• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

ITS Dukung Pemberdayaan Perempuan dalam Sains untuk Kebijakan di Indonesia

by Redaksi
Selasa, 27 Mei 2025
Diskusi Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia National Chapter.

Diskusi Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia National Chapter.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan bangsa melalui pemberdayaan perempuan dalam bidang sains sebagai dasar untuk menghasilkan sebuah kebijakan. Kali ini, bersama Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia National Chapter, ITS mengajak para pakar untuk berdiskusi dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI Prof Stella Christie PhD, Selasa (27/5).

Melalui lokakarya bertajuk Empowering Indonesian Women in Science for Policy yang bertempat di Aula Galeri Riset dan Inovasi Teknologi (GRIT) ITS di Gedung Research Center ITS, Stella menekankan keterkaitan sains dan kebijakan yang begitu penting. Hal ini merujuk pada proses pembuatan dan pengambilan kebijakan atau keputusan yang harus mempertimbangkan nilai-nilai sains.

“Kebijakan yang diambil harus dibangun melalui himpunan data nyata dan pengukuran secara kuantitatif,” tekannya.

Stella menjelaskan bahwa sains dalam pembentukan kebijakan bukanlah sebuah alat, melainkan suatu metode sistematis untuk membandingkan data secara empirik. Karena berdasarkan pengalaman yang direkam dalam setiap data sains dapat membantu proses pembuatan kebijakan menjadi lebih cepat.

BACA JUGA:  Tanggap Bencana Semeru, ITS Pasang Early Warning System di Curah Kobokan

“Selain itu, pastinya sains dapat membantu hadirnya kebijakan yang baik dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutur perempuan asal Medan tersebut.

Tentunya, lanjut Stella, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia (Kemdiktisaintek) sangat mendukung hadirnya kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai sains. Stella membeberkan salah satu upaya yang tengah dilakukan Kemdiktisaintek untuk mewujudkan komitmen tersebut adalah pengembangan portal data ilmuwan Indonesia.

“Melalui himpunan data ini, para pemangku kebijakan dari pemerintah hingga industri dapat lebih dekat dengan para ahli di bidang yang diperlukan,” ujarnya.

Menyambung pemaparan Stella, Presiden OWSD Indonesia National Chapter Sri Fatmawati SSi MSc PhD turut menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan juga didukung oleh kebijakan yang ada. Perempuan yang akrab disapa Fatma itu yakin bahwa peran perempuan sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika hubungan antara sains dan kebijakan di Indonesia.

Dosen Departemen Kimia ITS tersebut juga meyakini bahwa pengalaman hidup dan sosial budaya yang dibawa perempuan Indonesia mampu memperkaya pemahaman pemecahan permasalahan di masyarakat. Baik permasalahan struktural maupun kultural yang ada dalam ekosistem sains dan kebijakan di Indonesia.

BACA JUGA:  Nogogeni Juarai Mobil Hemat di KMHE 2022

“Harapannya, perempuan dapat membawa perubahan pada sains dan kebijakan di Indonesia lebih baik lagi ke depannya,” tutur salah satu perempuan peneliti terbaik di Indonesia ini.

Fatma juga menegaskan bahwa perlu adanya dukungan nyata untuk perempuan Indonesia seperti kesempatan riset dan pengembangan diri. Tercapainya hal ini akan menciptakan perempuan yang mampu menjembatani sains dengan kemanusiaan, inovasi, dan nilai-nilai sosial. Sehingga ilmu pengetahuan yang mampu menopang proses pengambilan keputusan dapat dihasilkan.

Mendukung pemberdayaan perempuan dalam sains untuk kebijakan di Indonesia, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD menyambut hangat gelaran ini. Nurul menekankan, kegiatan ini sejalan dengan komitmen ITS sebagai institusi tinggi berbasis teknologi yang mendukung inklusivitas dalam sains.

“Organisasi seperti OWSD penting dalam mendorong partisipasi ilmuwan perempuan pada ilmu pengetahuan,” tekannya.

BACA JUGA:  ITS Institusi Terbaik Pendukung Pembelajaran Daring di SPADA Award 2021

Lokakarya ini juga menghadirkan tiga ahli sebagai pemateri. Antara lain adalah Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof Dr Eng Yudi Darma MSi yang memberikan materi terkait pendekatan kolaboratif untuk kebijakan sains inklusif.

Selain itu, Visiting Senior Fellow ISEAS-Yusof Ishak Institute Dr Yanuar Nugroho yang menyampaikan materi sains untuk kebijakan dan komunikasi sains yang efektif. Serta anggota Parlemen Eropa Dr Markus Prutsch dengan materi tentang pengalaman Eropa dalam mekanisme konsultasi sains Uni Eropa dan keterlibatan perempuan.

Melalui kegiatan ini, ITS dan OWSD Indonesia National Chapter berhasil menghadirkan ruang diskusi terbuka antara pengetahuan akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Di sisi lain, diharapkan peran perempuan dalam sains dapat menghadirkan kebijakan yang cermat, adil, inklusif, berbasis data, dan bermanfaat bagi bangsa. Selain itu, gelaran ini juga mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-5 tentang Kesetaraan Gender. (ST05)

Tags: ITSPemberdayaan Perempuan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In