• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Inginkan Penyebab Keracunan MBG di Mojokerto Dicari Permasalahannya

by Redaksi
Senin, 12 Januari 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjenguk salah satu korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Mojokerto.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjenguk salah satu korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Mojokerto.

SURABAYATODAY.ID, MOJOKERTO – 261 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto terdampak dugaan keracunan. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan mereka telah dan terus mendapatkan penanganan medis secara optimal.

Hal tersebut disampaikannya usai meninjau Posko Layanan Kesehatan (Yankes) korban keracunan massal di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/1).

“Ini tentu sesuatu yang kita semua memberikan atensi maksimal agar para siswa siswi atau penerima manfaat yang terdampak secara medis bisa mendapatkan penanganan terbaik, yang paling utama semua yang terdampak harus bisa mendapat penanganan medis” kata Wagub Emil Dardak.

Ia menekankan pentingnya penelusuran menyeluruh terhadap seluruh faktor yang berpotensi menjadi penyebab kejadian tersebut, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan wadah makanan, hingga sistem distribusinya. “Kita ingin memperoleh gambaran yang utuh agar ke depan sistem dapat diperbaiki dan diperkuat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Habib Syech serta Ribuan Masyarakat Larut dalam Sholawat dan Do'a Bersama di Penghujung 2025, Sambut Tahun 2026

Emil juga meminta semua pihak melakukan penelusuran termasuk dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar dapat diketahui secara jelas penyebab kejadian ini. Bahkan secara khusus Emil meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk benar-benar ikut mengawal dan mendampingi proses ini.

“Kita harapkan ini bisa membantu mengerucutkan akar permasalahan,” tegasnya.

Emil mengatakan bahwa akar permasalahan kejadian ini harus benar-benar dicari dan didapatkan agar dapat menjadi evaluasi dan perubahan yang lebih baik ke depan.

“Pemerintah provinsi dan Pemkab Mojokerto dalam posisi siap berikan dukungan terbaik kepada BGN untuk upaya penyempurnaan yang kita ikhtiarkan bersama-sama,” terangnya

BACA JUGA:  Begini Pesan Wagub Emil Dardak di Bulan Ramadan

Tak hanya itu, Wagub Emil juga menyampaikan bahwa seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban terdampak akan ditanggung pemerintah. Diketahui para korban banyak yang mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Mojokerto salah satunya RSUD. Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang sebelumnya mendapatkan MBG dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Mojokerto dan mengalami keluhan mual, muntah agar segera melapor ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma’had An Nur Kutorejo Mojokerto agar mendapatkan perawatan dan penanganan terbaik.

“Kami mengimbau seluas-luasnya dan meminta semua yang merasa ada keluhan mual muntah jangan ada yang ditahan, atau diabaikan atau hanya diobati di rumah saja, mohon segera lapor khawatirnya tidak maksimal perawatannya,” ucap dia.

BACA JUGA:  Ibu Ini Bilang, Doanya Dijawab Allah Setelah Anaknya Ikuti Sekolah Kebangsaan

Selain ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Wagub Emil Dardak juga meninjau dan menjenguk para korban yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Sebelumnya ratusan pelajar dan santri dari 7 lembaga di Mojokerto mengeluh mual, muntah, demam, diare yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. Diketahui pada Jumat (9/1) para penerima manfaat MBG yang terdampak secara medis ini mengkonsumsi soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto.

Di kesempatan ini, Wagub Emil Dardak juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen di Kabupaten Mojokerto yang tanggap dan merespon cepat kejadian ini. Termasuk dari pihak pesantren Ma’had An nur dimana 160 santri pesantren ini turut terdampak secara medis. (ST02)

Tags: Keracunan MBGMakan Bergizi GratisWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In