• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Hasil Audit BBKSDA dan Way Kambas: Gajah Rocky Ditunggangi untuk Ditenangkan

by Redaksi
Kamis, 16 Oktober 2025
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA -!Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengumumkan hasil resmi pemeriksaan terkait polemik dugaan panunggangan Gajah Rocky Bolboa di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Hasil audit yang melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), dan ahli dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menyimpulkan bahwa tindakan pawang (mahout) tersebut bukan eksploitasi, melainkan upaya penenangan satwa.

Ia menjelaskan bahwa pengumuman tidak ditunda, melainkan ditetapkan setelah adanya validasi resmi dari pakar. Hal ini menunjukkan akuntabilitas dan komitmen Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya untuk memastikan informasi disampaikan dengan dasar ilmiah yang kuat.

“Kami telah menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan pada KBS. Selain itu, saya tidak berhak menyampaikan hasil pemeriksaan satwa secara langsung karena saya bukan ahlinya. Kredibilitas informasi harus dijaga, maka kami mengundang BBKSDA dan ahli mahout dari Way Kambas untuk memeriksa langsung,” jelas Wali Kota Eri, Kamis (16/10/2025).

BACA JUGA:  Sambut HUT ke- 77 TNI, Babinsa Kodim Bojonegoro Gelar Karya Bakti

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Way Kambas dan BBKSDA, insiden yang terekam di media sosial terjadi ketika Gajah Rocky dikenalkan pada lingkungan barunya dan menunjukkan reaksi ketidaktenangan.

“Pihak ahli menyampaikan bahwa kejadian di video viral adalah upaya penenangan satwa. Mahout naik ke punggung gajah sambil mengelus untuk menstabilkan satwa, lalu segera turun setelah gajah kembali tenang. Ini bukanlah panunggangan rutin atau pelatihan beban,” imbuhnya.

Wali Kota Eri memaparkan, pemeriksaan  komprehensif oleh tim ahli menghasilkan temuan dan rekomendasi penting. Dalam aspek pelatihan, Way Kambas memberikan panduan bahwa gajah dapat diperkenalkan pada mahout dan lingkungannya sejak usia dini. Pelatihan dasar, yang mencakup 33 jenis gerakan, dapat dapat dimulai pada usia 3-4 bulan.

BACA JUGA:  Buntut Parkir Mobil Rp 35 Ribu, Kinerja Personel Dishub Dievaluasi

“Terkait batas penunggangan, Way Kambas menyebut belum ada regulasi ketat yang melarang total penunggangan berdasarkan usia dan berat. Namun, ada pendapat yang menyatakan aktivitas tertentu dapat dimulai pada usia 1,5 tahun,” paparnya.

Selanjutnya, pada aspek kesehatan dan lingkungan, BBKSDA menyimpulkan Gajah Rocky berada dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda stres atau perubahan perilaku pasca kejadian.

“Manajemen KBS disarankan agar perawatan gajah dilakukan oleh mahout yang konsisten dan tidak berganti-ganti orang, untuk membangun ikatan emosional yang kuat dengan satwa. Kemudian, untuk proses pengenalan lingkungan, disarankan agar dilakukan di tempat tertutup terlebih dahulu guna meminimalisir risiko gajah terkejut (stres) saat berhadapan dengan keramaian terbuka,” terangnya.

BACA JUGA:  Posyandu Prima Dijadikan Percontohan Nasional

Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan yang telah disimpulkan oleh BBKSDA dan Way Kambas, Wali Kota Eri menegaskan kesimpulan akhir bahwa tidak ditemukan adanya eksploitasi satwa, latihan beban, maupun kekerasan.

“Semua tindakan adalah bagian dari penanganan satwa. Tindakan yang dilakukan mahout di KBS dikategorikan sebagai upaya menstabilkan satwa, yang sejalan dengan prinsip Animal Welfare,” pungkasnya. (ST01)

Tags: AuditBBKSDAGajah RockyKebun Binatang SurabayaWay Kambas:
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konten Negatif Jadi Ancaman, Wali Kota Eri Cahyadi Dukung Pembatasan Medsos Anak

Rabu, 11 Maret 2026

Jelang Lebaran, Pemkot Surabaya Gelar GPM dan Pasar Murah Serentak di 31 Kecamatan

Rabu, 11 Maret 2026

Wagub Emil Dorong Penerima Manfaat PKH Jadi Anggota KDMP, Optimis Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Mobil Dinas Pemkot Surabaya Dipakai Mudik

Selasa, 10 Maret 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konten Negatif Jadi Ancaman, Wali Kota Eri Cahyadi Dukung Pembatasan Medsos Anak

Rabu, 11 Maret 2026

Jelang Lebaran, Pemkot Surabaya Gelar GPM dan Pasar Murah Serentak di 31 Kecamatan

Rabu, 11 Maret 2026

Wagub Emil Dorong Penerima Manfaat PKH Jadi Anggota KDMP, Optimis Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Mobil Dinas Pemkot Surabaya Dipakai Mudik

Selasa, 10 Maret 2026
Kepala BPKAD Surabaya, Wiwiek Widayati

Pemkot Surabaya Luncurkan SASETBOYO, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor ke Aset Daerah

Selasa, 10 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In