• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mojotirto Festival Jadi Momentum Refleksi Bersama untuk Jaga Kelestarian Air

by Redaksi
Minggu, 23 Maret 2025
Acara Mojotirto Festival Tahun 2025 di Taman Bahari Mojopahit, Mojokerto.

Acara Mojotirto Festival Tahun 2025 di Taman Bahari Mojopahit, Mojokerto.

SURABAYATODAY.ID, MOJOKERTO – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri Mojotirto Festival Tahun 2025 di Taman Bahari Mojopahit, Mojokerto, Sabtu (22/3). Acara kemudian dilanjutkan upacara Umbul Dungo Larung Tirto Amerto Tujuh Sumber Mata Air di Sungai Ngotok, Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Turut hadir dalam festival ini Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim Evy Afianasari, beserta jajaran Forkopimda.

Secara khusus, Adhy mengapresiasi hadirnya Mojotirto sebagai salah satu event tahunan festival budaya di Kota Mojokerto. Festival ini tidak hanya pertunjukan budaya dan tradisi ritual, sejarah namun sekaligus hiburan rakyat yang harus dirayakan bersama.

“Ini bukan sekadar perayaan budaya. Mojotirto Festival ini beda dan unik karena memadukan unsur lingkungan, budaya lokal dan hiburan rakyat,” kata Adhy.

BACA JUGA:  23 PPIH Embarkasi Surabaya Dilantik

“Festival rakyat seperti ini yang membuat Kota Mojokerto makin hidup. Tentunya tetap berpegangan pada kebudayaan lokal,” sambungnya.

Mojotirto Festival ini, lanjut Adhy, juga dijadikan sebagai momentum penghormatan terhadap Hari Air Sedunia. Oleh karena itu, Adhy juga melakukan upacara umbul dungo larung tirto amerto di kawasan Sungai Ngotok bersama wali kota, wakil wali kota dan jajaran kepala perangkat daerah yang hadir.

Tujuh sumber tersebut berasal dari Jolotundo, Sumur Upas Candi Keraton, Situs Siti Inggil, Sumur Sakti Gajahmada, Situs Tribuana Tungga Dewi dan air Sumur Towo Kubur Panjang.

Upacara Umbul Dungo Larung Tirto Amerto Tujuh Sumber Mata Air di Sungai Ngotok, Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

“Tadi saya juga berkesempatan melakukan upacara umbul dungo larung tirto amerto dari tujuh sumber mata air yang masing-masing mewakili kekayaan alam dan kearifan lokal yang sudah dijaga turun temurun,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Jatim Ikut Evakuasi ODGJ yang Dipasung di Nganjuk

“Secara simbolis, ini adalah momentum refleksi sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian air dan sumber daya air sebagai sumber kehidupan,” jelasnya.

Adhy menyebut, hadirnya Mojotirto Festival sebagai event festival tahunan menjadi bukti nyata bahwa Mojokerto terus berkembang dan memberikan kontribusi besar terhadap industri pariwisata Jawa Timur.

“Mari kita saling berkomitmen untuk terus mendukung Mojotirto Festival agar bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta mempromosikan Jawa Timur sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya leluhur dan keindahan alam,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, Mojotirto Festival adalah melestarikan warisan leluhur budaya Majapahit diisi dengan kegiatan umbul dungo larung tirto amerto.

BACA JUGA:  Kepala Daerah se-Jawa Timur Diajak Jaga Iklim Investasi Inklusif, Berkelanjutan, Aman dan Bebas Premanisme

“Umbul dungo larung tirto amerto tujuh sumber mata air dilaksanakan di Sungai Ngotok untuk mensyukuri nikmat keberlimpahan sumber daya air di Kota Mojokerto. Memohon agar air menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat bukan menjadi musibah,” kata Ika.

“Umbol dungo yakni perayaan untuk berterima kasih atas keberlimpahan air dilaksanakan setiap tanggal 22 Maret tiap tahunnya, dikemas dalam seni budaya yang sarat makna,” pungkasnya.

Ika berharap, event ini berdampak sebagai salah satu event pariwisata yang bisa mengundang masyarakat dari luar daerah untuk datang melihat warisan leluhur di Kota Mojokerto.

Sebagai informasi, dalam festival ini juga dilakukan do’a bersama lintas agama bersama tamu dan masyarakat untuk memohon keberkahan dan keberlimpahan bagi Kota Mojokerto dan Jawa Timur. (ST02)

Tags: Adhy KaryonoKelestarian AirMojotirto Festival
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In