• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Wujudkan ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, Wali Kota Eri Cahyadi Bantu Biaya UKT Mahasiswa PTS Tidak Mampu

by Redaksi
Minggu, 25 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi prihatin mendengar banyak mahasiswa berasal dari keluarga prasejahtera yang masuk di perguruan tinggi swasta (PTS) kesulitan biaya dalam menempuh pendidikannya. Rasa prihatin itu muncul, setelah ia mendengar curahan hati (curhat) dari para rektor PTS di Surabaya yang tergabung dalam Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABP-PTSI) Jawa Timur.

Usai menggelar pertemuan bersama ABP-PTSI, Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, bahwa keluarga prasejahtera yang masuk kategori Desil 1-5 banyak berada di PTS. Wali Kota Eri semakin miris ketika mengetahui cerita dari salah satu rektor PTS, bahwa ada mahasiswanya yang hampir drop out (DO) gara-gara telat bayar uang kuliah tunggal (UKT).

Setelah menggelar pertemuan tersebut, Wali Kota Eri menyatakan, pemkot akan memberi bantuan bagi mahasiswa PTS yang berasal dari keluarga miskin atau Desil 1-5. Tidak hanya itu, Wali Kota Eri mengatakan, dalam waktu dekat pemkot juga akan merevisi ulang Peraturan Wali Kota (Perwali) lama tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa.

“Berarti, yang seharusnya saya sentuh sesuai dengan janji sumpah saya sebagai wali kota adalah mengentaskan kemiskinan dan membantu orang miskin, bukan membantu segelintir orang yang kaya. Maka, saya juga harus membantu yang berada di PTS sehingga anak ini bisa menjadi sarjana dan mengubah nasib keluarganya,” kata Wali Kota Eri, Minggu (25/1/2026).

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Gaungkan Sekolah Ramah Anak

Wali Kota Eri menerangkan, berdasarkan temuan dari para rektor, jumlah mahasiswa yang masuk kategori keluarga miskin di PTS mencapai ratusan. Dirinya mencontohkan, seperti di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA), jumlahnya mencapai sekitar 300 orang mahasiswa.

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri meminta kepada jajaran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya untuk segera melakukan sinkronisasi data, antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan PTS. “Berarti kan banyak. Maka di situlah nanti saya meminta data-data yang dari PTS, mahasiswa-mahasiswanya yang masuk Desil 1-5 tidak mampu, kami cocokkan dengan data kami. Setelah cocok akan diberikan bantuannya,” terangnya.

Wali Kota Eri menyampaikan, setelah sinkronisasi data mahasiswa PTS dari Desil 1-5 selesai dilakukan, Pemkot Surabaya bisa segera memberikan bantuan UKT. Bantuan UKT tidak hanya diberikan kepada mahasiswa PTS yang baru saja, akan tetapi juga diberikan kepada mahasiswa aktif yang tidak mampu.

BACA JUGA:  Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup Layak Dicontoh!

“Jadi tidak hanya yang baru saja, tapi yang masih kuliah kemudian tidak bisa membayar (uang) kuliah dan masuk Desil 1-5, akan kita tutup UKT-nya. Sehingga ini bisa menggerakkan (program) Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana di Surabaya,” tuturnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, bantuan UKT ini diharapkan bisa memberikan semangat bagi mahasiswa PTS aktif yang masuk ke dalam kategori Desil 1-5. Cak Eri tak ingin ada lagi mahasiswa yang hampir di-DO, hanya karena tidak bisa membayar UKT ke depannya.

“Karena mahasiswa yang masuk Desil 1-5 ada yang mengatakan, ‘nggak mood (kuliah), saya pasti di-DO nih, karena nggak bisa bayar UKT’. Insyaallah nanti akan kita kumpulkan, agar punya semangat dan bisa mengubah ekonomi keluarganya,” sebut Cak Eri.

Cak Eri menambahkan, UKT gratis untuk mahasiswa tidak mampu yang masuk ke dalam Desil 1-5 tidak dibatasi kuota. Selain itu, Pemkot Surabaya juga membebaskan calon mahasiswa baru untuk memilih masuk PTS manapun di Kota Surabaya.

“UKT adalah urusan pemerintah dengan perguruan tinggi, yang pasti nanti anak ini mau masuk manapun terserah. Tapi, saya mengajarkan kejujuran, melalui apa yaitu tes, apakah itu SNBT, SNBP, atau tes yang berada di swasta sehingga mereka punya peluang yang sama. Dan pada akhirnya pemerintah itu memang betul-betul hadir untuk orang yang tidak mampu,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Ajak SMP Khadijah Kolaborasi Kembangkan Kreativitas Pelajar

Di samping itu Ketua ABP-PTSI Jawa Timur, Dr. Budi Endarto mengatakan, pemetaan keluarga miskin mulai Desil 1-5 yang dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi bagian dari terobosan berani. Karena, lanjut Budi, selama ini di perguruan tinggi swasta banyak ditemukan mahasiswa yang masuk ke dalam kategori keluarga miskin dari Desil 1-5.

“Ini mungkin akan menjadi suatu gerakan yang revolusioner. Dan ternyata (keluarga miskin) melimpah di PTS,” kata Ketua ABP-PTSI sekaligus Rektor Universitas Wijaya Putra tersebut.

Budi berharap, beasiswa atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemkot bisa sesuai target Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. “Oleh karena itu, harapan kami dari perguruan tinggi swasta bisa memiliki kontribusi dan mengawal bahwa target capaian meningkatkan kualitas (pendidikan) itu juga ada di perguruan tinggi swasta,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiKeluarga MiskinUKTWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Muscab Ke-XXXVI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Wali Kota Eri Dorong Peran Pemuda dalam Pembangunan Surabaya

Minggu, 25 Januari 2026
Audiensi dengan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABP-PTSI) Jawa Timur di rumah dinas wali kota.

Pemkot Surabaya Gandeng ABP-PTSI Jatim, Wujudkan ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’ Lewat Beasiswa

Sabtu, 24 Januari 2026
Foto ilustrasi, pemberian bantuan kepada para pelajar di Surabaya.

Ini Skema Baru ‘Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya

Sabtu, 24 Januari 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi banjir di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Gubernur Khofifah Pastikan Penanganan Banjir di  Situbondo Cepat dan Terpadu

Sabtu, 24 Januari 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wujudkan ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, Wali Kota Eri Cahyadi Bantu Biaya UKT Mahasiswa PTS Tidak Mampu

Minggu, 25 Januari 2026

Di Hari Gizi Nasional, Gubernur Khofifah Komitmen Perkuat Gizi Masyarakat Lewat Jatim Sehat Sebagai Fondasi Peningkatan Kualitas SDM

Minggu, 25 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Muscab Ke-XXXVI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Wali Kota Eri Dorong Peran Pemuda dalam Pembangunan Surabaya

Minggu, 25 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta.

Khofifah Terima Penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta

Sabtu, 24 Januari 2026
Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono saat menghadiri Perayaan Natal Tahun 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026 ASN Kristiani Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung BK3S Jatim.

Hadiri Perayaan Natal ASN, Sekdaprov Jatim Ajak Perkuat Pelayanan Publik dengan Semangat Kasih

Sabtu, 24 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In