• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Enam Motif Batik Surabaya Diluncurkan di Kota Lama

by Redaksi
Minggu, 22 September 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot) Surabaya berama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Surabaya, berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) menggelar Pesona Batik Surabaya 2024, di Plaza Internatio Kota Lama, Sabtu (21/9).

Kegiatan peluncuran edisi kedua Batik Surabaya, merupakan upaya pemkot bersama Dekranasda dalam mempromosikan potensi ekonomi kreatif. Karenanya, perlu adanya upaya memperkenalkan 6  desain motif baru Batik Surabaya, yakni Batik Skena Surabaya, Pesona Mangrove Wonorejo, Banyu Semarak, Tjap Toendjoengan, Gereget Rel Pasar Turi, dan Suroboyoan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapreasi Ketua Dekranasda Rini Indriyani yang telah membangun dan memperluas Batik Surabaya. Hal ini menjadi komitmen dalam mendukung industri dan ekonomi kreatif di Kota Pahlawan. Bahkan, para desainer dan pembatik memberikan sentuhan luar biasa sehingga Batik Surabaya sangat serasi ketika dipadukan unsur tradisional dengan modernitas.

BACA JUGA:  Lima Kepala Daerah dan Lima Lembaga BKPSDM Lolos Finalis ASN Achievement Award Tahun 2022

“Kita patut berbangga karena Surabaya memiliki 6 batik yang bisa dibawa lagi oleh para desainer ke luar kota dan bahkan ke luar negeri. Dekranasda luar biasa karena menguatkan ciri khas Surabaya” katanya.

Menurut Eri, Pesona Batik Surabaya 2024 membuktikan bahwa Kota Pahlawan memiliki ciri khas dan  bisa menggerakkan UMKM. Saat ini, di sektor fashion Surabaya, tercatat lebih dari 5000 UMKM bergerak di bidang fashion.

“Melalui industri fashion, kita mempopulerkan Batik Surabaya. Saya berharap jajaran Pemkot Surabaya menggerakan UMKM Surabaya, ada hari mengenakan Batik Surabaya. Karena siapa lagi kalau bukan kita yang memamerkan dan memasarkan,” terangnya..

Di sisi lain, Wali Kota Eri membeberkan upaya mengentaskan kemiskinan melalui UMKM. Hal ini juga disampaikan Wali Kota Eri saat diundang dalam forum strategis Universitas Indonesia. Surabaya pun dinilai mampu  menjadi contoh menggerakkan ekonomi kreatif di Indonesia.

BACA JUGA:  Pemkot Siapkan Asrama Bagi Anak yang Rumahnya Tidak Layak Huni

“Batik Surabaya sudah menembus internasional, kita bekerjasama dengan perguruan tinggi, serta para desainer. Sehingga kita berpartisipasi terus mempopulerkan batik ini hingga ke luar negeri,” bebernya.

Bahkan, Batik Surabaya ikut dipopulerkan oleh mahasiswa Universitas Ciputra (UC) melalui kompetisi fashion di China. “Mereka sudah masuk dalam kategori 3 besar (final), semoga mahasiswa UC Surabaya akan menjadi pemenang di sana, kita akan mendukung penuh. Bangga Batik Surabaya bisa tembus internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Rini Indriyani mengatakan, kerjasama dengan IFC Surabaya diharapkan Batik Surabaya akan terus bertengger di kancah internasional. Sebab, pemkot dan Dekranasda Surabaya didampingi oleh para desainer untuk memperkenalkan Batik Surabaya tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga ke tingkat internasional.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Beri Surat Peringatan Pembongkaran Bangunan di Sungai Kalianak

“Kita memiliki Batik Surabaya yang keren, tadi sudah dikenalkan batik yang disentuh desainer terlihat berkelas dan memiliki harga jual yang lebih tinggi,” katanya.

Ke depannya, para desainer akan mendampingi para UMKM pembantik agar bisa naik kelas. Dimana setiap tahun, Dekranasda Surabaya terus mengeluarkan edisi batik khas Surabaya.

“Kita juga didukung mahasiswa UC Surabaya, mulanya kita memperkenalkan Batik Surabaya kepada UC. Alhamdulilah motif Remo didesain ulang untuk mengikuti kompetisi fashion di China dan masuk babak final, mohon doanya semoga di November bisa menang,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Batik SurabayaDekranasda SurabayaEkonomi KreatifKota LamaPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In