• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Wagub Emil Sebut Pembangunan Kawasan Desa Jadi Upaya Lepas Dari Middle Income Trap

by Redaksi
Rabu, 1 November 2023
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam seminar nasional di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam seminar nasional di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemprov Jatim terus berupaya lepas dari middle income trap. Salah satunya yang digalakkan adalah pembangunan kawasan desa. Dalam hal ini pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) ini dapat menunjang pembangunan desa yang akan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam Seminar Nasional Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim dengan tema “Sinergi Pemerintah, Bisnis dan Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat” di The Southern Hotel, Rabu (1/11).

Menurut Emil, potensi untuk memperbaiki perekonomian tidak hanya di kota karena pandemi Covid-19 telah menciptakan urban poverty. Sehingga strategi yang perlu dilakukan adalah membangun desa.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Keluarkan Surat Edaran Ramadan Tanpa Sampah

“Jawa Timur memiliki potensi untuk lepas dari middle income trap. Kita bangun betul dulu core economy-nya. Dan membangun ruang untuk nilai tambah ini harus dari SDM atau value added. Human input lebih tinggi inilah yang akan menciptakan pertumbuhan. Mau tidak mau kuncinya human capital,” ujarnya.

Melihat kondisi desa di Jatim, ia mengatakan bahwa berbagai potensi desa dapat menjadi referensi bagi SDM untuk mengembangkan usaha produk dan jasa.

“Masih ada ruang untuk hidup lebih sejahtera di desa. Ini membuka peluang, infrastruktur juga makin baik. Dengan aksesibilitas yang baik, tinggal di desa bukan penghalang untuk menjadi sukses,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Wagub Emil, sektor produk dan jasa dapat meningkatkan perekonomian di desa, bahkan menjadikan suatu desa sebagai Desa Mandiri. Hal ini dikarenakan hampir 1/3 masyarakat Jawa Timur bekerja di bidang pertanian. Meski demikian, sumbangsih pertanian pada perekonomian hanya 10%.

BACA JUGA:  Jelang PSBB Kembali, Forkopimda Jatim Tinjau Kampung Tangguh dan Gudang Vaksin Covid-19

“Infrastuktur pedesaan sekarang sudah semakin baik dan ini diperlukan agar lapangan pekerjaan di luar sektor pertanian dapat dibuka guna menghidupkan daerah pedesaan,” ungkapnya.

Terbukanya lebih banyak lapangan pekerjaan, terutama dari sektor industri sekunder dan tersier di pedesaan, juga akan mendukung kolaborasi antara SDM kota dan SDM desa melalui Millenial Job Center (MJC).

“Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mau migrasi ke digital membutuhkan talenta untuk membangun ekosistem digitalnya. Sektor sekunder dan tersier membutuhkan penguatan SDM untuk bisa meningkatkan perekonomian. Nah di sinilah MJC dapat masuk, baik dengan membantu desain, foto, dan video, atau memberikan pelatihan,” katanya.

BACA JUGA:  Wagub Emil Sebut Organisasi Keagamaan Mitra Strategis Pemerintah

Emil pun menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri untuk membangkitkan perekonomian rakyat. Mulai dari ciptaan UMKM, Bumdes, hingga industri manufaktur merk dalam negeri.

“Makanya Pak Presiden bilang harus bangga buatan Indonesia. Orang-orang cenderung mau menggunakan produk dalam negeri jika harganya murah, anggapannya karena buatan sendiri. Padahal yang berkualitas pun ada harganya. Jika cari yang murah, akan sulit untuk memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” tegasnya (ST02)

Tags: Middle Income TrapPemprov JatimWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Pemkot Surabaya meneken kerjsama  dengan Pemkot Batam di ruang sidang wali kota, Balai Kota Surabaya.

Pemkot Surabaya-Pemkot Batam Jajaki Kerjasama Empat Bidang Strategis

Kamis, 26 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Josiah Michael

Komisi C Tidak Setuju Diterapkannya Ganjil Genap di Surabaya

Rabu, 11 Februari 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In