• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D Dorong Dispendik Surabaya Fasilitasi Seragam Baju Adat untuk Program Kamis Mlipis

by Redaksi
Jumat, 8 Agustus 2025
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Abdul Malik

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Abdul Malik

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus menguatkan komitmen untuk melestarikan budaya lokal, khususnya Bahasa Jawa krama inggil, di lingkungan sekolah. Program ini mendapat dukungan dari Komisi D DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D, Abdul Malik

Salah satu terobosan yang diluncurkan adalah program ‘Kamis Mlipis’.Di hari tersebut para siswa dan guru di Surabaya diwajibkan menggunakan Bahasa Jawa dalam aktivitas belajar-mengajar.

Abdul Malik menilai langkah Dispendik sejalan dengan Permendikbud nomor 50 Tahun 2022 tentang pakaian seragam sekolah bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah. “Supaya program ini semakin selaras dengan semangat pelestarian budaya, kami mendorong adanya fasilitas seragam baju adat khas daerah Surabaya yang digunakan setiap Kamis,” kata Abdul Malik.

BACA JUGA:  Turunkan Sampah 5 Ton Per Hari Berkat Lomba Kampung Surabaya Hebat

Ia mengungkapkan, usulan penggunaan baju adat tersebut telah disampaikan langsung kepada Dispendik Surabaya untuk dipelajari dan dianalisis. “Kalau anggarannya memungkinkan, Komisi D berharap ini bisa segera direalisasikan,” jelasnya.

Abdul Malik juga memberikan saran agar pengadaan baju adat melibatkan pelaku UMKM lokal, khususnya para penjahit di Surabaya. Berdasarkan data yang ia miliki, terdapat sekitar 75 pelaku UMKM di berbagai sektor dan 304 UMKM penjahit di kota ini.

“Perlu dilihat, bagaimana perkembangan terakhir mereka, apakah penghasilannya sudah memadai. Kalau dilibatkan dalam penyediaan seragam baju adat, ini bisa sekaligus menjadi stimulus ekonomi bagi mereka,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pengembalian Barang yang Hilang lewat MyITS Lost & Found

Politisi ini menekankan bahwa sinergi antara program pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal akan memberi manfaat ganda: menjaga tradisi sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga.

Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa materi krama inggil akan diintegrasikan langsung ke dalam Modul Ajar Bahasa Jawa yang digunakan di sekolah. Ia optimistis program ini akan efektif dalam menghidupkan kembali penggunaan Bahasa Jawa di kalangan pelajar.

“Kami percaya, lewat inisiatif ‘Kamis Mlipis’ dan dukungan semua pihak, revitalisasi Bahasa Jawa di Surabaya bisa berjalan sukses,” tegas Yusuf. (ADV-ST01)

BACA JUGA:  Komisi C Inginkan Proyek Strategis Nasional di Surabaya Timur Ditinjau Ulang
Tags: Baju AdatDispendik SurabayaDPRD SurabayaKamis Mlipis'Komisi D
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis, Transparan, dan Sesuai Syariat

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026

Berita Terkini

Banyak wali murid berkonsultasi di posko SPMB terkait penerimaan siswa baru. Berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026

Lebih Adil dan Transparan, SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

Selasa, 26 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa saat di sentra peternak sapi hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Tinjau Sentra Ternak Sapi di Bojonegoro

Selasa, 26 Mei 2026

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis, Transparan, dan Sesuai Syariat

Selasa, 26 Mei 2026

Masa Uji Coba SPMB Surabaya, Ribuan Orang Tua Murid Manfaatkan Posko Dispendik

Selasa, 26 Mei 2026

Jangan Panic Buying, Stok Pangan Surabaya Aman Selama Rangkaian Libur Panjang Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In