• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Wali Kota Eri Targetkan Sekolah Ramah Lingkungan Merata di Surabaya

by Redaksi
Kamis, 18 Desember 2025
Awarding Penghargaan Lingkungan Hidup Tingkat Kota Surabaya 2025, di Empire Palace.

Awarding Penghargaan Lingkungan Hidup Tingkat Kota Surabaya 2025, di Empire Palace.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Awarding Penghargaan Lingkungan Hidup Tingkat Kota Surabaya 2025, di Empire Palace, Kamis (18/12/2025). Ajang ini menjadi puncak apresiasi bagi sekolah, pesantren, komunitas, perkampungan, hingga anak-anak yang konsisten menggerakkan pelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut meliputi Sekolah Adiwiyata Kota, Asah Terampil PAUD, Pangeran dan Putri Lingkungan, Eco Pesantren, Surabaya Eco School, serta Program Komunitas Ramah Iklim (ProKlim).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kebersihan lingkungan adalah cerminan iman dan karakter seseorang. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan 30 sekolah di Surabaya meraih penghargaan Adiwiyata, terdiri dari 8 Sekolah Adiwiyata Mandiri dan 22 Sekolah Adiwiyata Nasional yang menjadi bukti kuat pentingnya pendidikan lingkungan sejak usia dini.

“Prinsipnya sederhana, kebersihan itu bagian dari iman. Karena itu, kami instruksikan pada 2026 seluruh SD dan SMP di Surabaya wajib mengikuti program Adiwiyata dengan standar yang ditetapkan,” tegas Wali Kota Eri.

Ia menekankan, program Adiwiyata tidak semata-mata mengejar penghargaan, melainkan membentuk karakter anak agar terbiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Raih Penghargaan Tokoh Inovasi Keinsinyuran dalam Pembangunan

“Tujuan utamanya bukan piala, tetapi membangun kebiasaan. Kepedulian itu harus dimulai sejak kecil. Kalau sudah dewasa, tantangannya jauh lebih berat,” ujarnya.

Wali Kota Eri juga mengapresiasi berbagai inovasi anak-anak Surabaya yang bahkan sempat viral di tingkat nasional. Ia mengaku, capaian tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi orang dewasa untuk terus belajar dari kesadaran generasi muda.

“Jujur saja, kita yang dewasa ini seharusnya malu. Anak-anak sudah mampu membawa perubahan dan menjaga lingkungannya,” ungkapnya.

Ke depan, gerakan peduli lingkungan ini akan disinergikan dengan program pemilahan sampah di tingkat RW dan kampung pada 2026. Anak-anak penerima penghargaan Pangeran dan Putri Lingkungan akan dilibatkan sebagai agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

Saat ini, Surabaya telah memiliki sekitar 590 keluarga Zero Waste. Nantinya, Pangeran dan Putri Lingkungan akan diterjunkan ke berbagai kampung sebagai mentor pemilahan sampah guna mendukung target kemandirian pengelolaan sampah berbasis masyarakat pada 2026.

BACA JUGA:  Lahan Terbatas, Eri Cahyadi Sarankan Sistem Pemakaman Tumpang

“DLH sedang menyiapkan regulasi agar anak-anak ini menjadi pemimpin di kampungnya. Jika masih ada orang dewasa yang enggan memilah sampah, anak-anak inilah yang akan mengingatkan. Mereka adalah Duta Kebersihan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, menyampaikan bahwa awarding ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kompetisi lingkungan hidup yang diselenggarakan sepanjang 2025.

“Ini adalah bentuk apresiasi tertinggi bagi seluruh penggerak lingkungan, mulai dari RW, sekolah, pesantren, hingga anak-anak PAUD,” jelas Dedik.

Ia memaparkan, sepanjang 2025 DLH Surabaya telah menyelenggarakan berbagai program strategis, di antaranya Program Komunitas Ramah Iklim (ProKlim), Lomba Sekolah Adiwiyata Kota, Asah Terampil PAUD, Eco Pesantren, Surabaya Eco School, serta pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan.

Dari Program ProKlim, terpilih 11 RW penerima penghargaan. Lomba Asah Terampil PAUD diikuti 50 kelompok, dengan enam kelompok terbaik terpilih. Lomba Sekolah Adiwiyata Kota diikuti 41 sekolah, menghasilkan enam sekolah terbaik jenjang SD dan enam sekolah terbaik jenjang SMP.

BACA JUGA:  APBD Surabaya 2024 Rp 10,9 Triliun, Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan hingga Infrastuktur

Pada kategori Eco Pesantren, sebanyak 27 pondok pesantren berpartisipasi dan lima di antaranya dinobatkan sebagai terbaik. Sementara Surabaya Eco School mencatat partisipasi terbesar dengan 1.706 sekolah, menghasilkan 40 pemenang utama serta berbagai kategori tambahan. Untuk Pangeran dan Putri Lingkungan, terpilih 20 finalis terbaik dan 59 pemenang kategori lainnya.

“Seluruh kompetisi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah dari sumbernya, serta aksi pelestarian lingkungan yang berkelanjutan dengan melibatkan keluarga,” terangnya.

Ia menambahkan, para pemenang tingkat kota akan menjadi delegasi Surabaya untuk berlaga di tingkat provinsi hingga nasional. “Momentum awarding ini pun menjadi simbol tingginya partisipasi masyarakat Surabaya dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiSekolah Ramah LingkunganWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Usai Tuntaskan Misi UNIFIL, Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 Disambut di Mabes TNI

Jumat, 6 Februari 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 24 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya.

Cegah Mahasiswa Drop Out Karena Ekonomi, Rektor di Surabaya Puji Kebijakan Beasiswa Pemkot yang Revolusioner

Kamis, 5 Februari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Pastikan Rumah Radio Bung Tomo Masih Berstatus Cagar Budaya Tipe B

Kamis, 5 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Stadion Gajayana  Kota Malang

Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana, Pastikan Venue Aman dan Nyaman Jadi Pusat Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Kamis, 5 Februari 2026

Berita Terkini

Usai Tuntaskan Misi UNIFIL, Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 Disambut di Mabes TNI

Jumat, 6 Februari 2026
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 24 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya.

Cegah Mahasiswa Drop Out Karena Ekonomi, Rektor di Surabaya Puji Kebijakan Beasiswa Pemkot yang Revolusioner

Kamis, 5 Februari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Pastikan Rumah Radio Bung Tomo Masih Berstatus Cagar Budaya Tipe B

Kamis, 5 Februari 2026
Pembukaan sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham Surabaya,

Gubernur Khofifah Menjadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI Tentang Obligasi Daerah, Paparkan Creative Financing Jadi Inovasi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Kamis, 5 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Stadion Gajayana  Kota Malang

Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana, Pastikan Venue Aman dan Nyaman Jadi Pusat Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Kamis, 5 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In