

by Redaksi
Jumat, 30 Juli 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ada yang menarik pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021 di Surabaya, Jumat (30/7). Dalam peringatan HAN yang digelar secara daring dan diselenggarakan Wahana Visi Indonesia  bersama DP5A dan Forum Anak Surabaya ini, anak-anak menyerukan harapan-harapannya.

Mereka di antaranya menginginkan perlindungan terhadap anak lebih dilakukan secara ketat. Perlindungan ini tidak hanya tentang fisik, namun juga psikis.

Anak-anak menginginkan terlindungi dari segala bentuk kekerasan, bahaya rokok, narkotika dan zat adiktif, gizi buruk hingga konten negatif di internet.

Salah satunya disampaikan oleh Sekar Ayudha Putri. Perwakilan anak Kota Surabaya ini menyatakan perlu dioptimalkan lagi tentang perlindungan anak dari kekerasan seksual. “Kami ingin pemerintah lebih mengoptimalkan perlindungan anak atas berbagai kasus kekerasan seksual pada anak, khususnya pada anak perempuan,” katanya.

BACA JUGA:  Siloam Hospitals Surabaya Resmikan Mochtar Riady Center for Advanced Care, Pusat Layanan Kesehatan Berstandar Global

Tidak hanya itu, ia juga meminta ada penanganan lebih lanjut bagi anak yang sudah mengalami kekerasan seksual itu. Sebab di beberapa daerah masih ada kasus-kasus kekerasan seksual yang menimpa pada perempuan, terutama anak.

“Pemerintah perlu menyediakan pelatihan trauma healing terhadap korban kekerasan seksual pada anak,’’ lanjutnya.

Selain itu, anak-anak juga menyerukan agar pemerintah meningkatkan sosialisasi dan pengawasan khusus tentang bahaya rokok, napza, perlindungan diri, konsep diri, kesehatan repoduksi, dan internet sehat melalui media yang ramah anak. Dengan demikian, anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang positif dan terlindungi dari hal-hal yang buruk.

BACA JUGA:  Lakukan Surveilans dan Edukasi kepada Masyarakat, Arumi Bachsin Kampanyekan "Tisagaluh"

Sementara itu, Program Manager Wahana Visi Indonesia Area Surabaya Charles Frans, mengatakan HAN merupakan momentum yang mengingatkan semua pihak untuk memenuhi hak-hak anak. Apalagi dengan pandemi Covid-19, hak anak jangan sampai terabaikan. Sebab anak juga rentan terpapar Covid-19.

“Karena itu, perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian kita semua, mulai dari kegiatan anak belajar di rumah, perlindungan anak dari paparan Covid-19,” terangnya.

Dikatakan Charles, anak harus pula dilindungi dari menikah atau perkawinan dini. Bahwa anak memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihannya, termasuk bersuara.

BACA JUGA:  Koramil Balen Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Komsos

“Anak-anak memiliki hak untuk bersuara, karena itu kita (orang dewasa) harus mendengarkan suara mereka,” lanjut Charles.

Menanggapi suara anak, Ida Widayanti dari DP5A Pemkot Surabaya  menyatakan pihaknya melalui programnya telah melakukan kegiatan yang berkaitan penghapusan kekerasan terhadap anak. Ida mengajak semua pihak berkolaborasi untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak.

Semua pihak yang dimaksudkan adalah kolaborasi antara pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan orang tua. “Mari bersama-sama mencegah dan memerangi kekerasan terhadap anak,” katanya. (ST01)

Tags: DP5AForum Anak SurabayaHAN 2021Hari Anak NasionalWahana Visi Indonesia
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In