SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya telah menanam ribuan pohon tabebuya dan pule di ruas trotoar perkotaan. Penanaman dilakukan sejak 2022 hingga 2023 untuk menambah keasrian dan keindahan.
Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro Iwan Maulana menjelaskan memasuki akhir Juni lalu, tabebuya sudah banyak yang berbunga. Berdasarkan pantauan di beberapa ruas trotoar seperti di trotoar Jalan Panglima Sudirman, pohon tabebuya tampak mekar menambah keindahan kawasan kota di tengah cuaca terik.
“Kita sudah mulai menanam pohon jenis tabebuya dan pule ini sejak 2019. Hingga pada 2022 mulai ditanam di 12 ruas trotoar. Berlanjut 2023 ada 5 ruas trotoar. Terbanyak pohon tabebuya,” jelasnya, Sabtu (15/7).
Adapun berdasarkan data Dinas PKP Cipta Karya, total ada 2.442 pohon tabebuya dan pule pada 2022. Rinciannya, 1.868 pohon tabebuya dan 574 pohon pule. Pohon-pohon tersebut ditanam di 12 ruas trotoar, di antaranya di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dr. Cipto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Panglima Polim.
Selain itu juga ditanam di Jalan MH. Thamrin Barat, Jalan Pemuda, Jalan Untung Suropati, Jalan MH. Thamrin Timur, serta Jalan Hasyim Ashari. Ruas trotoar lain yang ditanam pohon tabebuya dan pule ada di Jalan KH. Mas Mansyur dan Jalan Hayam Wuruk.
Sementara di 2023, total penanaman tabebuya dan pule ada sejumlah 587 pohon di lima (5) ruas trotoar. Rinciannya, 432 pohon tabebuya dan 155 pohon pule. Kelima ruas trotoar tersebut di Jalan Teuku Umar, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dr. Cipto, Jalan Pahlawan, dan Jalan Hasyim Ashari.(ST10)





