• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pemkot Surabaya Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah

by Redaksi
Senin, 7 Juli 2025
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina.

SURABAYATAODAY.ID, SURABAYA –Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) segera meluncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak sekolah pada ajaran baru atau akhir Juli 2025. Menjelang peluncuran tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah intensif melakukan sosialisasi secara menyeluruh.

Program PKG ini sejalan dengan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045″ dan mendukung 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat dari Presiden Terpilih 2024-2029.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan. PKG pada anak sekolah ini akan menyasar anak-anak usia 7-17 tahun.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah mengidentifikasi faktor risiko, mendeteksi kondisi pra-penyakit, dan mendeteksi penyakit lebih awal pada anak usia sekolah. “Dengan deteksi dini, kami berharap dapat diberikan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi, kecacatan, dan kematian,” ujar Nanik, Senin (7/7/2025).

BACA JUGA:  Command Center Dibutuhkan Masyarakat untuk Bantuan Mendesak

Nanik mengatakan bahwa sasaran PKG Sekolah mencakup seluruh peserta didik dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, serta pesantren dan sederajat. Selain itu, anak usia di bawah 7 tahun dan di atas 17 tahun, serta anak usia 7-17 tahun yang tidak mengakses pendidikan, juga dapat menjadi sasaran.“Pelaksanaan PKG akan dilakukan setahun sekali di satuan pendidikan selama rentang waktu Juli hingga Desember (semester ganjil). Jika tidak memungkinkan, dapat dilanjutkan pada Januari hingga Juni (semester genap),” terang Nanik.

Bagi anak yang tidak mengakses pendidikan, pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas. Nanik menegaskan bahwa program ini terbuka untuk semua siswa tanpa terkecuali, dan tidak ada batasan kuota pendaftaran peserta setiap harinya. “Untuk Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bervariasi sesuai jenjang sekolah dan meliputi berbagai aspek penting,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pemkab-DPRD Bojonegoro Sepakat Bentuk Pansus Raperda Penanaman Modal

Aspek penting itu, antara lain bagi anak SD usia 7-12 tahun pemeriksaan meliputi status gizi, merokok bagi kelas 4-6, tingkat aktivitas fisik untuk kelas 4-6, tekanan darah, gula darah, tuberkulosis, telinga, mata, gigi, jiwa, hati (Hepatitis B), kesehatan reproduksi untuk kelas 4-6, dan riwayat imunisasi bagi anak kelas 1.

“Sementara untuk siswa SMP usia 13- 15 tahun pemeriksaan yang dilakukan adalah status gizi, merokok, tingkat aktivitas fisik, tekanan darah, gula darah, tuberkulosis, talasemia untuk kelas 7, anemia, telinga, mata, gigi, jiwa, hati (Hepatitis B dan C), kesehatan reproduksi, dan riwayat imunisasi HPV bagi siswi kelas 9,” jelasnya.

Kemudian, untuk siswa SMA usia 16-17 tahun akan dilakukan pemeriksaan terkait status gizi, merokok, tingkat aktivitas fisik, tekanan darah, gula darah, tuberkulosis, anemia remaja putri (kelas 10), telinga, mata, gigi, jiwa, hati (Hepatitis B dan C), dan kesehatan reproduksi.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Berikan Insentif untuk Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo

Nanik menambahkan, proses pelaksanaan PKG di sekolah melibatkan koordinasi antara tenaga puskesmas dan pihak sekolah tujuh hari sebelum pemeriksaan. Sekolah akan memberikan informasi PKG dan tautan kuesioner yang perlu diisi oleh orang tua/wali atau peserta didik.

“Dua hari sebelum pemeriksaan, tenaga puskesmas akan memastikan kuesioner terisi dan mempersiapkan alat kesehatan. Pada hari pemeriksaan, guru UKS/pengasuh kesehatan dan guru PJOK/pengasuh kebugaran juga akan membantu dalam pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan kebugaran,” terang Nanik.

Dengan adanya program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi masalah kesehatan pada anak sekolah sedini mungkin.“Tentunya pemeriksaan ini dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal generasi muda dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Anak SekolahPemeriksaan Kesehatan GratisPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto ilustrasi

Dorong SMK Jatim Cetak Lulusan Siap Industri, Perbanyak Sertifikasi dan Praktik Industri

Senin, 11 Mei 2026
Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Gedung Negara Grahadi

Gubernur Khofifah Terima Kepala BRIN di Grahadi, Bangun Kolaborasi Perkuat Riset dan Hilirisasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di sela meresmikan wisata edukasi pemadam cilik (Wisdamcil) Rumah Om Firman (Fireman) di kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Wisdamcil ‘Rumah Om Firman’ untuk Anak PAUD hingga SD

Senin, 11 Mei 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di sela meresmikan PAUD negeri yang berpusat di TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal.

Pemkot Surabaya Resmikan Tiga PAUD Negeri Sekaligus

Senin, 11 Mei 2026

Berita Terkini

Foto ilustrasi

Dorong SMK Jatim Cetak Lulusan Siap Industri, Perbanyak Sertifikasi dan Praktik Industri

Senin, 11 Mei 2026
Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Gedung Negara Grahadi

Gubernur Khofifah Terima Kepala BRIN di Grahadi, Bangun Kolaborasi Perkuat Riset dan Hilirisasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di sela meresmikan wisata edukasi pemadam cilik (Wisdamcil) Rumah Om Firman (Fireman) di kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Wisdamcil ‘Rumah Om Firman’ untuk Anak PAUD hingga SD

Senin, 11 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Minta Pengelola dan Pedagang Pasar Tanjungsari Patuhi Jam Operasional

Senin, 11 Mei 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di sela meresmikan PAUD negeri yang berpusat di TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal.

Pemkot Surabaya Resmikan Tiga PAUD Negeri Sekaligus

Senin, 11 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In