• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Tutup Pesantren Ramadan Balita, Pentingnya Kesholihan Sosial dan Menjaga Tiga Ukhuwah

by Redaksi
Minggu, 23 Maret 2025
Pesantren Ramadan Balita & buka puasa bersama PP Muslimat NU dilaksanakan kantor PP Muslimat NU, Jalan Pengadegan Timur Raya, Pancoran Jakarta Selatan.

Pesantren Ramadan Balita & buka puasa bersama PP Muslimat NU dilaksanakan kantor PP Muslimat NU, Jalan Pengadegan Timur Raya, Pancoran Jakarta Selatan.

SURABAYATODAY.ID, JAKARTA – Peringatan Nuzulul Quran, Baksos dan amaliyah Ramadhan, serta penutupan Pesantren Ramadan Balita & Buka Puasa Bersama PP Muslimat NU dilaksanakan kantor PP Muslimat NU, Jalan Pengadegan Timur Raya, Pancoran Jakarta Selatan, Sabtu (22/3). Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah menyampaikan pentingnya kesholihan sosial serta menjaga tiga ukhuwah. Yaitu ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathanyiah. “Pada bulan Ramadan seperti ini mengingatkan kita semua untuk meningkatkan kesholihan sosial serta pentingnya menjaga tiga ukhuwah. Yaitu ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniyah,” ujarnyanya.

Ukhuwah islamiyah ditunjukkan dengan bersama-sama berupaya menjaga kerukunan diantara umat Islam. Yang tarawihnya delapan rakaat maupun dua puluh rakaat sama sama saling menghormati.

BACA JUGA:  Sematkan Anugerah Satyalancana Karya Satya, Begini Pesan Gubernur Khofifah

Sementara ukhuwah insaniyah dibuktikan dengan memberikan baksos pada amaliyah Ramadan tanpa memandang agama, ras, golongan atau bahkan madzhab yang dianut. Itupun sudah kita lakukan saat ini selama puluhan tahun.

“Kita ini tidak melihat apa latar belakangnya yang kita lihat sisi kemanusiaan yang menggerakkan kita semua,” tuturnya.

Namun di sisi lain Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini menyampaikan saat ini semua pihak diharapkan untuk dapat memberseiringkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathanyiah.

Sedangkan ukhuwah wathaniyah diupayakan dengan menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. Caranya dengan saling menghargai, menghormati, tidak mudah diprovokasi dan bagi warga Muslimat NU antara lain senantiasa memberseiringi dengan upaya secara spiritual dengan memperbanyak baca shalawat nabi.

“Mari kita syukuri Allah memberikan kenikmatan yang luar biasa untuk kita yang tinggal di Indonesia, shalawat jangan pernah putus” tegasnya.

BACA JUGA:  Satpol PP Surabaya Patroli Gelar Pengawasan RHU di Malam Natal

Sedangkan terkait Pesantren Ramadan Balita, program ini telah dilaksanakan tahun ketiga selama dua minggu pada Bulan Ramadan 1446 Hijriyah ini. Pada kesempatan ini pun para santri Pesantren Ramadan Balita melatih kemampuan membaca shalawat, membaca hadist dan menyampaikan lagu bertema islami.

Yang turut menjadi peserta pesantren Ramadhan balita ini di antara juga adalah cucu Gubernur Khofifah, Aisyah Nabila atau yang biasa dikenal dengan Aila.
Pesantren Ramadan Balita sendiri merupakan bagian dari implementasi Gerakan Ramadan Ramah Anak yang telah dilaunching pada 5 Maret 2025 oleh Kementerian PPPA berkolaborasi bersama 6 kementerian dan lembaga.

Di antaranya Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kantor Staf Presiden.

BACA JUGA:  Pajak Kendaraan Bermotor Didiskon, tapi Mampu Hasilkan Kontribusi Rp 1,45 Triliun

Di sisi lain, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang juga Ketua PP Muslimat NU Arifah Choiri Fauzi mengungkapkan bahwa program Pesantren Ramadan Balita ini awalnya diinisiasi oleh Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.
“Ini adalah ide dari Ibu Khofifah Indar Parawansa dan program ini saat ini telah berjalan di tahun ketiga,” ungkapnya.

Ia menyebut gagasan Khofifah ini kemudian direalisasikan oleh Muslimat melalui kerjasama dengan Kementerian PPPA. Berkat banyak program positif didalamnya akhirnya berbuah mendapatkan sambutan baik dari sejumlah kementerian di kabinet merah putih.
“Ini adalah tanaman yang luar biasa karena kita akan mendidik generasi generasi muda generasi generasi kita untuk menjadi generasi emas di 2045,” tutupnya. (ST02)

Tags: Khofifah Indar ParawansaPesantren RamadanPondok Ramadan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In