• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D Inginkan Pemkot Surabaya Monitoring Kasus Kenakalan Remaja

by Redaksi
Senin, 5 Februari 2024
Herlina Harsono Njoto

Herlina Harsono Njoto

SURABAYATODAY ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya melalui Satpol PP gencar melakukan razia di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Selain untuk keamanan dan ketertiban, razia dilaksanakan untuk mencegah adanya kenakalan remaja.

Komisi D DPRD Surabaya Pemkot melalui dinas-dinas terkait tidak hanya gencar razia. Komisi bidang kesejahteraan rakyat ini meminta lembaga eksekutif itu juga melakukan monitoring berkelanjutan terhadap para remaja yang terjaring razia prilaku ‘kenakalan remaja’.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto. Ia menyatakan bahwa kasus kenakalan remaja seperti tawuran, pencurian, narkoba, serta perbuatan asusila, bukan hanya tanggung jawab polisi ataupun satpol PP. Namun seluruh pihak perlu berkolaborasi melakukan monitoring

BACA JUGA:  Mau Edarkan Uang Palsu Rp 16,2 Miliar, Enam Tersangka Ditangkap Polisi Duluan

“Sebab kasus kenakalan remaja sejak dulu sebenarnya sudah ada,” katanya.

Namun demikian, ia menilai Pemkot Surabaya memiliki peran yang lebih besar. Dengan atensi yang dilakukan selama ini, apalagi di era keterbukaan informasi dan teknologi informasi yang semakin luas, maka berbagai macam kasus yang ada dapat dijaring, dan dipublikasikan.

Tujuannya untuk memberikan efek jera serta mereka yang terjaring dapat berprilaku positif. “Targetnya adalah bagaimana mencegah supaya tidak terjadi kenakalan remaja lagi,” ujar Herlina

Politisi perempuan Partai Demokrat ini menegaskan, untuk dapat menurunkan angka kenakalan remaja, harus ada pendidikan karakter baik di sekolah maupun di rumah. “Tidak hanya berbicara moral dan religius, tapi juga pendidikan di rumah bisa meredam kenakalan remaja,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pemkab Sidoarjo Belajar Pengelolaan Anggaran dan Pajak ke Surabaya

Menurut dia, ketika anak-anak sudah di rumah, maka anak tersebut juga memiliki sifat ingin berkumpul dengan komunitasnya. Mereka ingin mencari jati diri yang dikhawatirkan berperilaku ke arah negatif.

“Maka pendidikan karakter tersebut bisa saja diawali di sekolah, tapi tentunya siswa tersebut berada di sekolah hanya beberapa jam, selebihnya itu tugas tanggung jawab orang tua di rumah,” kata Herlina.

Karena itu, ia menginginkan Pemkot Surabaya melakukan monitoring secara keseluruhan. Bagi anak yang pernah terjaring razia, tetap harus dipantau perkembangannya meskipun sudah dikembalikan kepada orang tuanya.

BACA JUGA:  Camat dan LPMK Diimbau Bikin Kegiatan Positif di Malam Tahun Baru

Selain itu, Herlina juga menambahkan, apabila anak tersebut melakukan pelanggaran dan terkena razia satpol PP, maka perlu dilakukan tindakan yang humanis, persuasif, tapi tetap tegas.

“Artinya anak-anak tidak hanya diarahkan, tapi didampingi agar berubah,’ ujar Herlina.

Herlina berharap, dari sinergi pemerintah kota melalui dinas terkait, anak-anak tersebut dapat dilihat perkembangannya. Dengan demikian upaya penanggulangan kenakalan remaja bisa dilaksanakan secara maksimal. (ADV-ST01)

Tags: DRPD SurabayaKenakalan RemajaKomisi DPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In