• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Klaster Wilayah Stunting di Jatim, Tiga Daerah Tergolong Sangat Tinggi

by Redaksi
Senin, 13 November 2023

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Tiga daerah di Jatim masuk dalam kelompok dengan angka stunting sangat tinggi. Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Jember, Kabupaten Bndowoso, dan Kabupaten Situbondo.

Demikian hasil riset yang dilakukan enciety Business Consult (eBC), lembaga riset dan konsultan bisnis yang bermarkas di Kota Surabaya. Temuan tiga daerah dengan angka stunting sangat tinggi itu diketahui dari hasil pengelompokan dengan menggunakan pendekatan hierarchical clustering (klaster hirarki). Di mana dalam pengelompokan tersebut menunjukkan wilayah yang memiliki kesamaan proporsi stuntingnya,

“Basis data pengelompokan ini diolah dari Hasil Survei Status Gizi Indonesia 2022 dari Kementerian Kesehatan,” jelas Unung Istopo Hartanto, Data Mining Manager eBC, Senin (13/11).

Unung lalu menjelaskan, rata-rata stunting di masing-masing kelompok dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dibedakan lima kluster. Masing-masing klaster memiliki rata-rata angka stunting yang bervariasi.

BACA JUGA:  Kemiskinan di Jatim Turun Hingga 390.000 Jiwa

Klaster Satu, untuk daerah yang angka rata-rata stuntingnya sangat tinggi, yakni 32,6 persen. Daerah yang masuk di klaster ini adalah Kabupaten Jember (34,9 persen), Kabupaten Bondowoso (32 persen), dan Kabupaten Situbondo (30,9 persen).

Klaster Kedua, untuk daerah yang angka rata-rata stuntingnya tinggi, yakni 25,19. Ada sembilan daerah yang masuk klaster ini, yaitu Kabupaten Ngawi (28,5 persen), Kabupaten Lamongan (27,5 persen), Kabupaten Bangkalan (26,2 persen), Kota Batu (25,2 persen), Kabupaten Tuban (24,9 persen), Kabupaten Bojonegoto (24,3 persen), Kabupaten Lumajang (23,8 persen), Kota Probolinggo (23,3 persen, dan Kabupaten Malang (23 persen).

“Kalau dilihat dari letak geografis, maka kelompok klaster dua ini terdapat pada bagian wilayah Pantura dan sebagian selatan Jatim,” papar Unung.

BACA JUGA:  Program Surabaya Bergerak Juga Menyasar Stunting Hingga Bikin Dapur Umum

Klaster Ketiga, untuk daerah angka rata-rata stuntingnya sedang, yakni 18,28 persen. Di kelompok ini ada 18 daerah, yaitu Kabupaten Jombang (22,1 persen), Kabupaten Kediri (21,6 persen), Kabupaten Sumenep (21,6), Kota Pasuruan (21,1 persen), Kabupaten Pacitan (20,6 persen), Kabupaten Pasuruan (20,5 persen), Kabupaten Nganjuk (20 persen).

Selain itu, ada Kabupaten Trenggalek (19,5 persen), Kabupaten Banyuwangi (18,1 persen), Kota Malang (18 persen), Kabu[aten Madiun (17,6 persen) Kabupaten Tulungagung (17,3 persen), Kabupaten Probolinggo 17,3 persen), Kabupaten Sidoarjo (16.1 persen), Kabupaten Magetan (14,9 persen), Kabupaten Blitar, 14,3 persen), Kota Kediri (14,3 persen), dan Kabupaten Ponorogo (14,2 persen).

Klaster Empat, untuk daerah yang tergolong rendah dengan rata-rata angka stunting 11, 2 persen. Yakni, Kota Madiun (9,7 persen), Kabupaten Gresik (10,7 persen), Kabupaten Mojokerto (11,6), dan Kota Blitar (12,8 persen).

BACA JUGA:  Khofifah Berbagi 1.500 Paket Sembako dan Zakat Mal

Klaster Lima, untuk daerah yang tergolong sangat rendah dengan rata-rata angka stunting 7,05 persen. Daerah yang masuk di klaster ini, Kota Surabaya (4,8 persen), Kabupaten Sampang (6,9 persen), Kabupaten Pamekasan (8,1 persen), Kota Mojokerto (8,4 persen).

Menurut Unung, dari hasil pengelompokan ini ada kecenderungan masing-masing daerah, secara spasial berdekatan.

Namun yang menarik ada di Klaster Lima, dimana secara spasial ada dua kelompok, yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Pamekasan, serta Kota Surabaya dan Kota Mojokerto.

“Dari data menunjukkan Sampang dan Pamekasan mampu menekan angka stunting di atas Kota Mojokerto, bahkan hampir menyamai Kota Surabaya,” tandas Unung. (ST01)

Tags: enciety Business ConsultJatimStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In