• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D Inginkan Pemkot Surabaya Monitoring Kasus Kenakalan Remaja

by Redaksi
Senin, 5 Februari 2024
Herlina Harsono Njoto

Herlina Harsono Njoto

SURABAYATODAY ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya melalui Satpol PP gencar melakukan razia di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Selain untuk keamanan dan ketertiban, razia dilaksanakan untuk mencegah adanya kenakalan remaja.

Komisi D DPRD Surabaya Pemkot melalui dinas-dinas terkait tidak hanya gencar razia. Komisi bidang kesejahteraan rakyat ini meminta lembaga eksekutif itu juga melakukan monitoring berkelanjutan terhadap para remaja yang terjaring razia prilaku ‘kenakalan remaja’.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto. Ia menyatakan bahwa kasus kenakalan remaja seperti tawuran, pencurian, narkoba, serta perbuatan asusila, bukan hanya tanggung jawab polisi ataupun satpol PP. Namun seluruh pihak perlu berkolaborasi melakukan monitoring

BACA JUGA:  Nilai Keterbukaan Informasi Publik Surabaya Terus Meningkat, Komitmen Jadi Kota Informatif

“Sebab kasus kenakalan remaja sejak dulu sebenarnya sudah ada,” katanya.

Namun demikian, ia menilai Pemkot Surabaya memiliki peran yang lebih besar. Dengan atensi yang dilakukan selama ini, apalagi di era keterbukaan informasi dan teknologi informasi yang semakin luas, maka berbagai macam kasus yang ada dapat dijaring, dan dipublikasikan.

Tujuannya untuk memberikan efek jera serta mereka yang terjaring dapat berprilaku positif. “Targetnya adalah bagaimana mencegah supaya tidak terjadi kenakalan remaja lagi,” ujar Herlina

Politisi perempuan Partai Demokrat ini menegaskan, untuk dapat menurunkan angka kenakalan remaja, harus ada pendidikan karakter baik di sekolah maupun di rumah. “Tidak hanya berbicara moral dan religius, tapi juga pendidikan di rumah bisa meredam kenakalan remaja,” tuturnya.

BACA JUGA:  Liburan Pergantian Tahun Baru 2023, Gubernur Khofifah Ajak Warga +62 Healing ke Jawa Timur

Menurut dia, ketika anak-anak sudah di rumah, maka anak tersebut juga memiliki sifat ingin berkumpul dengan komunitasnya. Mereka ingin mencari jati diri yang dikhawatirkan berperilaku ke arah negatif.

“Maka pendidikan karakter tersebut bisa saja diawali di sekolah, tapi tentunya siswa tersebut berada di sekolah hanya beberapa jam, selebihnya itu tugas tanggung jawab orang tua di rumah,” kata Herlina.

Karena itu, ia menginginkan Pemkot Surabaya melakukan monitoring secara keseluruhan. Bagi anak yang pernah terjaring razia, tetap harus dipantau perkembangannya meskipun sudah dikembalikan kepada orang tuanya.

BACA JUGA:  Kota Lama Bakal Kenalkan Keberagaman Budaya Surabaya

Selain itu, Herlina juga menambahkan, apabila anak tersebut melakukan pelanggaran dan terkena razia satpol PP, maka perlu dilakukan tindakan yang humanis, persuasif, tapi tetap tegas.

“Artinya anak-anak tidak hanya diarahkan, tapi didampingi agar berubah,’ ujar Herlina.

Herlina berharap, dari sinergi pemerintah kota melalui dinas terkait, anak-anak tersebut dapat dilihat perkembangannya. Dengan demikian upaya penanggulangan kenakalan remaja bisa dilaksanakan secara maksimal. (ADV-ST01)

Tags: DRPD SurabayaKenakalan RemajaKomisi DPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In