• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

DWP Surabaya Gelar Pelatihan Teknik Mewiru dan Berbusana Kebaya

by Redaksi
Jumat, 5 Desember 2025
Pelatihan teknik mewiru kain jarit dan tata cara berkebaya oleh Dharma Wanita Persatuan.

Pelatihan teknik mewiru kain jarit dan tata cara berkebaya oleh Dharma Wanita Persatuan.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar pelatihan teknik mewiru kain jarit dan tata cara berkebaya yang sesuai pakem. Pelatihan ini, dihadiri oleh Ketua dan anggota DWP dari jajaran Perangkat Daerah (PD) serta Kecamatan se-Kota Surabaya.

Ketua DWP Kota Surabaya, Dameria Triana Ambuwaru menjelaskan, bahwa pelatihan ini adalah untuk melestarikan budaya dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi para anggota. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis meningkatkan pengetahuan tentang mewiru dan berbusana menggunakan kain jarit.

“Tujuan kita mengadakan ini harapannya supaya ibu-ibu yang memimpin di masing-masing PD dan kecamatan, itu bisa memberikan pengetahuan ini ke anggota lainnya,” kata Dameria saat ditemui di Gedung Wanita Candra Kencana, Jumat (5/12/2025).

BACA JUGA:  KEK JIIPE Gresik dan Singhasari Malang Jadi Pintu Masuk Investor Dalam dan Luar Negeri

Dalam pelatihan ini, para anggota DWP dibimbing secara langsung oleh pakar Himpunan Ratna Busana (HRB), sebuah organisasi yang konsisten berpenampilan menggunakan kebaya dalam aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan ini, akan lebih mengetahui dan memiliki kemampuan mewiru juga sekaligus nilai jual yang dapat memberdayakan ekonomi anggota.

“Kan mewiru ini kan tidak sembarang orang bisa, dia perlu keahlian, dan pengetahuan untuk itu. Nah, dengan mewiru seperti ini, kita bisa memberikan lebih dan itu bisa juga menambah pendapatan dan pemberdayaan ekonomi para ibu-ibu Dharma Wanita ke depannya,” ujar Dameria.

BACA JUGA:  Dinkes dan KORMI Bojonegoro Berkolaborasi, Sosialisasi Bantuan MP-ASI dan Olahraga Masyarakat

Pelatihan mewiru dan tata cara berkebaya yang sesuai pakem ini berlangsung selama dua jam. Selama waktu itu, para anggota dilatih berbagai teknik melipat dan menggunakan kain jarit sesuai pakem dan tampak elegan.

Para peserta diajarkan untuk memahami jenis kain yang dipakai, sebab motif batik memiliki cerita filosofinya masing-masing. Sebagai contoh, motif parang tidak boleh dikenakan di istana negara, karena kain itu merupakan pakaian yang digunakan oleh raja-raja pada zaman dulu. Sementara motif tertentu seperti segitiga, identik dengan orang yang sedang kesusahan.

Bukan itu saja, para peserta turut diajarkan cara membedakan teknik mewiru kain jarit batik Surakarta dan Yogyakarta. Untuk kain jarit khas Surakarta menggunakan tiga kali lipatan yang ditarik keluar. Sedangkan kain jarit khas Yogyakarta memiliki ciri khas garis putih di pinggiran kain yang harus ditonjolkan. Selain itu para anggota juga diberitahu cara membedakan pemakaian kain jarit yang digunakan laki-laki dan perempuan.

BACA JUGA:  DWP Surabaya Diminta Menjaga Kesederhanaan ASN dan Hindari Flexing

Dengan bekal pengetahuan ini, ia berharap, ibu-ibu DWP dapat menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya berkain dan berkebaya di lingkungan masing-masing, serta menularkan jiwa nasionalisme tersebut kepada generasi muda. “Semoga dengan belajar seperti ini, kami ibu-ibu itu bisa terpacu untuk melestarikan budaya kita sendiri ke depannya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Busana KebayaBusana TradisionalDWP SurabayaPelatihan Teknik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In