• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 15 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Wali Kota Eri Cahyadi Resmi Serahkan SK Dewan Kebudayaan Surabaya 2026-2029

by Redaksi
Jumat, 15 Mei 2026
Penyerahan Surat Keputusan Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 bertempat rumah dinas wali ta Surabaya

Penyerahan Surat Keputusan Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 bertempat rumah dinas wali ta Surabaya

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 bertempat Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Permendikbud Nomor 45 Tahun 2018.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri menekankan bahwa terbentuknya Dewan Kebudayaan Surabaya membawa tanggung jawab yang lebih luas, terutama dalam membentuk karakter warga kota.

“Budaya itu luas, kesenian ada di dalamnya. Budaya berkaitan erat dengan karakter. Melalui Dewan Kebudayaan ini, kita ingin menyiapkan karakter anak cucu kita agar memiliki akar budaya yang kuat,” ujar Wali Kota Eri.

Salah satu poin penting yang ditegaskan oleh Wali Kota Eri adalah instruksi kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serata Pariwisata (Disbudporapar) agar tidak lagi menarik biaya sewa komersial bagi para seniman Kota Pahlawan yang menggunakan fasilitas publik untuk unjuk karya. Ia juga menekankan bahwa tempat-tempat ikonik seperti Balai Pemuda, Balai Kota, taman-taman kota, hingga Surabaya Expo Center (SUBEC) terbuka lebar sebagai panggung kreativitas.

“Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan. Balai Budaya (Balai Pemuda) jangan disewakan komersial jika yang tampil adalah teman-teman seniman dan budayawan Surabaya. Cukup jaga kebersihan. Dengan begitu, ekonomi bergerak, pengangguran berkurang, dan kemiskinan bisa kita tekan melalui jalur budaya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Refleksi Perobekan Bendera 2023, Wali Kota Eri Cahyadi Perankan Dua Tokoh Nasional

Salah satu tugas penting yang diberikan Wali Kota Eri Cahyadi kepada Dewan Kebudayaan adalah membuat budaya lokal menjadi menarik di mata generasi muda dengan kolaborasi. Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini, mencontohkan bagaimana seni tradisional seperti Ludruk atau parikan khas Cak Kartolo bisa dikolaborasikan dengan tren masa kini seperti Stand Up Comedy.

“Kalau Stand Up Comedy digabungkan dengan ilmu perludrukan Cak Kartolo, itu akan luar biasa. Bagaimana ini menjadi satu gabungan yang menarik. Tujuannya agar anak muda Surabaya tidak lupa pada identitasnya kesenian kotanya sendiri seperti Remo, Ludruk, dan Srimulat,” tambahnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan bahwa Dewan Kebudayaan nantinya akan berfungsi sebagai mitra strategis atau patner Pemkot Surabaya serupa dengan peran Dewan Pendidikan, dalam memberikan masukan dan ide-ide kreatif untuk memajukan identitas Arek Suroboyo di kancah nasional maupun internasional. “Dengan begitu akan banyak ide-ide yang bisa dikembangkan untuk mengembangkan kebudayaan di Kota Surabaya,” imbuhnya.

Sebagai tugas pertama, Wali Kota Eri meminta Dewan kebudayaan yang diketuai oleh Heti Palestina Yunani  untuk langsung tancap gas. Mulai pekan depan, ia ingin melihat ruang-ruang publik di Surabaya mulai diisi dengan berbagai tampilan seni secara rutin setiap akhir pekan.

BACA JUGA:  Khofifah Instruksikan Kabupaten/Kota Lakukan Relaksasi Kenaikan PBB

“Saya minta minggu depan, setiap Jumat malam, Sabtu malam, dan Minggu malam, Balai Pemuda dan tempat-tempat lainnya sudah ada tampilan budaya. Kita gerakkan ini supaya budaya jalan, seni jalan, dan ekonomi warga juga ikut bergerak,” tandas Wali Kota Eri.

