• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Wali Kota Eri Bersepeda ke Balai Kota, ASN Naik Angkutan Umum

by Redaksi
Jumat, 1 September 2023
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berangkat ke Balai Kota menggunakan sepeda onthel.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berangkat ke Balai Kota menggunakan sepeda onthel.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memberlakukan hari tanpa kendaraan bermotor bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN (tenaga kontrak) di lingkungan pemkot, mulai Jumat (1/9) pekan ini. Sebelum berkantor, terlebih dahulu seluruh ASN dan non ASN di lingkungan Pemkot Surabaya diwajibkan menggunakan transportasi publik/umum.

Hal ini merupakan upaya Pemkot Surabaya dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara di Kota Pahlawan. Yakni, dengan menggalakan “Gerakan Bebas Macet dan Polusi” setiap Jumat dengan tidak membawa kendaraan bermotor.

Bahkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga demikian. Mengakhiri akhir pekannya, ia memberikan contoh dengan bersepeda dari kediaman pribadinya menuju Balai Kota Surabaya.

“Agar tetap sehat, saya bersepeda dari rumah menuju ke kantor. Selain itu Pemkot Surabaya juga ingin mengurangi kemacetan dan polusi udara,” katanya.

BACA JUGA:  Wali Kota dan Pimpinan DPRD Sepakat Maksimalkan Anggaran untuk Selesaikan Banjir

Sebab menurutnya, sebelum mengajak masyarakat menggunakan transportasi umum, seluruh ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkot Surabaya harus memberikan contoh terlebih dahulu. Di antaranya, bisa memanfaatkan layanan transportasi publik atau bersepeda saat akan ngantor.

“Kalau tidak memberikan contoh lalu warga diminta menggunakan angkutan umum tidak mungkin. Maka sekarang teman-teman menggunakan angkutan umum atau bersepeda,” jelasnya dia.

Wali Kota Eri menyebut bahwa pelaksanaan ASN wajib menggunakan moda transportasi umum merupakan uji coba. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi tahap pertama, kedua, hingga ketiga.

“Setelah 3 kali, nanti seluruh lingkup pemkot baik di Balai Kota maupun di luar Balai Kota, pegawai tidak boleh naik motor atau mobil. Tetapi boleh naik sepeda atau transportasi umum untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara,” ujar dia.

BACA JUGA:  Nikmati Pesona Kalimas Lewat Wisata Susur Sungai

Larangan menggunakan kendaraan bermotor, lanjut Wali Kota Eri sebetulnya telah berlaku sejak bulan Maret 2023. Saat itu, Wali Kota Eri pun melaunching transportasi umum Feeder Wira-Wiri agar bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Maret sudah kita lakukan, tapi memang sosialisasi tidak mudah dilakukan. Maka kita siapkan Feeder Wira-Wiri, sekarang dari Benowo sudah ada Wira-Wiri dan langsung. Lalu ada Trans Semanggi dan Suroboyo Bus, sekarang tak hitung rute sudah ada semua,” ungkap dia.

BACA JUGA:  6.641 Tokoh Agama di Surabaya Sudah Divaksin

Meski demikian, mobil operasional yang ada di setiap OPD tetap tersedia apabila digunakan untuk kepentingan tugas di luar kantor. “Kalau ada rapat di luar kantor boleh menggunakan mobil operasional. InsyaAllah, dua pekan lagi kita pastikan tidak ada lagi rapat di hari Jumat kecuali zoom (daring),” tegas dia.

Di sisi lain, Eri memastikan bahwa lingkungan Pemkot Surabaya telah terintegrasi dengan transportasi umum. Mulai dari Suroboyo Bus, Trans Semanggi Suroboyo, dan Feeder Wira-Wiri.

“Sehingga kita bisa mengurangi mobil di hari Jumat. Sambil nanti kalau sudah terbiasa baru dijadikan seminggu dua kali, sekarang seminggu sekali di hari Jumat,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Balai KotaEri CahyadiTransportasi Publik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In