• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Dukung Peluncuran Platform Socio Forest

by Redaksi
Jumat, 16 Juni 2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYATODAY.ID, BONDOWOSO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung peluncuran Platform Kemitraan Sosial Socio Forest bersama Perum Perhutani dan Kementerian BUMN dan KLHK di Kampung Kopi Kluncing Jalan Kawah Ijen, Pondok Jeruk, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso, Jumat, (16/7).

Platform tersebut merupakan aplikasi yang berfungsi untuk memonitoring cara kerja sekaligus meningkatkan komunikasi antara petani kopi, pendamping serta perhutani selaku pengelola lahan.

“Aplikasi ini multi manfaat, meluaskan jangkauan penyedia permodalan dengan petani, mengetahui data petani kopi, ketersediaan lahan, riwayat budidaya serta update progres budidaya yang sudah dan belum dikerjakan,” kata Gubernur Khofifah.

Dijelaskannya, socio forest merupakan platform digital kemitraan sosial dari 88 Proyek Strategis Kementerian BUMN. Platform ini dikembangkan dengan Strategic Delivery Unit (SDU) dalam meningkatkan produktivitas agroforestry, optimalisasi lahan hutan serta penyelarasan kepentingan para pihak dalam upaya transparansi model bisnis kerjasama sosial.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri dan KSPSI Surabaya Sepakati Komitmen Ketenagakerjaan hingga Perlindungan Pekerja

“Platform ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan komunikasi dalam melaksanakan pemantauan, kerjasama dan budidaya,” ujarnya.

Hadirnya platform socio forest dari berbagai pihak yang terdiri dari Perhutani selaku Pengelola kawasan Hutan, Petani hutan selaku penggarap, instansi Pemerintahan dan Lembaga Pendidikan selaku pendamping, pengepul atau pembeli hasil produksi selaku off taker, penyedia sarana produksi pertanian serta penyedia permodalan. Dengan demikian, akan mudah mengakses informasi ketersediaan lahan yang dapat dikerjasamakan maupun yang sedang dikerjakan.

BACA JUGA:  Groundbreaking RSIA Kendangsari: Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

“Riwayat budidaya serta update progress budidaya yang dikerjakan serta memudahkan komunikasi antara petani, pendamping dan perhutani,” tuturnya.

Selain itu, melalui platform kemitraan sosial ini, Khofifah mengaku optimis dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pengembangan agroforestri secara efektif dan efisien untuk memperkuat ketahanan pangan.

Artinya, jika kelompok sudah berdaya dan mandiri secara ekonomi, maka harapannya akan mampu mempercepat penurunan kemiskinan, penurunan disparitas di wilayah pedesaan, penurunan tingkat pengangguran terbuka maupun pertumbuhan ekonomi regional di Provinsi Jawa Timur.

“Dengan adanya platform ini, saya optimis dapat memfasilitasi penguatan kelembagaan KPS dan UMKM untuk mendukung Percepatan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial,” terangnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Ajak 8 Ribu Gen Z di Surabaya Berani Wujudkan Mimpi

“Kekuatan ini jangan disia-siakan dan bangun sinergitas serta jejaring seluas mungkin agar bisa meningkatkan pasar ekspor kopi melalui komunal branding,” lanjutnya.

Inovasi socio forest tidak sekadar mempermudah cara kerja serta meningkatkan komunikasi, tetapi juga akan berdampak pada produksi kopi di Kabupaten Bondowoso baik di pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Alue Dohong menambahkan, aplikasi ini membangun ekosistem bersama untuk mendukung pilot project bagi masyarakat pengelola hutan sosial di kawasan Perhutani.

“Tugas kita bersama-sama untuk mengelola komoditas pangan dan di kawasan ini memang Republik kopi miliknya Bondowoso khususnya agar dioptimalkan komoditas kopi tersebut,” tandasnya. (ST02)

Tags: BondowosoGubernur KhofifahPetani KopiPlatform Socio Forest
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In