SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng kalangan pengusaha untuk memperluas jaringan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah ruas jalan utama kota. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem keamanan terpadu serta menjangkau titik-titik yang selama ini belum terpantau kamera pengawas.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser, mengatakan bahwa gagasan tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi yang telah terjalin antara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan para pengusaha yang memiliki kantor maupun tempat usaha di sepanjang jalan protokol serta ruas jalan utama di Surabaya.
“Pemkot Surabaya mengajak para pelaku usaha untuk turut berperan dalam menjaga keamanan kota melalui dukungan pemasangan CCTV di lingkungan sekitar tempat usaha mereka,” kata Fikser, Rabu (18/3/2026).
Fikser menegaskan bahwa pembangunan dan pengelolaan keamanan kota tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem pengawasan kota.
Menurutnya, jaringan CCTV yang terpasang nantinya akan terintegrasi secara digital sebagai bagian dari sistem keamanan terpadu Kota Surabaya. Pemkot Surabaya juga telah memetakan titik-titik pemasangan kamera yang saat ini sudah ada, sekaligus mengidentifikasi sejumlah blank spot atau area yang belum terjangkau pengawasan.
“Untuk menjangkau titik-titik yang selama ini belum terpantau kamera pengawas, Pemkot Surabaya meminta dukungan para pengusaha agar turut memasang kamera pengawas di area sekitar kantor atau tempat usaha mereka,” terangnya.
Respons kalangan pengusaha, kata Fikser, cukup positif. Sejumlah pemilik usaha langsung menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk membantu memperkuat jaringan pengawasan kota.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan mekanisme berbagi akses pemantauan kamera. CCTV milik pemerintah kota akan digunakan untuk memantau kondisi kota secara umum, sementara perusahaan dapat mengakses kamera yang berada di sekitar area usaha mereka untuk pengawasan lingkungan sekitar.
“Seluruh sistem pemantauan tersebut akan terpusat di Command Center yang berada di Gedung Siola dan dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya,” kata dia.
Tidak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pos terpadu yang dapat memantau kondisi keamanan di berbagai kawasan.
“Dengan integrasi CCTV dari pemerintah dan sektor swasta, Pemkot Surabaya berharap sistem pengawasan kota menjadi lebih luas, cepat, dan efektif dalam mendukung keamanan serta ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (ST01)





