• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Intensifkan Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Bahan Pokok

by Redaksi
Selasa, 10 Februari 2026
Gerakan Pasar Murah di lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya Nomor 19, Kelurahan Asemrowo.

Gerakan Pasar Murah di lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya Nomor 19, Kelurahan Asemrowo.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menekan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Salah satunya digelar di Lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya Nomor 19, Kelurahan Asemrowo, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) ini disambut antusias warga. Sejak pagi hari, masyarakat Asemrowo dan sekitarnya memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula, hingga cabai dengan harga di bawah pasaran.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis Pemkot Surabaya dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan bahan pokok.

“Gerakan Pangan Murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi serta penguatan ketahanan pangan di Kota Surabaya,” ujar Antiek.

Pemilihan Kecamatan Asemrowo sebagai lokasi pelaksanaan dilakukan karena wilayah tersebut sebelumnya belum pernah menjadi lokasi GPM. “Tercatat, penjualan beras mencapai sekitar 200 zak, minyak goreng sebanyak 1.200 liter habis terjual, serta gula sekitar 240 kilogram ludes dibeli warga. Untuk komoditas daging, nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,5 juta,” imbuhnya.

BACA JUGA:  RPH Surabaya Pastikan Pasokan Daging Stabil Sepanjang Ramadan

Dalam GPM tersebut, berbagai komoditas pangan strategis dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasar. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp58.000 per zak, beras Yarice 5 kilogram Rp74.500, dan beras Kembang Desa 5 kilogram Rp73.000. Gula pasir dijual mulai Rp16.500 hingga Rp17.500 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng menjadi salah satu komoditas paling diburu warga. Minyak Moorah kemasan 700 mililiter dijual Rp14.000 per botol, sedangkan Minyakita dijual Rp15.000 per liter. Selain itu, tersedia pula daging ayam ras sekitar satu kilogram per ekor seharga Rp35.500 serta telur ayam ras Rp29.500 per kilogram.

“GPM juga melibatkan Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) yang menyediakan daging sapi segar dan produk olahan daging sapi. Pelaku usaha lokal dari Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) turut menyediakan bawang merah, bawang putih, serta cabai dalam kemasan praktis. Program Padat Karya Pemberdayaan Keluarga Miskin menyediakan telur ayam, sedangkan Kelompok Tani Guyub Sejahtera menghadirkan sayuran segar,” terangnya.

BACA JUGA:  Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya Tutup Usia

Antiek menjelaskan, pada tahun 2026 Pemkot Surabaya berkomitmen memperluas dan mengintensifkan GPM serta Pasar Murah Dinkopumdag sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Dalam satu bulan, program tersebut direncanakan dapat menjangkau seluruh kecamatan dengan frekuensi hingga 18–20 kali pelaksanaan.

Pemkot Surabaya memastikan GPM dan Pasar Murah Dinkopumdag akan terus diperluas dengan melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta sejumlah perangkat daerah, guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh warga.

“Kegiatan hari ini menjadi salah satu langkah awal menghadapi Ramadan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mudah mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin,” jelasnya.

Salah satu warga, Suparma, mengaku datang sejak pukul 08.00 WIB untuk membeli beras dan minyak goreng. Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan di pasar. “Kalau di pasar minyak bisa sampai Rp19.000, di sini cuma Rp15.000. Lumayan banget selisihnya, apalagi menjelang puasa,” kata Suparma.

BACA JUGA:  Pimpinan Beserta Seluruh Anggota DPRD Kota Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Surabaya Ke-732

Hal serupa disampaikan Luluk, warga Asemrowo lainnya, yang memborong minyak goreng, beras, dan gula untuk persiapan Ramadan. “Di pasar minyak bisa Rp20.000, di sini Rp15.000. Saya beli empat kantong sekalian buat stok,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan GPM sangat berdampak positif bagi warga sekitar. Selain meringankan beban pengeluaran rumah tangga, kegiatan ini juga membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan sejak dini menjelang bulan puasa.

“Terima kasih Pak Wali Eri Cahyadi sudah mengadakan kegiatan ini. Sangat membantu kami sebagai warga,” ucapnya.

Warga lainnya, Mona Joda, juga mengaku terbantu dengan adanya GPM. Ia membeli minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih, serta cabai dengan harga lebih murah dibandingkan pasar. “Biasanya bawang di pasar Rp17.000, di sini bahkan bawang putih besar cuma Rp10.000,” katanya.

Mona berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin, minimal satu atau dua kali dalam sebulan, agar masyarakat bisa lebih hemat memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Terima kasih Pak Wali, semoga kegiatan seperti ini bisa rutin setiap bulan karena sangat membantu masyarakat,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Bahan PokokGerakan Pangan MurahPemkot SurabayaRamadan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Y.M. Dr. Siswo Pramono.

Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Untuk Australia di Canberra

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026

Berita Terkini

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Y.M. Dr. Siswo Pramono.

Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Untuk Australia di Canberra

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

WFH ASN Berlaku Tiap Jumat

Rabu, 1 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In