Sementara itu, untuk menjawab arahan Wali Kota Eri Cahyadi terkait pengaktifan ruang publik dan penguatan karakter kota, Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029, Heti Palestina Yunani memaparkan strategi pertama yang akan dilakukan pihaknya adalah melakukan identifikasi menyeluruh terhadap potensi budaya Surabaya. Menurutnya, kesenian adalah salah satu elemen dalam kebudayaan itu sendiri, sementara masih banyak sektor lain yang perlu sentuhan, seperti ritus, adat istiadat, teknologi tradisional dan permainan rakyat.

“Selama ini sektor-sektor seperti ritus atau teknologi tradisional mungkin kurang terpikirkan. Kami akan mengidentifikasi dulu potensinya agar gerak kami dirasakan langsung oleh warga di tingkat kelurahan, bukan hanya oleh kalangan seniman,” ujar Heti Palestina Yunani.

Untuk menjalankan visi Wali Kota Eri, Dewan Kebudayaan akan mengedepankan riset sebelum mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan agar arah kebijakan Wali Kota Surabaya memiliki dasar yang kuat. Misalnya, riset mengenai pengembangan aksara Jawa atau spesifikasi seni Ludruk yang paling relevan untuk dikembangkan saat ini.

BACA JUGA:  Produk Unggulan Kampung Terbaik Didorong Tembus Pasar Internasional

Terkait keterlibatan seniman lintas generasi, Heti akan melakukan pendekatan khusus. Ia ingin para seniman senior tidak lagi sekadar menjadi pelaksana aksi melainkan naik kelas menjadi pemikir dan mentor.

“Sudah waktunya para senior memikirkan regenerasi. Budaya tidak akan lestari jika hanya berhenti di tangan mereka. Kami akan mengajak mereka berkolaborasi dalam workshop, pelatihan, hingga kemungkinan mendirikan sekolah budaya agar transfer pengetahuan tidak terputus,” tambahnya.

Heti menambahkan bahwa kepemimpinannya akan banyak melakukan riset terkait semua aspek kebudayaan. Misalnya, melalui penelitian dapat dipetakan identitas musik dan seni Surabaya agar memiliki ciri khas yang kuat.

“Kami tidak hanya bicara tentang penyelenggaraan event, tapi apa yang ada di balik penampilan tersebut. Apakah Ludruk yang ditampilkan sudah sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akarnya. Inilah kerja-kerja di balik layar yang akan kami lakukan bersama Pemkot Surabaya,” tandasnya.

Dengan strategi ini, Dewan Kebuyaan optimistis dapat menjawab tantangan Wali Kota untuk menghidupkan kembali nyawa kebudayaan Surabaya sekaligus memastikan warisan budaya tersebut dipahami dan dimiliki oleh generasi muda. (ST01)

Tags: Dewan Kebudayaan SurabayaEri CahyadiWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Ketua Umum Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin  saat menghadiri pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026 di Stadion Jenggolo Sidoarjo.

Hadir dalam Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Woodball Berprestasi Dunia

Jumat, 15 Mei 2026

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Besok, Ini Titik Parkir dan Rekayasa Lalu Lintasnya

Jumat, 15 Mei 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK dan SLB negeri swasta wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan, yang dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung.

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Jumat, 15 Mei 2026
Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace (IWPF) 2026 di Lobby Balai Kota Surabaya.

57 Bhikkhu ASEAN Jalan Kaki ke Borobudur

Jumat, 15 Mei 2026

Berita Terkini

Penyerahan Surat Keputusan Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 bertempat rumah dinas wali ta Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Resmi Serahkan SK Dewan Kebudayaan Surabaya 2026-2029

Jumat, 15 Mei 2026
Ketua Umum Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin  saat menghadiri pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026 di Stadion Jenggolo Sidoarjo.

Hadir dalam Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Woodball Berprestasi Dunia

Jumat, 15 Mei 2026

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Besok, Ini Titik Parkir dan Rekayasa Lalu Lintasnya

Jumat, 15 Mei 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK dan SLB negeri swasta wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan, yang dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung.

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Jumat, 15 Mei 2026
Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace (IWPF) 2026 di Lobby Balai Kota Surabaya.

57 Bhikkhu ASEAN Jalan Kaki ke Borobudur

Jumat, 15 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In