• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Angka AIDS di Surabaya Turun 10 Persen

by Redaksi
Senin, 1 Desember 2025
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menegaskan keseriusannya dalam mengatasi dan mencegah kasus HIV/AIDS. Strategi utama yang dilakukan pemkot adalah memperluas tempat layanan tes kesehatan, memperkuat Puskesmas, dan bekerja sama erat dengan berbagai kelompok masyarakat peduli AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa Pemkot telah menyediakan 126 tempat tes HIV yang tersebar luas di 63 Puskesmas, 62 rumah sakit, dan 1 klinik utama. Ini adalah upaya untuk memudahkan semua orang mengakses tes kesehatan. Tes ini secara khusus difokuskan pada kelompok yang memiliki risiko penularan tinggi, seperti pekerja seks, pengguna narkoba suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL), waria, serta ibu hamil, calon pengantin, dan pasien penyakit menular seperti TBC atau penyakit kelamin.

“Selain itu, Dinkes membangun kerja sama yang kuat dengan kelompok-kelompok yang peduli HIV, seperti Aliansi Surabaya Peduli AIDS (ASPA) dan kelompok pendamping sebaya. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk memberikan edukasi, tes kesehatan, dan pencegahan langsung di tengah masyarakat,” kata Nanik, Senin (1/12/2025).

BACA JUGA:  Wisata Heritage Surabaya, Peninggalan Masa Lalu Itu Miliki Potensi Menjanjikan di Masa Depan

Nanik menekankan bahwa Puskesmas di Surabaya kini tidak hanya sebagai tempat tes, tetapi menjadi fasilitas utama bagi Orang dengan HIV (ODHIV). Puskesmas melayani mulai dari deteksi awal, perawatan, pengobatan, hingga pemberian obat Antiretroviral (ARV) secara rutin. Layanan tes HIV ini sudah terintegrasi dengan pemeriksaan kesehatan lain, termasuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), tes TBC, serta pemeriksaan wajib untuk Calon Pengantin (Catin) dan Ibu Hamil (Bumil).

Edukasi juga menjangkau kelompok calon pengantin dan ibu hamil agar mereka tahu bahaya penularan HIV dan pentingnya tes serta pengobatan jika diperlukan. Kader kesehatan dan Karang Taruna juga dibekali pengetahuan tentang bahaya HIV dan narkoba.

BACA JUGA:  PBI JK Dinonaktifkan, Dinkes: Jangan Panik, Layanan Kesehatan Gratis Bisa Didapat Sesuai Ketentuan Berlaku

“Upaya pencegahan juga diperkuat melalui program edukasi dan penyuluhan kepada berbagai kalangan. Kami aktif melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah dari tingkat SMP hingga SMA, memberikan informasi penting tentang HIV, bahaya pergaulan bebas, dan kaitannya dengan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Nanik menyebutkan, penanggulangan AIDS di Surabaya didukung oleh kolaborasi lintas sektor yang kuat, termasuk kerja sama Dinkes dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk penyebaran informasi pencegahan. Selain itu, kolaborasi dengan LSM dan komunitas sangat penting untuk pendampingan ODHIV dan penjangkauan kelompok berisiko.

Namun, tantangan besar masih menghadang. Tantangan tersebut meliputi tingginya stigma dan diskriminasi di masyarakat, sulitnya menjangkau kelompok berisiko yang tersembunyi (seperti LSL), tingginya mobilitas penduduk dari luar kota/provinsi yang melakukan tes di Surabaya, dan beberapa ODHIV yang berhenti minum obat karena efek samping atau kurangnya dukungan keluarga.

BACA JUGA:  Ada Pembangunan Box Culvert, Jalan Dupak Diberlakukan Contra Flow

“Tantangan yang paling menonjol adalah Surabaya menjadi pusat rujukan di wilayah Indonesia Timur dan wilayah lain. Akibatnya, banyak kasus HIV yang ditemukan dan tercatat di Surabaya, padahal yang bersangkutan bukan warga Kota Surabaya,” ungkapnya.

Terkait data kasus, Nanik menyampaikan, kasus baru HIV di Surabaya Tahun 2025 hingga Oktober sekitar 52,48% adalah penderita HIV berasal dari warga luar Surabaya. Secara keseluruhan, data perkembangan kasus HIV pada tahun 2025 menunjukkan penurunan sebesar 10,03% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Penurunan ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak dalam upaya pencegahan, serta penguatan layanan tes dan pengobatan. Kami terus berupaya keras untuk menghilangkan stigma dan memastikan setiap warga, termasuk pendatang, mendapatkan akses layanan kesehatan terbaik di Surabaya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: AIDSDinkes SurabayaHari AIDS SeduniaHIV
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In