• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wali Kota Eri Beber Arah Pembangunan Surabaya ke Depan

by Redaksi
Kamis, 10 Juli 2025
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menegaskan komitmennya untuk menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Untuk itu, seluruh anggaran yang dikelola pemkot diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi warga.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menekankan pentingnya pengelolaan anggaran daerah yang berorientasi pada pencapaian cita-cita nasional. Ia menyatakan bahwa seluruh kebijakan fiskal di tingkat kota harus fokus pada upaya meningkatkan indikator kesejahteraan masyarakat.

“Semua anggaran Pemerintah Kota Surabaya harus sesuai dengan tujuan negara,” kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya, Kamis (10/7/2025).

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa terdapat tujuh indikator utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan di Surabaya. Indikator tersebut meliputi penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, penurunan angka kematian ibu dan anak, penurunan stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perbaikan gini ratio, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat pertama kali menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, kondisi sosial ekonomi kota masih sangat terdampak oleh pandemi COVID-19. Saat itu, angka stunting di Surabaya mencapai 28,5%, tingkat kemiskinan berada di angka 5,9%, dan pengangguran terbuka sebesar 9,7%.

BACA JUGA:  Antisipasi Demam Berdarah, Wali Kota Surabaya Ajak Gencarkan PSN

“Oleh karena itu, prioritas utama saya saat itu bukan pembangunan infrastruktur, tetapi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” jelasnya.

Kebijakan yang fokus pada penguatan SDM tersebut dinilai berhasil menurunkan berbagai indikator negatif. Saat ini, angka stunting berhasil ditekan hingga tinggal 1,6%. Sementara tingkat pengangguran terbuka juga menurun drastis dari 9% menjadi sekitar 4%.

“Bahkan angka kemiskinan turun menjadi 3,9%, yang bahkan lebih rendah dari periode sebelum pandemi,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini.

Meski fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, Wali Kota Eri memastikan bahwa pemkot juga tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur dasar seperti penanganan banjir dan perbaikan jalan. Ia pun menargetkan jumlah titik banjir yang awalnya mencapai 600 lokasi dapat ditekan menjadi hanya 180 titik.

“Sehingga anggaran kita dari sekian titik, maka banjirnya berkurang menjadi berapa titik. Itulah yang menjadi kontrak kinerja dari Sekda dan jajaran Pemerintah Kota Surabaya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pangkoarmada II Terima Satya Lancana Wirakarya dari Presiden Prabowo Subianto

Terkait perbaikan jalan rusak di Surabaya, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa sebagian besar kerusakan terjadi pada jalan-jalan yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat atau provinsi. Sebelumnya, Pemkot Surabaya tidak diperkenankan untuk melakukan perbaikan karena status jalan bukan milik daerah.

Namun setelah proses pengajuan surat resmi, pemerintah pusat akhirnya memberikan izin kepada Pemkot Surabaya untuk memperbaiki jalan-jalan tersebut, meskipun status asetnya masih berada di bawah pengelolaan pusat.

Untuk mengatasi kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan barat, Pemkot Surabaya juga merancang pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB). Proyek strategis ini ditargetkan dapat terkoneksi langsung hingga ke akses Pelindo di Simpang Teluk Lamong.

Melihat skala proyek yang besar, Wali Kota Eri membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk turut serta dalam pembangunan JLLB. “Maka kami membuka selebar-lebarnya, siapapun itu untuk menjadi bagian pembangunan Surabaya,” ajaknya.

BACA JUGA:  Khofifah Salurkan Program Perlindungan Sosial Bagi Warga Terdampak Inflasi dan Kenaikan BBM di Jember

Di sektor hunian, Wali Kota Eri juga menyoroti permasalahan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Menurutnya, Rusunawa semestinya ditujukan untuk warga miskin sebagai hunian sementara, bukan tempat tinggal permanen. “Rumah susun ini sejatinya adalah rumah untuk orang miskin. Maka yang harusnya masuk ke rumah-rumah ini adalah orang miskin,” tegas dia.

Sebagai langkah strategis lain, Wali Kota Eri juga berkomitmen mendorong penggunaan transportasi massal demi mengurangi kemacetan dan memperluas konektivitas antar wilayah.

Pihaknya pun menyambut baik rencana pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang akan menghubungkan Sidoarjo, Surabaya, Gresik, dan Lamongan. Proyek ini ditargetkan mulai berjalan pada 2027.

“Tentunya kami juga mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum dan pemerintah kota akan menyiapkan feeder untuk memudahkan konektivitas,” tuturnya.

Karena itu, Wali Kota Eri berharap masyarakat tetap aktif memberikan masukan dan turut mengawal pelaksanaan program-program strategis Pemkot Surabaya. “Ini demi mencapai tujuan utama menciptakan kesejahteraan bagi seluruh warga,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In