• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Lewat SOTH, Langkah Pemkot Surabaya Cegah Kasus Kekerasan Ibu dan Anak

by Redaksi
Jumat, 22 Desember 2023
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus berupaya memberikan perlindungan kepada ibu dan anak, khususnya dalam mencegah terjadinya kekerasan dan bunuh diri. Salah satu upaya itu dilakukan pemkot dengan mendirikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di setiap Balai RW Surabaya.

Hal ini sebagaimana disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai memimpin upacara Peringatan Hari Ibu ke-95 di halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (22/12).

Ia mengatakan bahwa pemkot memberikan perlindungan kepada ibu dan anak melalui pendampingan. Pendampingan ini adalah menunjukkan bahwa Surabaya dibangun dengan semangat gotong royong dan guyub rukun.

BACA JUGA:  Antasena ITS Juarai Bidang Komunikasi di SEM Virtual Programme 2022

“Ada sekolah orang tua hebat yang ada di setiap Balai RW. Di situ ada psikiater, ada psikolog. Selain bagaimana membentuk keluarga, seorang ibu juga bisa menyampaikan permasalahannya dengan didampingi psikologi-psikolog yang ada di Kota Surabaya,” ujar Eri Cahyadi.

Ia engungkapkan bahwa Pemkot Surabaya juga memiliki aplikasi berupa Sistem Informasi Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (SIAP PPAK). Aplikasi ini bisa digunakan untuk para ibu dan anak perempuan melaporkan atau berkonsultasi tentang permasalahan yang dialami.

BACA JUGA:  Bulan Padat Karya, Pemkot Surabaya Latih MBR Bikin Paving

Aplikasi SIAP PPAK juga menghubungkan pengguna dengan psikolog-psikolog profesional yang siap memberikan bimbingan dan solusi.

“Ini adalah salah satu usaha Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan perlindungan kepada ibu dan anak. Karena kekuatan ibu dan anak inilah yang akan mengubah Surabaya menjadi kota yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani menekankan pentingnya peran ibu dan ayah dalam membentuk keluarga yang harmonis dan bahagia.

“Karena ibu adalah madrasah pertama buat anak-anaknya. Sehingga kalau misalnya ibunya ini kuat secara psikologis, secara ilmu untuk bisa mendidik anak-anak, Insyaallah itu bisa terhindar,” katanya.

BACA JUGA:  Gara-Gara Rekam Medis Lamban, Amarah Wali Kota Eri Cahyadi Tumpah di RSUD dr Soewandie

Namun demikian, Rini Indriyani juga menyatakan bahwa penguatan keluarga tidak hanya dari ibu, tapi juga ayah. Menurutnya, dukungan dan bimbingan dari suami sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu dan anak.

“Ketika ibunya bahagia disupport sama suami, mendapatkan bimbingan dan arahan dari suami yang benar, insyaallah anaknya nanti juga menjadi anak-anaknya yang hebat. Jadi penguatannya bukan hanya dari ibu, tapi juga ayahnya,” pungkas dia. (ST01)

Tags: Kekerasan AnakPemkot SurabayaSekolah Orang Tua HebatSOTH
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini, Pemkot Surabaya Gelar Baksos Nakes Menyapa Warga: Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pintu Rumah

Selasa, 21 April 2026

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini, Pemkot Surabaya Gelar Baksos Nakes Menyapa Warga: Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pintu Rumah

Selasa, 21 April 2026

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In