• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 20 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Sinergi Pusat-Daerah untuk Wujudkan Asta Cita dan Pemerataan Pembangunan

by Redaksi
Sabtu, 25 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, serta pemerintah pusat dalam mewujudkan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita.

Menurut Gubernur Khofifah, pemerintah daerah memiliki peran yang sangat krusial sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Hal ini sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yaitu _“Dengan Otonomi Kita Mewujudkan Asta Cita”_.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun ini tentu jadi momentum kita untuk memperkuat sinergitas, baik dengan Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pusat, untuk mewujudkan Asta Cita,” tegasnya di Surabaya, Sabtu (25/4).

BACA JUGA:  Puti Sosialisasikan Tentang Empat Pilar Kebangsaan

Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan desentralisasi yang selaras dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Maka, ini komitmen kami di Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang InsyaAllah akan selalu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat desentralisasi yang sejalan dengan semangat NKRI,” lanjut Khofifah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah sendiri diperingati setiap tanggal 25 April, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang efektif dan responsif.

Secara historis, Khofifah menjelaskan bahwa perjalanan otonomi daerah di Indonesia telah berlangsung panjang, dimulai sejak diberlakukannya _Decentralisatie Wet_ pada Tahun 1903.

BACA JUGA:  Penularan PMK Hewan Ternak Sudah Menurun

Setelah kemerdekaan, berbagai regulasi terus disempurnakan untuk memperkuat kewenangan daerah, di antaranya melalui Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1945, UU Nomor 22 Tahun 1948, UU Nomor 1 Tahun 1957, UU Nomor 18 Tahun 1965, UU Nomor 5 Tahun 1974, hingga UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Esensi otonomi daerah telah melalui perjalanan panjang dan terus berkembang. Karena itu, momentum ini harus kita maknai sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” jelas Khofifah.

Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar upacara peringatan pada Senin, 27 April 2026, pukul 08.00 WIB di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA:  Gubernur Jatim Halal Bihalal dengan Forkopimda

Lebih lanjut, Khofifah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta inovasi daerah yang berkelanjutan.

Ia berharap, semangat otonomi daerah dapat terus mendorong pemerataan pembangunan dan keadilan sosial di seluruh wilayah Indonesia.

“Hari Otonomi Daerah ini menjadi refleksi perjalanan panjang kebijakan desentralisasi di Indonesia. Prosesnya terus berkembang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial. Kalau ini benar-benar tercapai, maka pembangunan nasional yang inklusif adalah sebuah keniscayaan,” pungkasnya.(ST01)

Tags: Asta CitaGubernur KhofifahHari Otonomi Daerah
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno

Cak Ji Jadi Plh Wali Kota Saat Eri Cahyadi Haji, DPRD Yakin Sistem Tetap Jalan

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Dorong Kadin Perkuat Investasi dan UMKM

Selasa, 19 Mei 2026
Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani saat di Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo.

Gubernur Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Al Jailani Kunjungi Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Selasa, 19 Mei 2026
Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili SPMB

Selasa, 19 Mei 2026

Berita Terkini

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno

Cak Ji Jadi Plh Wali Kota Saat Eri Cahyadi Haji, DPRD Yakin Sistem Tetap Jalan

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Dorong Kadin Perkuat Investasi dan UMKM

Selasa, 19 Mei 2026
Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani saat di Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo.

Gubernur Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Al Jailani Kunjungi Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Selasa, 19 Mei 2026
Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili SPMB

Selasa, 19 Mei 2026
Kepala (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati pada press conference di Diskominfo Surabaya.

Dispendik Surabaya Pastikan Lulusan SD Tertampung di Semua SMPN dan Swasta

Selasa, 19 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In